Kompas TV nasional berita kompas tv

Usai Lakukan Kekerasan, Penendang Ojol Kini Diamankan dan Diproses Hukum

Senin, 6 Juli 2020 | 06:00 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.TV - Aksi kekerasan yang dilakukan oleh pengguna jalan kepada pengemudi ojek daring di Pekanbaru riau viral di media sosial.

Tak terima rekannya dianiaya, ratusan pengemudi ojek online di Pekanbaru pun menggeruduk rumah pelaku.

Penganiayaan ini berawal ketika korban memberhentikan kendaraannya karena ada seorang ibu yang hendak menyeberang.

Pelaku yang emosi, mendatangi korban dan tiba-tiba menendang korban yang masih berada di atas sepeda motor.

Korban pun terjungkal dan jatuh dari sepeda motornya.

Mengetahui hal ini, rekan korban sesama pengemudi ojek online menggeruduk rumah pelaku.

Massa mencari pelaku dan memintanya untuk bertanggung jawab atas perbuatannya.

Tak hanya menggeruduk rumah pelaku, massa juga mendatangi Mapolresta Pekanbaru.

Mereka meminta polisi untuk menindak tegas pelaku dan segera menangkap peristiwa tersebut.

Untuk menenangkan massa, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang Mu'min Wijaya menemui rekan korban.

Polisi berjanji akan tegas dan bertindak profesional untuk mendalami kasus penganiayaan ini.

Pelaku sudah diamankan dan dibawa ke Mapolresta Pekanbaru. Kombes Nandang Mu'min Wijaya mengatakan bahwa pelaku sudah proses lanjut.

Baca Juga: Fakta Ojol Ditendang Seorang Pria Hingga Terjungkal, Pelaku Ternyata Habis Pakai Narkoba

 

Editor : Fransiska Wijayanti



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:03
BMKG IMBAU WARGA JAUHI ZONA MERAH ERUPSI GUNUNG SINABUNG, KABUPATEN KARO, SUMUT   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD: RANCANGAN PERPRES PELIBATAN TNI ATASI TERORISME SUDAH DISAMPAIKAN KE MENKUMHAM DAN DPR   STASIUN GEOFISIKA WAINGAPU, SUMBA TIMUR, SEBUT GEMPA BERMAGNITUDO 5,0 DI SUMBA BARAT DAYA TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI   GEMPA BERMAGNITUDO 5,0 GUNCANG SUMBA BARAT DAYA, NUSA TENGGARA TIMUR, PADA SABTU MALAM   PRABOWO SUBIANTO KEMBALI TUNJUK AHMAD MUZANI SEBAGAI SEKJEN PARTAI GERINDRA PERIODE 2020-2025   MENKO PEREKONOMIAN AIRLANGGA HARTARTO: UMKM DIPRIORITASKAN DALAM UPAYA PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL SAAT PANDEMI   BUPATI BUTON LA BAKRY TERKONFIRMASI POSITIF KORONA DAN TELAH MENJALANI KARANTINA MANDIRI   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD: BANYAK DOKTER MENINGGAL DUNIA DISEBABKAN KELELAHAN DAN STRES SAAT TANGANI PASIEN KORONA   PANDEMI KORONA, PEMPROV DKI MENYATAKAN MASIH KAJI PERLOMBAAN YANG BOLEH DIADAKAN SAAT 17 AGUSTUS   PESANTREN TEBUIRENG JOMBANG, JATIM, MENYATAKAN BELUM BUKA AKSES BAGI PEZIARAH UNTUK MEMASUKI KAWASAN MAKAM GUS DUR   PEMERINTAH AKAN BERIKAN BINTANG JASA 22 TENAGA MEDIS YANG MENINGGAL DUNIA SAAT RAWAT PASIEN KORONA   KSAD JENDERAL TNI ANDIKA PERKASA DITUNJUK SEBAGAI WAKIL KETUA KOMITE PELAKSANA PENANGANAN COVID-19   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD SEBUT KETERLIBATAN TNI DAN POLRI DALAM PENANGANAN COVID-19 SANGAT DIPERLUKAN   HINGGA 8 AGUSTUS 2020, KASUS POSITIF KORONA DI SECAPA AD BERKURANG DARI 1.308 MENJADI 71 ORANG