Kompas TV nasional aiman

Pengacara: Djoko Tjandra Rekam E-KTP Saat Tidak Berstatus DPO - AIMAN (Bag 3)

Selasa, 14 Juli 2020 | 16:01 WIB

Lebih dari satu dekade buron, Djoko S Tjandra, terpidana kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali senilai 940 miliar rupiah diketahui berada di Indonesia. Adalah Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin, yang mengungkap keberadaan Direktur PT Era Giat Prima (EGP) itu, saat rapat bersama Komisi III DPR pada Senin (29/6). Menurutnya, pria yang menyandang sebutan “Joker” sudah tiga bulan berada di Indonesia.

Kehebohan pun mencuat, karena Djoko Tjandra datang ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Senin (8/6) untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas kasusnya. Sebelumnya, Djoko Tjandra juga diketahui mengurus sendiri KTP Elektronik di Kelurahan Grogol Selatan, Jakarta Selatan. Kok bisa? Padahal diberitakan Djoko Tjandra telah menjadi warga negara Papua Nugini pada 2012. Bagaimana Djoko Tjandra masuk Indonesia? Mengapa kedatangannya tidak terdeteksi sistem perlintasan di imigrasi Indonesia?

Jurnalis Kompas TV, Aiman Witjaksono, menelusurinya!

Aiman mendatangi kantor kelurahan Grogol Selatan, sesuai dengan jam kedatangan Djoko Tjandra membuat KTP Elektronik. Terdapat sejumlah kejanggalan, diantaranya Aiman mendapati kenyataan bahwa seharusnya pelayanan belum dibuka saat Djoko Tjandra datang. Mengapa Djoko Tjandra bisa membuat KTP, satu jam jadi? Selanjutnya, Aiman mendatangi rumah Djoko Tjandra di daerah Simprug, Jakarta Selatan, untuk mencari keberadaannya. Berhasilkah? Terakhir, Aiman mendatangi Kejaksaan Agung RI untuk mengonfirmasi benarkah Kejagung tidak memperpanjang status buron Djoko Tjandra, sehingga yang bersangkutan bebas melenggang tahunan.  

Editor : Yudho Priambodo



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:51
PT ANGKASA PURA II: BANDARA SOEKARNO-HATTA AKAN MENGOPERASIKAN “HELIPORT” KOMERSIAL MULAI 23 AGUSTUS 2020   IMBAS PROYEK MRT FASE 2A RUTE BUNDARAN HI-KOTA, SEBANYAK 867 POHON DIGANTI DAN DIRELOKASI   TAHUN INI, SEBANYAK 117 ORANG LULUS SELEKSI ADMINISTRASI CALON HAKIM AGUNG DAN HAKIM AD HOC DI MAHKAMAH AGUNG   BMKG MEMPREDIKSI GELOMBANG DENGAN TINGGI 4-6 METER AKAN MELANDA PANTAI SELATAN YOGYAKARTA HARI INI   PEMERINTAH ALOKASIKAN RP 60 MILIAR UNTUK SANTUNAN BAGI TENAGA KESEHATAN YANG MENINGGAL DUNIA SAAT TANGANI COVID-19    KEJAGUNG DUGA JAKSA PINANGKI SIRNA MALASARI TERIMA UANG SUAP 500.000 DOLLAR AS ATAU SEKITAR RP 7 MILIAR   SEBANYAK 17 PEGAWAI POSITIF KORONA, DINAS ESDM JABAR BERLAKUKAN SISTEM BEKERJA DARI RUMAH ATAU “WORK FROM HOME”    HINGGA 12 AGUSTUS 2020, RSD COVID-19 WISMA ATLET KEMAYORAN TANGANI 1.245 PASIEN POSITIF KORONA   POLRI ANCAM COPOT KAPOLSEK, KAPOLRES, HINGGA KAPOLDA YANG TAK SERIUS DALAM PENCEGAHAN COVID-19    WAKIL KETUA DPR SUFMI DASCO AHMAD BERHARAP BANTUAN RP 28 TRILIUN BAGI UMKM BISA DORONG EKONOMI DI TENGAH PANDEMI    BIN TEGASKAN FOTO DI MEDIA SOSIAL YANG MENAMPILKAN JAKARTA SEBAGAI ZONA HITAM COVID-19 ADALAH HOAKS   SATGAS PENANGANAN COVID-19: TINGKAT KEMATIAN AKIBAT KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 4,5 PERSEN & DUNIA 3,64 PERSEN   PAN AKAN MENGUSUNG PUTRA PRESIDEN JOKOWI, GIBRAN RAKABUMING, DAN PASANGANNYA TEGUH PRAKOSA PADA PILKADA SOLO 2020   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL