Kompas TV klik360 cerita indonesia

Hati-Hati!! Plastik Yang Mengandung BPA, Dapat Picu Kanker

Minggu, 12 Juli 2020 | 19:32 WIB

JAKARTA, KOMPASTV – Apakah anda sering menggunakan plastik?

Hati-hati, jika tidak jeli, para pengguna plastik dapat terserang penyakit kanker, diabetes, gondok, hingga cacat pada keturunan.

Hal ini disebabkan oleh zat BPA yang biasa terkandung dalam kemasan plastik.

BPA merupakan senyawa kimia yang memiliki fungsi untuk mengeraskan plastik, seperti contohnya kemasan plastik berbahan Polycarbonate atau PCC, yang penggunaannya sudah dilarang.

Baca Juga: Memilih Wadah Plastik Bebas BPA, Agar Terhindar dari Beragam Risiko Penyakit

Handrawan Nadesul, dokter ini mengungkap bahwa BPA ini mengandung zat kimia sejenis hormon.

Zat ini mudah larut bersama makanan atau minuman.

Apabila masuk ke dalam tubuh, zat ini dapat menyebabkan beragam penyakit berbahaya.

“Kimianya mengandung sejenis hormon. Karena dia mengandung senyawa yang menyerupai hormon esterogenik untuk wanita. Itu pengaruhnya pada tubuh, jadi terhadap reproduksi, kesuburan, kanker misalnya, pengaruh pada sistem hormon tubuh lainnya, termasuk pada kelenjar gondok. Dilaporkan juga dia bisa bikin bayi cacat”, ujar Hendrawan (12/7/2020).

Oleh karena itu, sebelum menggunakan plastik, tak ada salahnya untuk lebih selektif melihat plastik yang digunakan.

Pastikan, plastik yang anda gunakan bebas dari zat BPA atau BPA free.

Editor : Abdur Rahim



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:18
PM INDIA NARENDRA MODI JAMIN KAPASITAS PRODUKSI VAKSIN VIRUS KORONA TAK AKAN TERBATAS DAN EKSKLUSIF   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN SEBUT SEKTOR PARIWISATA DIFOKUSKAN UNTUK WISATAWAN DOMESTIK HINGGA AKHIR 2020   KEMENTERIAN ESDM OPTIMISTIS TARGET 1 JUTA PEMASANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA ATAP TERCAPAI   KEMENTERIAN ESDM DORONG PENGEMBANGAN PROGRAM “RENEWABLE ENERGY BASED INDUSTRY” MELALUI PLTA SKALA BESAR   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO DUKUNG KONSER DANGDUT YANG DIGELAR WAKIL KETUA DPRD KOTA TEGAL DIPROSES HUKUM   POLRI COPOT KAPOLSEK TEGAL SELATAN TERKAIT KONSER DANGDUT YANG DISELENGGARAKAN WAKIL KETUA DPRD TEGAL   IMBAS MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI, PIMPINAN KPK AKAN MELAKUKAN EVALUASI SISTEM KEPEGAWAIAN KPK   WAKIL KETUA KOMISI III DPR AHMAD SAHRONI MEMINTA MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI KPK TAK PERLU DIBESAR-BESARKAN   BALEG DPR SEBUT SANKSI PIDANA TAK DIBAHAS DALAM KLASTER KETENAGAKERJAAN RUU CIPTA KERJA   KONTRAS KECAM PENGANGKATAN DUA ANGGOTA EKS TIM MAWAR SEBAGAI PEJABAT KEMENHAN   GEDUNG DITUTUP SELAMA TIGA HARI, BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA TEGASKAN TAK ADA PEGAWAI POSITIF COVID-19   IKATAN DOKTER INDONESIA SEBUT HINGGA SAAT INI TERDAPAT 123 DOKTER MENINGGAL DUNIA SELAMA PANDEMI   JADI KLASTER COVID-19, PEMKAB BANYUMAS AKAN MELAKUKAN TES USAP TERHADAP SANTRI DI SEMUA PONDOK PESANTREN   SEKOLAH TATAP MUKA MASUK TAHAP FINALISASI, WALI KOTA SURABAYA SEBUT GURU & SISWA HARUS MELAKUKAN TES USAP