Kompas TV nasional berita kompas tv

Pilih Kemasan Plastik Bebas BPA, Agar Terhindar Risiko Penyakit

Rabu, 15 Juli 2020 | 03:02 WIB

KOMPAS.TV - Awet dan praktis. Inilah alasan yang membuat banyak orang menggunakan tempat makan dan minum plastik, baik digunakan untuk di rumah maupun dibawa beraktivitas.

Bahkan, ketika makan atau jajan di luar pun kemasan plastik menjadi sesuatu yang sulit untuk dihindari.

Namun, pastikan kemasan plastik yang kamu gunakan aman dan tidak mengandung Bisphenol A alias BPA.

BPA merupakan senyawa kimia yang salah satu fungsinya ialah mengeraskan plastik.

Bahaya BPA nyatanya tidaklah main-main. Beragam penyakit mulai dari kanker, diabetes, hingga kelainan perilaku pada anak kecil bisa muncul apabila BPA terus-menerus tanpa sadar dikonsumsi.

Bijaksana dalam menentukan pilihan ketika menggunakan plastik sebagai wadah makanan dan minuman kini menjadi sangat penting.

Dengan teliti dan cermat memilih kemasan plastik bebas BPA, semua dilakukan agar terhindar dari beragam risiko penyakit.

Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.

Editor : Christandi Dimas



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:43
PM INDIA NARENDRA MODI JAMIN KAPASITAS PRODUKSI VAKSIN VIRUS KORONA TAK AKAN TERBATAS DAN EKSKLUSIF   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN SEBUT SEKTOR PARIWISATA DIFOKUSKAN UNTUK WISATAWAN DOMESTIK HINGGA AKHIR 2020   KEMENTERIAN ESDM OPTIMISTIS TARGET 1 JUTA PEMASANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA ATAP TERCAPAI   KEMENTERIAN ESDM DORONG PENGEMBANGAN PROGRAM “RENEWABLE ENERGY BASED INDUSTRY” MELALUI PLTA SKALA BESAR   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO DUKUNG KONSER DANGDUT YANG DIGELAR WAKIL KETUA DPRD KOTA TEGAL DIPROSES HUKUM   POLRI COPOT KAPOLSEK TEGAL SELATAN TERKAIT KONSER DANGDUT YANG DISELENGGARAKAN WAKIL KETUA DPRD TEGAL   IMBAS MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI, PIMPINAN KPK AKAN MELAKUKAN EVALUASI SISTEM KEPEGAWAIAN KPK   WAKIL KETUA KOMISI III DPR AHMAD SAHRONI MEMINTA MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI KPK TAK PERLU DIBESAR-BESARKAN   BALEG DPR SEBUT SANKSI PIDANA TAK DIBAHAS DALAM KLASTER KETENAGAKERJAAN RUU CIPTA KERJA   KONTRAS KECAM PENGANGKATAN DUA ANGGOTA EKS TIM MAWAR SEBAGAI PEJABAT KEMENHAN   GEDUNG DITUTUP SELAMA TIGA HARI, BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA TEGASKAN TAK ADA PEGAWAI POSITIF COVID-19   IKATAN DOKTER INDONESIA SEBUT HINGGA SAAT INI TERDAPAT 123 DOKTER MENINGGAL DUNIA SELAMA PANDEMI   JADI KLASTER COVID-19, PEMKAB BANYUMAS AKAN MELAKUKAN TES USAP TERHADAP SANTRI DI SEMUA PONDOK PESANTREN   SEKOLAH TATAP MUKA MASUK TAHAP FINALISASI, WALI KOTA SURABAYA SEBUT GURU & SISWA HARUS MELAKUKAN TES USAP