Kompas TV travel jelajah indonesia

Konflik Gajah Dan Manusia Di Leuser Di Tengahi Dengan Gajah

Kamis, 16 Juli 2020 | 23:42 WIB

Salam jelajah,

Ulung Putri menjelajah kawasan Leuser, menuntaskan keingintahuannya tentang alam liar dan yang hidup di dalamnya.

Di Singkil, sinar matahari sinar matahari cepat berubah terik. Deretan pephonan di yang membentang 2700 hektar di selatan ekosistem Leuser, berikut 125 jenis flora, 7 primata 116 burung ada di Trumon WildLife Corridor.

Kawasan Trumon yang masuk Kabupaten Aceh Selatan ini punya keanekaragaman hayati yang tinggi dan sekaligus menjadi area perlintasan satwa liar yang berasal dari hutan di Taman Nasional Gunung Leuser.

Sejak 2012 Kawi dan Mahood gajah lainnya rutin berpatroli di koridor yang terletak di Aceh Selatan ini. Koridor Trumon berada diantara kawasan Taman Nasional Gunung Leuser dan suaka margasatwa Rawa Singkil.

Kawasan konservasi ini diapit Lima Desa. Desa Naca di Kabupaten Aceh Selatan yang dihuni 200 orang, yang sebagian besar warganya hidup dari bertani, berternak dan berkebun. Kehidupan warga desa yang aman saat ini salah satunya berkat keberadaan gajah-gajah terlatih, yang bisa sampai 15 kali dalam sebulan keluar masuk kawasan koridor Trumon untuk berpatroli.

Tingginya tingkat konflik antara gajah dan manusia di Aceh, seperti pada periode 2010- 2012, hampir tiap bulannya selalu ada kebun warga yang diserang gajah liar. 

4 gajah yang dikirim dari pusat pelatihan gajah di Saree Aceh, menjadi penengah konflik.

Kawasan Trumon dan Salam, 2 Kecamatan ini merupakan kawasan home range gajah sejak zaman dulu sampai sekarang. Sebagai kawasan home range gajah, koridor Trumon menjadi area jelajah gajah Sumatera yang membutuhkan rata-rata 200 hektar lahan sebagai wilayahnya bergerak.

Ruang gerak inilah yang saat ini semakin sempit bagi mamalia yang berat badannya bisa mencapai 4 ton atau 4 ribuan kilogram ini. Gajah-gajah yang kehilangan hutan sebagai rumah menyerbu desa karena mereka menjadi bergantung pada kelapa sawit sebagai pakan mereka.

Untuk melindungi warga Siska, Nani, dan Bayu bertugas menjaga kawasan Trumon.

Editor : Herwanto



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Perempuan Dan Rempah Sumsel

Kamis, 29 Oktober 2020 | 02:22 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
04:04
PERINGATI SUMPAH PEMUDA, MENKEU SRI MULYANI MINTA GENERASI MUDA BAHU-MEMBAHU BANGUN BANGSA   WALI KOTA SURABAYA TRI RISMAHARINI BERHARAP PEMUDA PERERAT KEBERSAMAAN DAN LAWAN KEMISKINAN   WALI KOTA BOGOR MINTA ASN YANG KE LUAR KOTA SELAMA LIBUR PANJANG LAKUKAN TES USAP DAN KARANTINA MANDIRI   BPOM PASTIKAN VAKSIN COVID-19 AMAN SEBELUM BERI IZIN EDAR   KLHK: PENATAAN SARANA DAN PRASARANA WISATA DI PULAU RINCA TETAP PATUHI KAIDAH KONSERVASI   KPAI MINTA DISDIK TINDAK TEGAS GURU DI DKI JAKARTA YANG AJAK SISWA PILIH KETUA OSIS SEAGAMA   MEGAWATI SOEKARNOPUTRI MENGAKU KESAL ISU PKI DIGUNAKAN UNTUK MEMBOHONGI RAKYAT   MEGAWATI SOEKARNOPUTRI: ZAMAN GINI MASIH NGOMONGIN PKI, BUKTIKAN DONG   POLRI IMBAU MASYARAKAT TETAP DI RUMAH SELAMA LIBUR PANJANG UNTUK CEGAH PENULARAN COVID-19   DANIEL MANANTA: KSP DIBERI SEPEDA KARENA MENDUKUNG PRODUK DALAM NEGERI, JANGAN JADI POLEMIK   MOELDOKO: DIREKTUR GRATIFIKASI KPK SYARIF HIDAYAT MENYATAKAN PEMBERIAN KEPADA LEMBAGA TIDAK MASUK GRATIFIKASI   MOELDOKO MENGAKU SUDAH BERKONSULTASI DENGAN KPK PERIHAL SEPEDA LIPAT DARI DANIEL MANANTA   MOELDOKO: SEPEDA DARI DANIEL MANANTA DIBERIKAN UNTUK PERAYAAN KEGIATAN HARI SUMPAH PEMUDA YANG DIGELAR OLEH KSP   KEPALA STAF KEPRESIDENAN MOELDOKO KLARIFIKASI SEPEDA LIPAT DARI DANIEL MANANTA BUKAN UNTUK PRESIDEN JOKOWI