Kompas TV kuliner cerita rasa

Nasi Pecel Sambal Tumpang Langka Khas Kediri

Senin, 20 Juli 2020 | 13:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Benoe tiba di Madiun malam hari terasa lapar menuntun saya untuk makan nasi pecel. Kali ini Benoe akan coba varian nasi pecel dengan sambal tumpang. Varian ini mengadopsi dari wilayah Kediri yang berjarak sekitar 2 jam perjalanan dari Madiun. Konon sekarang sambal tumpang ini sudah langka tapi Benoe menemukan satu kedai yang menjajakannya di Jalan Setiabudi Madiun.

Warung pecel sambal tumpang Bu Suwono ini buka setiap hari dari pukul 6 sore Hingga pukul 11 malam. Bu Suwono hanya libur saat bulan puasa dan akan buka lagi menjelang Idul Fitri.

Sambal tumpang terbuat dari tempe medem atau tempe semangit, nama semangit muncul karena aroma amonia, hasil fermentasi lanjutan pada tempe. Lanjutan fermentasi ini meningkatkan kadar Glutamat tempe, sehingga dimanfaatkan sebagai penyedap.

Untuk membuat sambal tumpang, rebus tempe segar dan tempe semangit bersama bumbu yang terdiri dari bawang putih, bawang merah, cabai keriting, serai, lengkuas, kencur, daun salam, daun jeruk dan cabai rawit.

Setelah bahan tersebut empuk pisahkan tempe semangit lalu tumbuk kasar, kemudian blender bumbu hingga halus perlu diingat, air rebusan jangan dibuang karena sebagian Sari bumbu sudah berpindah ke air rebusan.

Selanjutnya masukkan bumbu halus, daun jeruk, cabe rawit, ebi dan terakhir santan. Tentu saja jangan lupa koreksi rasa dengan gula garam dan penyedap.

Sambal tumpang ada beberapa versi yang pertama ada di Kediri.  Kediri itu ada jalan yang namanya Tumpang apakah dia mengambil dari nama jalan?

Terus ada lagi kita geser lagi ke Malang di Malang ternyata itu ada kampung yang namanya Tumpang di sana juga terkenal dengan Tumpangnya. Ada lagi ini di Kertosono, di Kertosono ada juga sambel tumpang juga. 

Editor : Krisna Aditomo



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Aksi Massa Tuntut Erick Thohir Mundur

Kamis, 24 September 2020 | 03:57 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:31
KEMENAG BERHARAP ARAB SAUDI MEMASUKKAN INDONESIA DALAM DAFTAR NEGARA YANG BOLEH MEMBERANGKATKAN JEMAAH UMRAH   DINYATAKAN MELANGGAR KODE ETIK, KETUA WADAH PEGAWAI KPK YUDI PURNOMO: SAYA SIAP MENERIMA KONSEKUENSI KEPEGAWAIAN   DEWAS KPK MENYATAKAN KETUA WADAH PEGAWAI KPK YUDI PURNOMO BERSALAH MELANGGAR KODE ETIK PEMBERITAAN    MENDAGRI IMBAU CAMAT DI ZONA HIJAU COVID-19 TIDAK TERLENA KARENA VIRUS KORONA MEMILIKI PENULARAN YANG SANGAT TINGGI   GUBERNUR BALI I WAYAN KOSTER KEMBALI BATASI MASYARAKAT SETELAH ADA KLASTER BARU DARI UPACARA ADAT DI BADUNG, BALI   BAWASLU: PKPU PERUBAHAN MENGATUR TAK ADA KONSER MUSIK, ULANG TAHUN PARTAI, BAZAR, PERGELARAN SENI PADA PILKADA 2020   SEBUT KPU AKAN AJUKAN PERATURAN KPU PERUBAHAN, BAWASLU: KEGIATAN YANG MELIBATKAN BANYAK ORANG DILARANG   IMIGRASI BALI MENCATAT WARGA NEGARA RUSIA TERBANYAK DIDEPORTASI SEPANJANG TAHUN 2020   WALI KOTA RAHMAT EFFENDI SEBUT TERSISA 155 DARI 727 TEMPAT TIDUR ISOLASI DI SEJUMLAH RS KOTA BEKASI   SEKDA KABUPATEN KUPANG, NTT, OBED LAHA POSITIF COVID-19    JAKSA MENILAI MANTAN DIRUT PT ASURANSI JIWASRAYA HENDRISMAN RAHIM SEBABKAN KERUGIAN NEGARA RP 16,8 TRILIUN    JAKSA PENUNTUT UMUM KEJAGUNG TUNTUT MANTAN DIRUT PT ASURANSI JIWASRAYA HENDRISMAN RAHIM HUKUMAN 20 TAHUN PENJARA   PEMKOT JAKARTA UTARA SIAPKAN 10 POMPA YANG TERSEBAR DI 6 KECAMATAN JELANG MUSIM HUJAN   BNPB SEBUT BANJIR BANDANG SUKABUMI AKIBAT SEDIMENTASI SUNGAI DAN HUJAN LEBAT