Kompas TV TALKSHOW dua arah

Tim Pemburu Koruptor untuk Djoko Tjandra, Perlukah? - DUA ARAH (Bag 2)

Senin, 20 Juli 2020 | 23:35 WIB

Pemerintah berencana menghidupkan kembali Tim Pemburu Koruptor (TPK). Ide menghidupkan kembali TPK ini berawal dari kasus ‘lolosnya’ DJoko Tjandra. Terpidana kasus Bank Bali yang sudah menjadi buron sejak 2009 ini bisa wira wiri dan keluar masuk Indonesia dengan leluasa. Bahkan pria yang kerap disebut Joker ini ini bisa membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, paspor dan mengantongi Surat Jalan dari Mabes Polri.

Pemerintah berang. Sejumlah perwira polisi yang menerbitkan ‘surat sakti’ untuk Joko Tjandra dicopot dari jabatannya. Tak hanya itu. Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) berencana menghidupkan kembali TPK. Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan, tim ini akan dihidupkan guna meringkus Joko Tjandra dan koruptor lain yang menjadi buronan.

Menurut Mahfud, TPK akan beranggotakan pimpinan Kejaksaan Agung dan Kemenkumham di bawah koordinasi Kemenko Polhukam. Guna merealisasikan rencana tersebut, pemerintah akan memperpanjang aturan hukum terkait TPK. Hal ini lantaran instruksi presiden (Inpres) Nomor 5 tahun 2004 terkait TPK telah habis masa berlakunya.

Mengapa pemerintah akan menghidupkan kembali TPK? Tim ini sudah dinilai gagal kenapa akan dihidupkan lagi? Bagaimana teknis pembentukan dan cara kerja tim ini? Siapa saja yang akan terlibat? Apakah tim ini tidak akan tumpang tindih dengan institusi penegak hukum lain? Bagaimana pembagian tugas antara tim ini dengan institusi penegak hukum lain?    

Penulis : Yudho Priambodo





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:01
KALAHKAN UKRAINA DI SEMIFINAL PIALA DUNIA PANAHAN, TIM PANAHAN INDONESIA REBUT SATU TIKET KE OLIMPIADE TOKYO 2020   SEBANYAK 400 JADWAL PENERBANGAN DI BANDARA BAO’AN, SHENZHEN, TIONGKOK, DIBATALKAN AKIBAT KASUS COVID-19 BARU   LONGSOR TERJADI DI KECAMATAN SENDANG, TULUNGAGUNG, 171 HEKTAR LAHAN PERTANIAN DAN 2 JARINGAN IRIGASI RUSAK   BMKG PREDIKSI WILAYAH DKI JAKARTA DIGUYUR HUJAN LEBAT DISERTAI KILAT DI SIANG HARI   DISHUB DKI HENTIKAN SEMENTARA UJI COBA LINTASAN “ROAD BIKE” DI JALAN LAYANG NON-TOL KAMPUNG MELAYU-TANAH ABANG   SATPOL PP DKI TUTUP DUA RESTORAN DAN TIGA KEDAI KOPI DI JAKARTA PUSAT KARENA LANGGAR PPKM MIKRO   POLDA LAMPUNG TANGKAP 140 ORANG TERKAIT DUGAAN TINDAK PREMANISME DAN PUNGUTAN LIAR   POLDA SUMSEL DAN BEA CUKAI PALEMBANG GAGALKAN PENYELUNDUPAN EKSPOR BENUR ILEGAL KE MALAYSIA   POLDA SUMATERA UTARA BENTUK TIM GABUNGAN GUNA USUT TUNTAS KASUS MENINGGALNYA JURNALIS MARA SALEM   KAPOLDA SUMUT IRJEN PANCA PUTRA SIMANJUNTAK SAMPAIKAN DUKA CITA ATAS MENINGGALNYA JURNALIS MARA SALEM   KETUA DPRD TOLIKARA SONNY WANIMBO BANTAH TERLIBAT PENDANAAN JUAL BELI SENJATA KELOMPOK TERORIS DI PAPUA   KETUA DPD LA NYALLA MATTALITTI MINTA POLRI USUT TUNTAS KASUS PENEMBAKAN JURNALIS MARA SALEM   PT KAI COMMUTER SEBUT MULAI BESOK SENIN, 21 JUNI 2021, PENUMPANG KRL JABODETABEK AKAN DITES COVID-19 SECARA ACAK   KOMISI II DPR MINTA SRI SULTAN HAMENGKU BUWONO X KOORDINASI KE PEMERINTAH PUSAT SOAL “LOCKDOWN” YOGYAKARTA