Kompas TV regional berita daerah

Warga Keluhkan Tagihan PDAM Palembang Naik Berlipat

Selasa, 7 Juli 2020 | 00:18 WIB

PALEMBANG,KOMPAS.TV-Pelanggan PDAM Tirta Musi Palembang terkejut, setelah tagihan pemakaian air mereka Juli mendadak melonjak hingga 100 persen.

PDAM mengakui terjadinya hal itu, namun di saat yang sama pihaknya mencatat adanya kenaikan pemakaian air saat pandemi korona.

Pelanggan PDAM Tirta Musi Palembang resah, setelah tagihan pemakaian air mereka Juli mendadak melonjak hingga 100 persen.

Hanani, pelanggan PDAM Tirta Musi, mengalami kenaikan tagihan hampir 30 kali lipat.

Ia mengaku biasanya, tagihannya hanya 50 ribu rupiah dalam sebulan, namun bulan Juli, tagihannya membengkak hingga 1.500.000 rupiah.

Padahal menurutnya, pemakaiannya dalam beberapa bulan terakhir terhitung normal. Ia pun telah menyampaikan keluhannya ke PDAM Tirta Musi namun belum berencana membayar tagihan airnya segera.

Direksi Pdam Tirta Musi, mengakui adanya lonjakan tagihan bulan Juli 2020.

Pihaknya memang tidak melakukan pembacaan meteran pada April dan Mei menghindari penularan korona.

Untuk pemakaian Mei ditentukan berdasarkan perkiraan bulan sebelumnya.

Namun pada Juni, pembacaan meteran sudah dilakukan kembali, sekaligus dilakukan penyesuaian pemakaian berdasarkan angka yang tertera di meteran.

Dirut PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya, mengatakan, pihaknya bersedia melakukan evaluasi kasus per kasus termasuk akan memperhitungkan selisih angka dan menyesuaikannya di tagihan berikutnya.

PDAM Tirta Musi juga menegaskan tidak ada kenaikan tarif untuk pelanggan air bersih rumah tangga.

PDAM Tirta Musi mencatat selama pandemi covid dan masa bekerja dari rumah, terjadi peningkatan penggunaan air khususnya pada pelanggan rumah tangga.

#pdamtirtamusi #palembang #tagihannaik

Editor : KompasTV Palembang



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:30
DISKON 50% BELANJA BUKU, KAOS, DAN KOMPAS DIGITAL DI GERAI KOMPAS. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/HEMATSATU   RUSIA KIRIM 5 PESAWAT BERISI BANTUAN KEMANUSIAAN KE LEBANON PASCA-LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT   JELANG HUT KE-75 RI, PEMPROV BENGKULU AKAN MEMBERIKAN SANKSI BAGI WARGANYA YANG TAK PASANG BENDERA MERAH PUTIH   PEMKOT AMBON, MALUKU, WAJIBKAN ASN TES "SWAB" SETIAP BULAN GUNA CEGAH KLASTER PERKANTORAN   BUPATI POLEWALI MANDAR, SULBAR, ANDI IBRAHIM MASDAR, BERKANTOR DI TEMPAT TERBUKA KARENA KHAWATIR TERTULAR KORONA   PEKAN DEPAN, SD DAN SMP DI KOTA MALANG AKAN DIBUKA UNTUK SIMULASI MESKI MASIH BERSTATUS ZONA MERAH   SEKRETARIS BAPPEDA KALSEL, HADI PURWANTO, MENINGGAL DUNIA KARENA TERINFEKSI KORONA   KOALISI BURUH MIGRAN BERDAULAT SEBUT BP3TKI MAKASSAR TAK SIAP TAMPUNG RIBUAN TKI YANG DIDEPORTASI DARI MALAYSIA   POLRES DEPOK AKAN BERLAKUKAN SISTEM ELEKTRONIK PADA SEPTEMBER 2020   AKAN MAJU PILKADA, MUHAMAD RESMI MUNDUR DARI JABATAN SEKDA TANGSEL   MENHUB BUDI KARYA SUMADI SEBUT KEMACETAN DI PERKOTAAN SANGAT BERDAMPAK PADA PEREKONOMIAN INDONESIA   PENUTUPAN OPERASI PATUH JAYA, 1.169 PENGENDARA DI KOTA TANGERANG KENA TILANG   POLISI SEBUT PENGENDARA SEPEDA MOTOR JADI PELANGGAR TERBANYAK DALAM OPERASI PATUH JAYA DI JAKARTA TIMUR   SEBANYAK 93 PENGENDARA KENA TEGUR DALAM SOSIALISASI GANJIL-GENAP DI JALAN GUNUNG SAHARI, JAKARTA UTARA