Kompas TV entertainment selebriti

Kritik Kalung Antivirus Corona, Sherina: Ini Virus bukan Nyamuk!

Senin, 6 Juli 2020 | 16:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ramai dibicarakan, kalung antivirus corona menuai banyak kritik dari berbagai pihak.

Tidak ketinggalan selebritas Sherina Munaf yang turut mengkritik soal Kementerian Pertanian (Kementan) yang berencana memproduksi massal kalung antivirus corona (Covid-19).

Baca Juga: Peneliti Senior Eijkman: Bagaimana Mekanisme Kerja Kalung Eucalyptus terhadap Replika Virus?

Ia mempertanyakan soal kalung yang dibuat dari tanaman eucalyptus bisa ampuh mematikan virus corona.

“Kalung antivirus Eucalyptus anti corona mau diproduksi massal? Setahu saya covid-19 itu virus, bukan nyamuk” begitu cuitan Sherina pada Twitternya.

Cuitan tersebut banyak mendapat respon dari warga Twitter, dari yang setuju dengan pendapat Sherina sampai ada yan g mengkoreksi twit tersebut.

Satu akun twitter @gant.ng mengkoreksi twit Sherina

“Covid-19 itu nama penyakitnya, penyebabnya adalah virus SARS-CoV-2. Dan kalung itu adalah sia-sia, hanya menghabiskan uang Negara.” balas akun tersebut.

Sherina dianggap tidak paham karena keliru antara virus corona dan Covid-19.

Menanggapi balasan tersebut, Sherina menerima koreksi dari warga twitter tersebut, namun tetap menekankan kalau (covid-19) yang pasti bukan nyamuk, baik itu virus maupun penyakitnya.

Baca Juga: Lengkap! Penjelasan Kementan Soal Kalung Antivirus Corona

Berlanjut dengan cuitan Sherina yang menunggu jurnal ilmiah soal kalung eucalyptus terhadap virus corona.

Dia berpesan jangan sampai nyawa melayang karena takhayul yang diilmiahkan.

Bagaimana kalau menurut sahabat KompasTV? 

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:33
BMKG IMBAU WARGA JAUHI ZONA MERAH ERUPSI GUNUNG SINABUNG, KABUPATEN KARO, SUMUT   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD: RANCANGAN PERPRES PELIBATAN TNI ATASI TERORISME SUDAH DISAMPAIKAN KE MENKUMHAM DAN DPR   STASIUN GEOFISIKA WAINGAPU, SUMBA TIMUR, SEBUT GEMPA BERMAGNITUDO 5,0 DI SUMBA BARAT DAYA TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI   GEMPA BERMAGNITUDO 5,0 GUNCANG SUMBA BARAT DAYA, NUSA TENGGARA TIMUR, PADA SABTU MALAM   PRABOWO SUBIANTO KEMBALI TUNJUK AHMAD MUZANI SEBAGAI SEKJEN PARTAI GERINDRA PERIODE 2020-2025   MENKO PEREKONOMIAN AIRLANGGA HARTARTO: UMKM DIPRIORITASKAN DALAM UPAYA PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL SAAT PANDEMI   BUPATI BUTON LA BAKRY TERKONFIRMASI POSITIF KORONA DAN TELAH MENJALANI KARANTINA MANDIRI   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD: BANYAK DOKTER MENINGGAL DUNIA DISEBABKAN KELELAHAN DAN STRES SAAT TANGANI PASIEN KORONA   PANDEMI KORONA, PEMPROV DKI MENYATAKAN MASIH KAJI PERLOMBAAN YANG BOLEH DIADAKAN SAAT 17 AGUSTUS   PESANTREN TEBUIRENG JOMBANG, JATIM, MENYATAKAN BELUM BUKA AKSES BAGI PEZIARAH UNTUK MEMASUKI KAWASAN MAKAM GUS DUR   PEMERINTAH AKAN BERIKAN BINTANG JASA 22 TENAGA MEDIS YANG MENINGGAL DUNIA SAAT RAWAT PASIEN KORONA   KSAD JENDERAL TNI ANDIKA PERKASA DITUNJUK SEBAGAI WAKIL KETUA KOMITE PELAKSANA PENANGANAN COVID-19   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD SEBUT KETERLIBATAN TNI DAN POLRI DALAM PENANGANAN COVID-19 SANGAT DIPERLUKAN   HINGGA 8 AGUSTUS 2020, KASUS POSITIF KORONA DI SECAPA AD BERKURANG DARI 1.308 MENJADI 71 ORANG