Kompas TV nasional berita kompas tv

Viral! Ikrar NKRI, Ketua DPRD Cirebon Sempat Hilangkan Kata "Khilafah"

Jumat, 10 Juli 2020 | 19:29 WIB

CIREBON, KOMPAS.TV - Ketua DPRD Cirebon, Affiati membantah menghilangkan kata khilafah saat membacakan ikrar kesetiaan terhadap NKRI.

Dalam klarifikasinya, Ketua DPRD Kota Cirebon, Jawa Barat, mengatakan bahwa kata khilafah tetap dibaca olehnya, namun tidak terdengar pendemo dari ormas Islam se-Kota Cirebon karena adanya tepuk tangan.

Ia mengatakan apa yang tampak dalam video yang beredar di media sosial tersebut tidak benar.

Affiati memastikan dirinya tetap setia pada NKRI dan Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Sebelumnya sempat beredar luas video Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati, yang membacakan ikrar setia pada NKRI.

Dalam video tersebut, saat pembacaan ikrar, Afiatti mencoret kata kata Khilafah sebagai paham yang harus diwaspadai mengancam NKRI.

Sebelumnya ia sempat membacakan komunisme dan khilafah sebagai hal yang harus diwaspadai mengancam NKRI.

 

Penulis : Aleksandra Nugroho





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:37
SPANYOL TAWARKAN STADION LA CARTUJA, KANDANG SEVILLA, SEBAGAI ALTERNATIF PENYELENGGARAAN EURO 2020   UEFA TUNGGU KEPASTIAN 3 KOTA YAKNI BILBAO, MUENCHEN, DAN DUBLIN SOAL PENYELENGGARAAN EURO 2020   ITALIA IZINKAN KEHADIRAN HINGGA 1.000 PENONTON PADA KEGIATAN-KEGIATAN YANG DIGELAR DI LUAR RUANGAN MULAI 1 MEI 2021   OLIMPIADE TOKYO TERANCAM DITUNDA BAHKAN DIBATALKAN JIKA KASUS COVID-19 DI JEPANG TERUS MENINGKAT JELANG PEMBUKAAN   RUSIA BAKAL MENGUSIR 10 DIPLOMAT AS DARI NEGARANYA ATAS TINDAKAN AS YANG MENGUSIR 10 DIPLOMAT RUSIA LEBIH DULU   NATO KEBERATAN ATAS RENCANA RUSIA UNTUK BLOKIR SEBAGIAN LAUT HITAM BAGI PELAYARAN MILITER DAN NEGARA-NEGARA ASING   NASA TELAH MEMILIH ROKET STARSHIP BUATAN SPACEX UNTUK KEMBALI MENDARATKAN ASTRONOT DI BULAN   PEMPROV NTT MINTA LIPI LAKUKAN RISET ATAS MUNCULNYA PULAU BARU DI ROTE NDAO PASCABADAI SEROJA   DINKES TULUNGAGUNG, JATIM, TEMUKAN MAKANAN-MINUMAN TAKJIL MENGANDUNG BAHAN BERBAHAYA DI PASAR RAMADAN   MULAI 29 APRIL 2021, LAYANAN TES GENOSE TERSEDIA DI BANDARA ADI SOEMARMO BOYOLALI, TARIF RP 40.000 PER ORANG   BPOM: DIHARAPKAN VAKSIN MERAH PUTIH BISA DIPRODUKSI MASSAL PADA AWAL 2022   BPOM: UJI KLINIS VAKSIN NUSANTARA BELUM BISA DILANJUTKAN KE FASE KEDUA   KOMISI IX DPR AKAN PANGGIL BPOM YANG MASIH MENGIZINKAN VAKSIN ASTRAZENECA UNTUK DIGUNAKAN DI INDONESIA   RIDWAN ARBIAN SYAH JADI DIREKTUR SDM PEGADAIAN GANTIKAN MOHAMMAD EDI ISDWIARTO