Kompas TV internasional kompas dunia

Longsor Sapu Area Tambang Batu Giok, 162 Petambang Tewas

Sabtu, 4 Juli 2020 | 18:40 WIB

MYANMAR, KOMPAS.TV - Bencana tanah longsor menerjang lokasi pertambangan batu giok di Kota Hpakant, negara bagian Kachin Myanmar.

Sebelum longsor menerjang, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur negara bagian Kachin Myanmar Utara.

Hujan deras yang berlangsung dalam durasi cukup lama ini, menjadi pemicu bencana longsor yang melanda wilayah pertambangan batu giok di Kota Hpakant.

Guyuran hujan menyebabkan lokasi pertambangan yang merupakan bukit pasir ini, perlahan tergerus air.

Meski dilanda hujan deras, ratusan petambang masih tetap menjalankan tugasnya untuk mencari batu giok di lokasi ini.

Aktivitas pertambangan batu giok ini juga turut melibatkan sejumlah alat berat.

Para petambang bekerja di lubang galian, tepatnya di tengah bukit pasir yang berada diatas kawah berair.

Hujan yang terus mengguyur wilayah itu, tak menyurutkan para petambang untuk rehat dan berhenti dari pekerjaannya sejenak.

Hujan yang terus mengguyur lokasi pertambangan menyebabkan tanah longsor menerjang wilayah pertambangan batu giok itu.

Longsor berupa gelombang lumpur dan batu menyapu area tambang batu giok.

Insiden ini terjadi saat para petambang masih bekerja.

Alhasil para petambang panik dan berhamburan berupaya menyelamatkan diri dengan berlari ke tempat yang lebih tinggi.

Tim penyelamat beserta relawan langsung dikerahkan ke lokasi.

Sejumlah korban ditemukan dalam operasi pencarian yang dilakukan tim penyelamat gabungan.

Upaya penyelamatan dilakukan sepanjang hari, meski sempat terkendala hujan deras yang melanda wilayah itu.

Tim penyelamat bergotong royong mengangkat para korban dengan rakit dan tandu darurat.

Petugas telah menemukan setidaknya 162 korban tewas di lokasi longsor. Dan lebih dari 50 orang terluka.

Seluruh korban luka langsung dilarikan ke rumah sakit setempat.

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:37
STAF KHUSUS KETUA DEWAN PENGARAH BPIP ROMO BENNY SUSETYO MINTA MASYARAKAT LAPOR JIKA TEMUKAN GERAKAN KOMUNISME    PEMKOT DENPASAR, BALI, KESULITAN CARI HOTEL TEMPAT KARANTINA PASIEN COVID-19   SATPOL PP BANDUNG, JAWA BARAT, KUMPULKAN DENDA RP 47 JUTA DARI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN    WAKIL BUPATI KUBU RAYA, KALBAR, SUJIWO, UMUMKAN DIRINYA TERINFEKSI COVID-19   SOAL IZIN UMRAH, KEMENAG SEBUT PIHAKNYA MASIH MENUNGGU DAN BERKOORDINASI DENGAN PIHAK PERWAKILAN DI KJRI JEDDAH    DITJEN KEMENAG: BELUM ADA KEPASTIAN TERKAIT IZIN KEBERANGKATAN JEMAAH UMRAH INDONESIA   WAGUB DKI SEBUT MOBILITAS WARGA TURUN SELAMA PENERAPAN PSBB   WAGUB DKI SEBUT RUMAH PASIEN COVID-19 YANG JALANI ISOLASI MANDIRI HARUS DIBERI TANDA AGAR PETUGAS DAN MASYARAKAT TAHU   GUBERNUR BANTEN WAHIDIN HALIM MENILAI PEMBERIAN SANKSI SOSIAL BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN TIDAK EFEKTIF   PEMKAB TASIKMALAYA, JAWA BARAT, UNGKAP 86 ORANG TERKONFIRMASI COVID-19 DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN   BUPATI CIREBON IMRON ROSYADI TERBITKAN SURAT EDARAN PENIADAAN TRADISI MAULUDAN AKIBAT PANDEMI COVID-19   KOORDINATOR OPERASIONAL RSD WISMA ATLET: PERSENTASE KESEMBUHAN PASIEN COVID-19 MENINGKAT DARI 71 MENJADI 75 PERSEN   PEMKOT SERANG, BANTEN, SIAPKAN 5 RUMAH SAKIT RUJUKAN COVID-19 SETELAH KASUS POSITIF KORONA MENINGKAT   LIPI: PILKADA SAAT PANDEMI BUKANLAH SIKAP BIJAK DARI PEMERINTAHAN DEMOKRATIS YANG TERBENTUK ATAS KEHENDAK RAKYAT