Kompas TV nasional berita kompas tv

Suami Tega Aniaya Istri Hingga Tewas Gara-Gara Salah Jual Barang Dagangan

Senin, 27 Juli 2020 | 14:50 WIB

KOMPAS.TV - Seorang pria warga Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, tega menganiaya istrinya sendiri hingga tewas, pada minggu siang (26/7/2020)

Sang suami tega melakukan kekerasan, diduga hanya gara-gara korban kerap melakukan kesalahan saat menjual barang dagangan di warung. Padahal, sang istri diduga tengah hamil muda.

Garis polisi melintang di depan warung kelontong kecil di Jalan Kubis Satu, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan.

Tempat ini juga menjadi saksi bisu, atas tindak kekerasan dalam rumah tangga, yang akhirnya merenggut nyawa seorang perempuan, pemilik warung ini.

Tetangga kerap melihat sang suami, menganiaya korban yang baru dinikahinya selama 2 bulan.
Warga juga kerap mendengar pertengkaran antara korban dan suaminya.

Diduga korban dianiaya karena kerap salah jumlah saat mengembalikan uang pembeli yang berbelanja di warung kelontong mereka, hingga sang suami marah karena merugi.

Polisi sudah memeriksa 4 orang saksi dan masih mendalami penyebab pasti kematian, serta kondisi korban, lewat otopsi. Diduga korban tengah hamil muda saat dianiaya hingga tewas.

Pelaku pun kini dijerat polisi dengan Undang-Undang Pidana Pasal 44 tentang kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Editor : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:51
PM INDIA NARENDRA MODI JAMIN KAPASITAS PRODUKSI VAKSIN VIRUS KORONA TAK AKAN TERBATAS DAN EKSKLUSIF   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN SEBUT SEKTOR PARIWISATA DIFOKUSKAN UNTUK WISATAWAN DOMESTIK HINGGA AKHIR 2020   KEMENTERIAN ESDM OPTIMISTIS TARGET 1 JUTA PEMASANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA ATAP TERCAPAI   KEMENTERIAN ESDM DORONG PENGEMBANGAN PROGRAM “RENEWABLE ENERGY BASED INDUSTRY” MELALUI PLTA SKALA BESAR   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO DUKUNG KONSER DANGDUT YANG DIGELAR WAKIL KETUA DPRD KOTA TEGAL DIPROSES HUKUM   POLRI COPOT KAPOLSEK TEGAL SELATAN TERKAIT KONSER DANGDUT YANG DISELENGGARAKAN WAKIL KETUA DPRD TEGAL   IMBAS MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI, PIMPINAN KPK AKAN MELAKUKAN EVALUASI SISTEM KEPEGAWAIAN KPK   WAKIL KETUA KOMISI III DPR AHMAD SAHRONI MEMINTA MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI KPK TAK PERLU DIBESAR-BESARKAN   BALEG DPR SEBUT SANKSI PIDANA TAK DIBAHAS DALAM KLASTER KETENAGAKERJAAN RUU CIPTA KERJA   KONTRAS KECAM PENGANGKATAN DUA ANGGOTA EKS TIM MAWAR SEBAGAI PEJABAT KEMENHAN   GEDUNG DITUTUP SELAMA TIGA HARI, BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA TEGASKAN TAK ADA PEGAWAI POSITIF COVID-19   IKATAN DOKTER INDONESIA SEBUT HINGGA SAAT INI TERDAPAT 123 DOKTER MENINGGAL DUNIA SELAMA PANDEMI   JADI KLASTER COVID-19, PEMKAB BANYUMAS AKAN MELAKUKAN TES USAP TERHADAP SANTRI DI SEMUA PONDOK PESANTREN   SEKOLAH TATAP MUKA MASUK TAHAP FINALISASI, WALI KOTA SURABAYA SEBUT GURU & SISWA HARUS MELAKUKAN TES USAP