Kompas TV nasional berita kompas tv

Bantu Buron Djoko Tjandra, Total 3 Jenderal Ini Sudah Dicopot Kapolri

Minggu, 19 Juli 2020 | 16:45 WIB

KOMPAS.TV - Kapolri kembali mencopot dua jenderal dalam kaitannya dengan kasus buronan korupsi Djoko Tjandra. Mereka adalah Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Nugroho Slamet Wibowo.

Total berarti sudah ada tiga jenderal polisi dicopot dari jabatannya, sebelumnya sudah ada Brigjen Prasetijo Utomo, terkait kasus Djoko Tjandra.

Keduanya diduga melakukan pelanggaran kode etik terkait kedatangan Djoko Tjandra ke Indonesia.

Irjen Napoleon sebelumnya menjabat sebagai Kadiv Hubungan Internasional, sementara Brigjen Nugroho menjabat sebagai Sekretaris NCB Interpol Indonesia.

Baca Juga: Disebut Tak Cukup Copot 3 Jenderal Polisi, Tapi 5 Soal Kasus Djoko Tjandra

Pencopotan kedua jenderal polisi itu diduga terkait dengan terhapusnya nama Djoko Tjandra dalam Red Notice Interpol.

Red Notice adalah permintaan untuk menemukan dan menahan sementara seseorang yang dianggap terlibat kasus hukum.

Sebelumnya, Brigjen Prasetijo Utomo sudah terlebih dahulu dicopot terkait keterlibatannya membuat surat jalan Djoko Tjandra 

Sementara itu, koordinasi lanjut dilakukan Kejaksaan Agung dengan Polri terkait buronan Djoko Tjandra.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus menyatakan bahwa Kejagung menunggu eksekusi Djoko Tjandra meski ia mengajukan peninjauan kembali sebagai terpidana.

Baca Juga: Dari Surat Jalan Hingga Red Notice Interpol, Ini Ulasan Terkait Bekingan Sakti Djoko Tjandra

 

Penulis : Anjani Nur Permatasari


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:16
PM BORIS JOHNSON: VARIAN BARU COVID-19 DARI INGGRIS BERPOTENSI LEBIH MEMATIKAN   PEMKAB SLEMAN PULANGKAN PENGUNGSI AKIBAT AKTIVITAS GUNUNG MERAPI PADA 26 JANUARI 2021   POLDA ACEH SEBUT 5 TERDUGA TERORIS MASIH JALANI PEMERIKSAAN SEBELUM DIBAWA KE MABES POLRI   DENSUS 88 SITA BUKU KAJIAN ISIS DAN DOKUMEN BERISI ANCAMAN TARGET TEROR DARI PENANGKAPAN 5 TERDUGA TERORIS DI ACEH   MENPAN RB TJAHJO KUMOLO SEBUT ASN YANG TERBUKTI MENJADI TERORIS AKAN DIPECAT   POLDA METRO JAYA TARGETKAN 100 KAMERA TILANG ELEKTRONIK TERPASANG PADA 2021   KPAI MENILAI KEGIATAN BELAJAR JARAK JAUH MENCIPTAKAN KESENJANGAN ANTARMURID UNTUK DAPAT MENGAKSES PENDIDIKAN   MENKO KEMARITIMAN DAN INVESTASI LUHUT PANDJAITAN JADI KANDIDAT TUNGGAL KETUM PB PASI 2021-2025   BMKG MINTA MASYARAKAT WASPADAI POTENSI CUACA EKSTREM HINGGA FEBRUARI 2021   DRAF UU PEMILU MENGATUR LARANGAN BAGI MANTAN ANGGOTA HTI MENJADI CALON PESERTA DI PILKADA, PILEG, DAN PILPRES    DRAF UU PEMILU MENGATUR PILKADA 2022 BISA DITUNDA JIKA TERJADI BENCANA ALAM DAN NONALAM   SATGAS PENANGANAN COVID-19 SEBUT WHO KEMBALI MENEGASKAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MASKER CEGAH PENULARAN COVID-19   WAKETUM PAN YANDRI SUSANTO TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DAN JALANI ISOLASI MANDIRI   KETUA RISET UJI KLINIS VAKSIN MENGATAKAN 7 DARI 1.820 PESERTA UJI KLINIS POSITIF COVID-19