Kompas TV entertainment selebriti

Engku Emran Bahas Lagi Lathi Challenge Karya Weird Genius adalah Syirik

Selasa, 7 Juli 2020 | 10:26 WIB
engku-emran-bahas-lagi-lathi-challenge-karya-weird-genius-adalah-syirik
Engku Emran (Sumber: Instagram @narmeukgne)

KOMPASTV - Jika sebelumnya tokoh agama asal Malaysia bernama Wan Dazrin, meminta agar Lathi Challenge yang viral di media sosial untuk dihentikan, kini giliran mantan suami Laudya Cynthia Bella Engku Emran yang sebut Lathi Challenge adalah syirik.

"Hentikan #LathiChallenge sekarang juga. Sesungguhnya tarian-tarian yang kalian lakukan itu sangat merbahaya untuk dijadikan hiburan," cuit Wan Dazrin saat itu di Twitternya pada 4 Juni 2020.

Saat ini giliran Engku Emran yang mulai lagi menyebut untuk tidak menari Lathi Challenge karena dianggapnya itu adalah perbuatan yang syirik. Hal ini diketahui dari unggahan di Instagramnya @narmeukgne.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by In Safe Hands (@narmeukgne) on

"Khutbah Masjid At Taqwa, Tajuk : Syariat Dijaga Sahsiah Terbina. 

  1. Mari lah kita sama sama meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita pada Allah SWT dgn bersungguh sungguh melaksanakan perintah Nya dan meninggalkan segala larangan Nya
  2. Mutakhir ini kita didedahkan dgn pelbagai aplikasi di media sosial seperti Tik Tok yg menjadi kegilaan ramai anak2 muda.
  3. Mereka mempersembahkan tarian2 yg mengghairahkan dgn diiringi pelbagai genre muzik.
  4. Paling menakutkan adalah unsur2 syirik dan pemujaan yg jelas merosakkan akidah.
  5. Seperti Lathi Challenge menjadi ikutan ramai remaja yg dianggap mereka sebagai hiburan dan permainan semata mata," seru Engku Emran.

Menurut Engku Emran, perbuatan tersebut bertentangan dengan akidah dan syariah, hingga menyebabkan terjerumus dalam kebinasaan. 

"6. Ingatlah perbuatan tersebut jelas bertentangan dgn akidah dan syariah.
7. Kesan nya mereka yang terlibat telah terjerumus dalam kebinasaan dan kecelakaan
8. Sesungguhnya islam mementingkan penjagaan agama dan maruah manusia
9. Sebagai umat islam kita mesti lah sentiasa berwaspada dgn memperteguhkan keimanan dan ketaqwaan kpd Allah swt
10. Sebagai pengguna bijak kita mestilah mengelakkan diri daripada terdedah kepada manipulasi yang dicetuskan melalui aplikasi yg boleh merosakkan akidah dan sahsiah diri kita biarpun ia nya sekadar hiburan semata mata
11. Kita juga bertanggungjawab memastikan anak2 dan ahli keluarga kita tidak terlibat dgn penyalahgunaan talifon pintar dan media sosial
12. Terapkan dalam diri mereka pegangan akidah yg mantap berakhlak mulia dan sentiasa berpegang teguh dgn syariah
13. Sabda Rasulullah : mukmin yg paling sempurna iman nya adalah yg paling baik akhlak nya," 
pungkasnya dalam caption tersebut.

Seperti diketahui Lathi Challenge kian menggeliat viral di Tiktok. Lagu "Lathi" karya Weird Genius kini semakin dicari kalangan remaja untuk dibuat se-kreatif mungkin di aplikasi Tiktok.

Editor : Ade Indra Kusuma

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:41
SEBANYAK 11 PRAJURIT TNI KODIM 1603 SIKKA, NTT, TERKONFIRMASI POSITIF KORONA SETELAH PULANG PENDIDIKAN DARI BALI   BAPPENDA NTB: DALAM SEPEKAN, TERKUMPUL RP 42,16 JUTA DARI DENDA WARGA DAN ASN YANG TAK MENGGUNAKAN MASKER   PEMKAB SLEMAN, YOGYAKARTA, SIAPKAN RUSUNAWA GEMAWANG UNTUK ISOLASI PASIEN KORONA ASIMTOMATIK    SRI SULTAN HB X MINTA KABUPATEN/KOTA DI DIY TERAPKAN SANKSI SECARA KONSISTEN BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   BUPATI BERAU, KALTIM, H MUHARRAM, MENINGGAL DUNIA SETELAH 13 HARI DIRAWAT KARENA POSITIF KORONA   DINKES SEBUT KASUS COVID-19 DI KARAWANG, JAWA BARAT, DIDOMINASI OLEH KLASTER INDUSTRI   WALI KOTA TANGERANG ARIEF WISMANSYAH: TEMPAT TIDUR RS RUJUKAN KORONA DI KOTA TANGERANG SUDAH TERISI LEBIH DARI 73%   PEMPROV BANTEN BERENCANA SIAPKAN 5 HEKTAR LAHAN MAKAM KHUSUS BAGI PASIEN KORONA YANG MENINGGAL   POLRI: 8 HARI OPERASI YUSTISI, DENDA YANG TERKUMPUL DARI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN MENCAPAI RP 924,17 JUTA   SATGAS COVID-19 MINTA SETIAP PERUSAHAAN RUTIN TES USAP KE KARYAWAN GUNA TEKAN ANGKA PENULARAN KLASTER PERKANTORAN   PP MUHAMMADIYAH MINTA ELITE PARPOL TAK MANFAATKAN PANDEMI KORONA SEBAGAI KOMODITAS POLITIK KEKUASAAN   BAWASLU: 50 KABUPATEN/KOTA PENYELENGGARA PILKADA MASUK KATEGORI RAWAN TINGGI DALAM ASPEK PANDEMI KORONA    BAWASLU MINTA SEMUA PIHAK BERKOMITMEN MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN PADA SETIAP TAHAPAN PILKADA 2020   BAWASLU MINTA PIMPINAN PARPOL IKUT CEGAH KERUMUNAN MASSA PADA RANGKAIAN PILKADA 2020