Kompas TV nasional berita kompas tv

Kalung Anti Corona Sempat Jadi Polemik, DPR Gelar Rapat dengan Kementerian Pertanian

Selasa, 7 Juli 2020 | 15:20 WIB

KOMPAS.TV - Kementerian Pertanian membantah mengklaim membuat kalung yang mampu membunuh virus corona hingga 100%.

Kementerian Pertanian hingga kini baru menyelesaikan uji laboratorium, yang hasilnya kalung berpotensi membunuh virus corona.

Senin sore (7/7/2020) Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia Daeng Muhammad Faqih, menemui Menteri Pertanian Syahril Yasin Limpo.

Dalam pertemuan tersebut, Kementerian Pertanian menjajaki kerja sama kolaborasi dengan PB IDI dalam pengembangan produk aromaterapi berbahan dasar tanaman eucalyptus.

Guru Besar Farmakologi Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Zulis Ikawati, mengapresiasi penelitian yang dilakukan kementerian pertanian. Namun Zulis menyebutkan perlu penelitian lebih lanjut mengenai khasiatnya.

Sementara itu, Epidemiolog Universitas Airlangga Surabaya, Windu Purnomo, menilai, dibutuhkan waktu yang panjang untuk meneliti sebuah produk kesehatan, hingga dinyatakan punya manfaat mengobati.

Sejumlah Lembaga di dunia saat ini tengah berlomba-lomba meneliti obat atau vaksin anticovid-19. Namun hingga kini, belum ada 1 pun yang mengklaim berhasil. Hingga nanti ditemukan, masyarakat diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti menjaga jarak dan menggunakan masker.
 

Editor : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:39
ASOSIASI SEPAK BOLA EROPA (UEFA) DAN LIGA INGGRIS MENGALAMI PENURUNAN PENDAPATAN AKIBAT PANDEMI KORONA   KEMENTAN: SAGU PUNYA POTENSI UNTUK DITANAM HINGGA 5,5 JUTA HEKTAR GUNA PERKUAT KETAHANAN PANGAN NASIONAL   LELANG 7 SURAT UTANG NEGARA, PEMERINTAH KANTONGI RP 32,7 TRILIUN   MENPERIN: PENINGKATAN PENGOLAHAN SAGU NASIONAL MERUPAKAN SALAH SATU PROGRAM PRIORITAS PEMERINTAH   DUA BIOSKOP DI KOTA SEMARANG GELAR SIMULASI JELANG PEMBUKAAN KEMBALI OPERASIONAL PEKAN DEPAN   SATGAS COVID-19 IMBAU MASYARAKAT TAK GEGABAH JIKA INGIN BERLIBUR KE LUAR RUMAH SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER 2020    SATGAS COVID-19 TEGASKAN KASUS KORONA DAN PENULARANNYA DI INDONESIA MASIH TINGGI   HARI INI, PENDAKIAN GUNUNG GEDE PANGRANGO, JAWA BARAT, KEMBALI DIBUKA DENGAN KUOTA 300 PENDAKI PER HARI   SELIDIKI AMBRUKNYA ATAP LANTAI DUA GEDUNG IGD RSUD CIAMIS, POLISI AMBIL SAMPE DARI TKP UNTUK DIPERIKSA LEBIH LANJUT   DISHUB KOTA TANGERANG AKAN MENAMBAH 5,6 KILOMETER JALUR SEPEDA PADA 2021   WALI KOTA TANGERANG ARIEF WISMANSYAH: 94.000 UMKM DI KOTA TANGERANG TELAH TERDATA DALAM BANTUAN STIMULUS PEMERINTAH   MENKOP DAN UKM SEBUT PEMESANAN 27 JUTA MASKER BUATAN UMKM AKAN DIBAGIKAN KE 34 PROVINSI DI SELURUH INDONESIA   DORONG PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL, MENKOP DAN UKM PESAN 27 JUTA MASKER 3 LAPIS BUATAN UMKM SENILAI RP 150 MILIAR   KEMLU: INDONESIA HARAPKAN JEPANG DAPAT TANDATANGAN REGIONAL COMPREHENSIVE ECONOMIC PARTNERSHIP (RCEP) TAHUN INI