Kompas TV entertainment musik

Sebut BLACKPINK Penari Telanjang, Stasiun TV India Minta Maaf

Sabtu, 18 Juli 2020 | 14:11 WIB
sebut-blackpink-penari-telanjang-stasiun-tv-india-minta-maaf
Penampilan baru Comeback BLACKPINK (Sumber: YG Entertainment)

KOMPAS.TV - Sebuah stasiun TV di India "News NationTV" dikecam oleh penggemar BLACKPINK karena menyiarkan berita mengenai konflik dengan Tiongkok.

Dalam pemberitaan tersebut, mereka menampilkan klip BLACKPINK di atas panggung dan memberi label "Penari Telanjang dari Tiongkok". Seperti dikutip dari akun twitter @BLAKCPINKIndia.

"This is a shameful act by a popular news channel degrading  idols image and nationally broadcasting it on their segment ROCHAK ROMANCHAK. Also the news that has been displayed contains performance of Lisa and Jennie during their solo performance in 'In Your Area' concert," tulis BLACKPINK India.

Mendapat kecaman, stasiun TV "News NationTV" merilis permintaan maaf dan mengatakan hal tersebut kesalahan teknis.

"We stand by our story, however by mistake or call it a technical error, a wrong video got uploaded, we have withdrawn the said video clip the moment we came to know about it. We have been honest to our stories, what we air, would always stand by it. We regret for this tech error," tulis News Nation.

Sementara itu, Produser dari program tersebut meminta maaf atas kesalahan menampilkan video BLACKPINK tersebut. Ia juga menjelaskan pihaknya telah menghapus video tersebut.

Seperti yang kita ketahui BLACKPINK bukan berasal dari Tiongkok namun merupakan girl grup K-Pop dari Korea Selatan.

Editor : Sadryna Evanalia



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:35
PANDEMI KORONA, PEMKAB PROBOLINGGO WAJIBKAN PABRIK SEDIAKAN RUMAH SEHAT   KPU USUL PERPPU BARU PILKADA ATUR KONSER KAMPANYE SECARA DARING   KEMENHUB SEBUT SANKSI BAGI PESEPEDA YANG LANGGAR ATURAN AKAN DITENTUKAN PEMDA   PEMKOT SURAKARTA RENOVASI BERTAHAP LAPANGAN PENDUKUNG UNTUK LATIHAN TIM PESERTA PIALA DUNIA U-20 PADA 2021   PEMKAB GARUT SIAPKAN PEMAKAMAN UMUM DI KAMPUNG SANTIONG UNTUK JENAZAH PASIEN POSITIF COVID-19   BEA CUKAI KANWIL BANTEN SITA 3,32 JUTA BATANG ROKOK ILEGAL   KOMISI X DPR: SEJARAH HARUS TETAP JADI MATA PELAJARAN WAJIB BAGI SISWA DI SEKOLAH   BKKBN APRESIASI PROGRAM INOVASI POSYANDU KELUARGA YANG DIMILIKI PEMPROV NUSA TENGGARA BARAT   PANDEMI KORONA, GUBERNUR JATIM SIAPKAN PEMBENTUKAN RUMAH SAKIT LAPANGAN DI MALANG    TINGKATKAN PENDAPATAN PETANI, PEMKAB MALANG, JATIM, DORONG INOVASI DI SEKTOR PERTANIAN   2 PEDAGANG POSITIF COVID-19, PEMKAB TEGAL TUTUP SEMENTARA PASAR TRAYEMAN SLAWI SELAMA 3 HARI    PILKADA 2020, KETUA DPR MINTA KPU DAN BAWASLU SOSIALISASIKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 SECARA RINCI DAN MASIF   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL, AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKET DIGITAL   BACA ANALISIS ISU TERKINI + RIBUAN E-BOOK DIGITAL PILIHAN. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKET DIGITAL