Kompas TV nasional sosial

Masih Pandemi Covid-19, Tidak Ada Paskibraka 2020

Minggu, 12 Juli 2020 | 14:21 WIB
masih-pandemi-covid-19-tidak-ada-paskibraka-2020
Perayaan HUT RI tahun ini bakal berbeda, digelar secara virtual (Sumber: AFP/ADEK BERRY)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Istana Kepresidenan memutuskan tidak akan menggelar seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2020. Pasalnya, pada tahun ini pelaksanaan Upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 akan dilakukan secara berbeda.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengungkapkan, berkenaan masih terjadinya pandemi Covid-19 membuat Istana Kepresidenan tidak melakukan seleksi tersebut.

"Pengibar bendera diputuskan tahun ini tidak ada Paskibraka. Jadi dipilih dari Paskibraka 2019. Jadi sudah ada datanya di Gartap (Garnisun Tetap) seperti yang disampaikan Mensesneg dan Kasetpres," kata Bey, Minggu  (12/7/2020).

Baca Juga: HUT ke-75 RI di Istana, Hanya 3 Orang Tim Cadangan Paskibraka Tahun Lalu yang Bertugas

Selain itu, ketiadaan seleksi Paskibraka 2020 juga disebabkan Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-75 akan dilakukan dengan jumlah seminimal mungkin dengan menerapkan protokol kesehatan. Sehingga jumlah Paskibraka berbeda dengan di tahun sebelumnya.

"Tahun ini hanya ada delapan pengibar. Yaitu setiap penaikan dan penurunan, tiga orang. Dua laki-laki, satu perempuan. Jadi total yang disiapkan total lima laki-laki, tiga perempuan," papar Bey.

Bukan hanya pasukan pengibar bendera, minimalisasi juga terjadi pada peserta upacara. Menurut Bey, peserta upacara hanya dari TNI dan Polri. Masing-masing angkatan mengirimkan lima orang wakilnya, sehingga total menjadi 20 orang.

Penulis : Hariyanto Kurniawan




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:08
DITLANTAS POLDA METRO JAYA TINDAK 101 KENDARAAN BERKNALPOT BISING DI SEKITAR ISTANA NEGARA, JAKARTA PUSAT   RIBUAN SISWA PAUD DAN SD DI NTT KESULITAN LAKUKAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH KARENA KETERBATASAN INFRASTRUKTUR   TENAGA AHLI UTAMA KSP DANY AMRUL ICHDAN MINTA MASYARAKAT TAK SALAH ARTIKAN SOAL BENCI PRODUK LUAR NEGERI   PENGAMAT KEBIJAKAN PUBLIK AGUS PAMBAGIO NILAI AJAKAN PRESIDEN BENCI PRODUK ASING BAHAYAKAN HUBUNGAN INTERNASIONAL   OJK: SAAT INI ADA 60 BANK WAKAF MIKRO DI INDONESIA   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA BERHARAP SEPEDA JADI ALAT TRANSPORTASI MASYARAKAT DENGAN ADANYA JALUR SEPEDA PERMANEN   KEMENPAN DAN RB: BESARAN KUOTA PENERIMAAN ASN DI 2021 DITETAPKAN SEKITAR 1,3 JUTA ASN   DISHUB DKI TELAH SIAPKAN RUTE UNTUK JALUR SEPEDA PERMANEN DI RUAS JALAN JENDERAL SUDIRMAN-MH THAMRIN   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA BELUM TERIMA LAPORAN PENYALAHGUNAAN JATAH VAKSIN DI PASAR TANAH ABANG   MENKO POLHUKAM: AHY KETUM DEMOKRAT BERDASARKAN ANGGARAN DASAR/ANGGARAN RT PARTAI DEMOKRAT DI KEMENKUMHAM   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 3.715 ORANG: 2.868 SEMBUH, 172 MENINGGAL DUNIA, 675 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: 7 MARET 2021, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 11.148.477 SPESIMEN   HINGGA 7 MARET 2021, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 67.659 ORANG   SATGAS COVID-19: JUMLAH PASIEN SEMBUH HARI INI BERTAMBAH 5.146 ORANG, TOTAL 1.194.656 ORANG