Kompas TV regional berita daerah

Gara-gara Tik Tok! 3 Perempuan Ini Ditangkap Polisi Karena Beraksi di Jembatan Suramadu

Minggu, 5 Juli 2020 | 08:04 WIB

KOMPAS.TV - Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, mengamankan  tiga orang  perempuan  yang beraksi pada aplikasi Tik Tok  di Jembatan Suramadu.

Aksi ketiga ibu-ibu ini viral di media sosial.

Aksi tiga ibu-ibu berpakaian kuning , bermain tik tok  sempat viral di media sosial.

Terlihat ketiga ibu-ibu tersebut sedang menari-nari di pinggir jalan jembatan Suramadu, dan dinilai membahayakan.

Aksi ketiganya menuai protes netizen karena dilakukan Jembatan Suramadu dan dinilai membahayakan.

Ketiganya dikenakan sanksi adminstartif , serta wajib membuat pernyataan maaf yang diumumkan di media sosial .

Salah satu dari mereka membacakan surat permohonan maaf tersebut, “dengan ini telah melakukan pelanggaran lalu lintas di atas jembatan tol Suramadu, dan mengganggu ketertiban lalu lintas.

Selanjutnya dengan kesadaran, tidak akan melakukan pelanggaran lalu lintas, dan apabila di kemudian hari melakukan pelanggaran. Saya bersedia diberikan sanksi sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.”

Polisi menyatakan aksi ketiganya dinilai melanggar peraturan lalu lintas.

Menurut AKBP Ganis Setyaningrum , Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, mereka disanksi sesuai aturan UU Lalu Lintas pasal 287 ayat 1 dan 106 ayat 4a dan b.

Penulis : Aleksandra Nugroho


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


KOMPAS SPORT

Barcelona di Ambang Kebangkrutan Total

Selasa, 26 Januari 2021 | 12:08 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:47
ASTRONOM DARI UNIVERSITAS CORNELL TEMUKAN DANAU TERBESAR DI SALAH SATU SATELIT SATURNUS, TITAN   SRI LANKA KEMBALI BUKA PERBATASAN DAN DUA BANDARA INTERNASIONAL UNTUK TURIS ASING DI TENGAH PANDEMI   LAPORAN PBB: DUNIA KEHILANGAN 255 JUTA LAPANGAN PEKERJAAN PADA 2020   DINSOS KOTA LHOKSEUMAWE BENARKAN RATUSAN WARGA ROHINGYA MELARIKAN DIRI DARI TEMPAT PENAMPUNGAN   SEBANYAK 29 ORANG JADI KORBAN SEMBURAN GAS DARI PROYEK GEOTERMAL DI MANDAILING NATAL, SUMUT, 5 DI ANTARANYA TEWAS   PMI BANGUN 2 GUDANG LOGISTIK DARURAT DISTRIBUSI BANTUAN DI MAJENE DAN MAMUJU, SULAWESI BARAT   BUPATI GROBOGAN, JAWA TENGAH, SRI SUMARNI BATAL DISUNTIK VAKSIN KORONA AKIBAT TEKANAN DARAH TINGGI   KADISDUKCAPIL KABUPATEN BOGOR HERDI MENINGGAL DUNIA AKIBAT KORONA   SEBANYAK 3.900 TENAGA KESEHATAN KOTA BEKASI SUDAH DIVAKSIN KORONA   HINGGA 25 JANUARI 2021, PETUGAS TPU JOMBANG, CIPUTAT, TANGSEL, TELAH MAKAMKAN 119 JENAZAH PASIEN KORONA   KEMENHUB TUNGGU IZIN PERSETUJUAN DARI SATGAS COVID-19 SOAL PENGGUNAAN GENOZE BUATAN UGM   EPIDEMIOLOG DICKY BUDIMAN MENILAI PEMALSUAN SURAT HASIL TES KORONA SETARA KORUPSI DI TENGAH PANDEMI   EPIDEMIOLOG GRIFFITH UNIVERSITY AUSTRALIA DICKY BUDIMAN: PEMALSUAN SURAT TES KORONA BISA BERUJUNG KEMATIAN   CIANJUR JADI TUAN RUMAH HARI PERS NASIONAL 2021 UNTUK TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT