Kompas TV nasional berita kompas tv

Viral Pria Tendang Pengemudi Ojol, Pelaku Ternyata Positif Konsumsi Narkoba

Senin, 6 Juli 2020 | 15:11 WIB

KOMPAS.TV - Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap pengemudi ojek online yang sempat viral di Pekanbaru.

Menurut polisi, tersangka masih dalam pengaruh narkoba saat kejadian.

Pihak Kepolisian Polresta Pekanbaru, hingga kini masih melakukan pemeriksaan terhadap akbar perdana tersangka penganiayaan pengemudi ojek online di Pekanbaru, Riau.

Selain kasus penganiayaan, saat kejadian tersangka masih terpengaruh narkoba. Karena dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku dinyatakan positif mengonsumsi amfetamin dan meth-amfetamin atau sabu.

Diketahui peristiwa ini terjadi di Jalan Cempaka, Kota Pekanbaru, Riau pada Jum'at, 3 Juli 2020 sekitar pukul 11.00 WIB.

Pria daalam video ini marah dan menendang pengemudi ojol. Dari hasil pemeriksaan sementara pria ini lakukan tindakan kekerasan dan penganiayaan kepada pengemudi ojol karena terjadi perselisihan saat di jalan.

Usai video ini viral, ratusan pengemudi ojol di Pekanbaru menggeruduk rumah terduga pelaku di Jalan Legasari, Bukitraya, Pekanbaru, Riau.

Mereka mengepung rumah terduga pelaku dan meminta pertanggungjawaban.

Akhirnya pihak kepolisian pun mendatangi rumah pelaku dan membawanya ke Polresta Pekanbaru.

Polisi pun menangkap terduga pelaku berinisial AK.

Penulis : Anjani Nur Permatasari


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:52
PERTAMINA PASTIKAN STOK BBM DAN ELPIJI DI MAMUJU DAN MAJENE AMAN, MASYARAKAT DIHARAP TETAP TENANG   BNPB: GUNUNG SEMERU KEMBALI KELUARKAN AWAN PANAS GUGURAN SEJAUH 4,5 KILOMETER   TIONGKOK BANGUN RUMAH SAKIT DENGAN KAPASITAS 1.500 KAMAR UNTUK PASIEN COVID-19 DALAM WAKTU HANYA LIMA HARI   PT PLN (PERSERO) PULIHKAN 552 DARI 872 GARDU LISTRIK TERDAMPAK GEMPA DI SULBAR   BNPB MENYATAKAN AKAN MENGGELAR TES CEPAT ANTIGEN DI TEMPAT PENGUNGSIAN   BMKG PASANG SEISMOMETER, ALAT UNTUK MENGUKUR PERGERAKAN TANAH, DI LOKASI PERGESERAN TANAH DI ACEH BESAR   TIONGKOK SUMBANGKAN 1 JUTA DOSIS VAKSIN KORONA BUATAN SINOVAC KE KAMBOJA   TIM SAR TEMUKAN 8 KORBAN RERUNTUHAN DI RS MANAKARRA DI KABUPATEN MAMUJU, SULBAR, 4 DI ANTARANYA MENINGGAL DUNIA    KOMANDAN LANTAMAL VI MENGATAKAN KRI TONGKOL 813 ANGKUT BANTUAN LOGISTIK UNTUK KORBAN GEMPA SULBAR   PERTAMINA PASTIKAN KEBUTUHAN BBM DAN ELPIJI AMAN PASCA-BANJIR BANDANG DI KALIMANTAN SELATAN    BMKG SEBUT GEMPA BERMAGNITUDO 5,4 BERPUSAT DI PESISIR BARAT LAMPUNG TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI    PEMPROV DKI MENCATAT ADA 3.536 KASUS BARU COVID-19 DI JAKARTA PADA SABTU, 16 JANUARI 2021    SABTU SORE, BASARNAS TERIMA 17 KANTONG JENAZAH KORBAN KECELAKAAN SRIWIJAYA AIR SJ182   KETUA IDI MENILAI MENKES BUDI GUNADI SADIKIN BELUM MAKSIMAL TEKAN PENULARAN COVID-19