Kompas TV regional berita daerah

Bupati Faida Cek Pelaksanaan UTBK SBMPTN, Beberapa Peserta Tidak Hadir Karena Reaktif

Selasa, 7 Juli 2020 | 13:47 WIB

JEMBER, KOMPAS.TV - Bupati Jember, Jawa Timur, Faida, memantau pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Jember pada Minggu (05/07).

Bupati Faida memantau pelaksanaan UTBK SBMPTN bersama Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna. Bupati Faida melihat langsung pelaksanaan ujian di ruangan.

Dari hasil pemantauan, diketahui pelaksanaan UTBK SBMPTN menjalankan protokol kesehatan, yang telah disepakati.

Setiap peserta menjalani pemeriksaan di tiga pos, yakni pintu masuk, ruang transit, hingga ruang ujian. Pemeriksaan melibatkan tim kesehatan kampus dan Gugus Tugas Covid-19 Jember.

Salah satu yang diperiksa adalah surat keterangan non reaktif rapid test dari rumah sakit. Surat tersebut wajib ditunjukkan oleh peserta, jika tidak bisa menunjukkan, maka tidak diperbolehkan masuk ruangan dan mengikuti ujian.

Baca Juga: Peserta UTBK SBMPTN Wajib Membawa Surat Rapid Test

Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna mengatakan selain wajib rapid test, pelaksanaan ujian juga dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan tanggal 5 sampai 12 Juli, dan tahap kedua digelar pada tanggal 20 hingga 29 Juli.

Data dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT ada sejumlah peserta dari luar kota, yang tidak bisa mengikuti ujian gelombang pertama atau tahap pertama, karena reaktif rapid test dan bahkan positif Covid 19.

Namun mereka masih diberikan toleransi untuk mengikuti ujian tahap dua dengan persyaratan yang lebih ketat.

Sementara, total keseluruhan peserta UTBK SBMPTN ada 12.081 orang asal Jember dan luar Jember.

 

#UTBK #SBMPTN #UniversitasJember #ProtokolKesehatan

Penulis : KompasTV Jember


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:26
TNI AU BERANGKATKAN 7 PESAWAT BANTU KORBAN GEMPA DI MAJENE, SULBAR, DAN BANJIR DI KALIMANTAN SELATAN   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO MINTA DISTRIBUSI LOGISTIK KORBAN GEMPA DIKAWAL KETAT   KADIV HUMAS POLRI MENGATAKAN KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA DUKUNGAN DAN WEJANGAN KEPADA SEJUMLAH MANTAN KAPOLRI   KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SAMBANGI SEJUMLAH MANTAN KAPOLRI   BNPB SEBUT JALUR DARAT YANG MENGHUBUNGKAN KABUPATEN MAJENE DAN KABUPATEN MAMUJU, SULBAR, SUDAH KEMBALI PULIH    TIM DVI RS POLRI SERAHKAN DELAPAN JENAZAH KORBAN JATUHNYA PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ182 KEPADA KELUARGA   BASARNAS: KORBAN JIWA GEMPA SULBAR JADI 49 ORANG PADA SABTU, 16 JANUARI 2021   KEPALA KANTOR SAR BANDUNG MENGATAKAN 12 KORBAN LONGSOR DI CIHANJUANG, SUMEDANG, MASIH DALAM PROSES PENCARIAN   KEPALA KANTOR SAR BANDUNG SEBUT KORBAN MENINGGAL AKIBAT LONGSOR DI SUMEDANG BERTAMBAH MENJADI 28 ORANG   BNPB MINTA WARGA WASPADAI LAHAR HUJAN PASCA-LETUSAN GUNUNG SEMERU    TIM DVI POLRI KUMPULKAN 351 SAMPEL DNA KELUARGA DAN KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ182 HINGGA SABTU, 16 JANUARI    HINGGA SABTU, 16 JANUARI 2021, BASARNAS SERAHKAN 298 KANTONG BERISI BAGIAN TUBUH KORBAN SRIWIJAYA AIR KE DVI POLRI    KAPOLSEK PACET: PENYEBAB ROBOHNYA BANGUNAN PONDOK PESANTREN AL MADAROH MASIH DIDALAMI   KAPOLSEK PACET SEBUT 8 SANTRI MASIH TERTIMBUN RERUNTUHAN BANGUNAN PONDOK PESANTREN AL MADAROH