Kompas TV nasional hukum

MA Kabulkan Uji Materi Soal Penetapan Paslon Terpilih Pilpres 2019 yang Diajukan Rachmawati Cs

Selasa, 7 Juli 2020 | 23:52 WIB
ma-kabulkan-uji-materi-soal-penetapan-paslon-terpilih-pilpres-2019-yang-diajukan-rachmawati-cs
Kolase foto Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPASTV – Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan uji materi Pasal 3 ayat 7 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih, Penetapan Perolehan Kursi, dan Penetapan Calon Terpilih dalam Pemilihan Umum.

MA menyatakan Pasal 3 ayat 7 PKPU 5/2019 bertentangan dengan Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, terutama Pasal 416 ayat 1.

Adapun pasal yang dipersoalkan ini memuat ketentuan penetapan calon terpilih dalam Pilpres yang hanya diikuti dua paslon.

Baca Juga: Pilkada Saat Pandemi Covid-19, Ketua KPU: Jika Hasilnya Baik Jadi Panduan Generasi Selanjutnya

“Mengabulkan permohonan hak uji materiil yang diajukan para pemohon untuk sebagian dan menyatakan Pasal 3 ayat 7 PKPU 5/2019 bertentangan dengan UU 7/2017,” demikian petikan putusan MA, Selasa (7/7/2020). Dikutip dari Kontan.co.id.

Pasal 3 ayat 7 PKPU 5/2019 berbunyi: Dalam hal hanya terdapat 2 (dua) Pasangan Calon dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, KPU menetapkan Pasangan Calon yang memperoleh suara terbanyak sebagai Pasangan Calon terpilih.

Sedangkan Pasal 416 ayat 1 UU 7/2017 berbunyi: Pasangan Calon terpilih adalah Pasangan Calon yang memperoleh suara lebih dari 50% (lima puluh persen) dari jumlah suara dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dengan sedikitnya 20% (dua puluh persen) suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari 1/2 (setengah) jumlah provinsi di Indonesia.

Editor : Johannes Mangihot

1
2
3



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:51
PANDEMI COVID-19, FILIPINA BERLAKUKAN KARANTINA DI MANILA SELAMA DUA PEKAN   KEMENPAN RB SEBUT GAJI KE-13 MASIH MENUNGGU PERSETUJUAN PRESIDEN JOKOWI   ENAM TAHANAN KEJAKSAAN NEGERI JOMBANG, JAWA TIMUR, POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   HARI PERTAMA PEMBERLAKUAN GANJIL-GENAP, KADISHUB MENGATAKAN TIDAK ADA LONJAKAN PENUMPANG ANGKUTAN UMUM   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO BANTAH USULKAN WARGA SIPIL BOLEH MEMILIKI SENJATA API   RUSIA MENYATAKAN AKAN MEMULAI PRODUKSI VAKSIN-19 PADA NOVEMBER 2020   PRESIDEN JOKOWI INGIN PANDEMI COVID-19 MENJADI MOMENTUM PERCEPATAN TRANSFORMASI DIGITAL   MALAYSIA TIDAK WAJIBKAN PENGGUNA KENDARAAN PRIBADI BERMASKER   KABID HUMAS POLDA SUMSEL: LEDAKAN DI MAKO BRIMOB BERASAL DARI PETASAN SISA DARI ACARA PEMBUKAAN ASIAN GAMES 2018   MANTAN ANGGOTA BAWASLU AGUSTIANI TIO FRIDELINA DITUNTUT 4 TAHUN 6 BULAN PENJARA TERKAIT KASUS HARUN MASIKU   MENGAKU PAKAR MIKROBIOLOGI, HADI PRANOTO: SAYA BUKAN DOKTER, SAYA BUKAN ANGGOTA IDI   TIONGKOK KIRIM TENAGA KESEHATAN UNTUK BANTU HONG KONG YANG MENGHADAPI GELOMBANG KETIGA COVID-19   VIETNAM MENCATAT 6 KEMATIAN AKIBAT TERINFEKSI VIRUS KORONA    PEMKOT TANGERANG BATASI PESERTA UPACARA 17 AGUSTUS HANYA UNTUK 50 ORANG