Kompas TV regional berita daerah

Setelah Dilaporkan Sang Anak, Ibu Lapor Balik Anaknya dengan Kasus Penggelapan!

Sabtu, 4 Juli 2020 | 15:06 WIB

NUSA TENGGARA BARAT, KOMPAS.TV - Seorang ibu, warga Desa Ranggatae, Lombok Tengah dilaporkan anak kandungnya sendiri, dengan tuduhan menggelapkan sepeda motor miliknya.

Namun, sang ibu melaporkan balik anaknya dengan tuduhan penggelapan uang hasil penjualan tanah warisan.

Inilah ibu Kalsum, Warga Desa Pringarate, Lombok Tengah yang sempat dilaporkan anak kandungnya lantaran dianggap menggelapkan sepeda motor, seharga 11 juta rupiah yang dibeli dari hasil penjualan tanah warisan, peninggalan almarhum suami Kalsum.

Didampingi keluarga dan pengacara, Kalsum melaporkan balik anaknya ke Polda Nusa Tenggara Barat.

Ia melaporkan anaknya yang dianggap menggelapkan uang hasil jual beli tanah seharga 240 juta rupiah.

Didampingi keluarga dan pengacara, Kalsum melaporkan balik anaknya ke Polda Nusa Tenggara Barat.

Ia melaporkan anaknya, yang dianggap menggelapkan uang hasil jual beli tanah seharga 240 juta rupiah.

Kapolda NTB, Irjen Polisi Muhammad Iqbal mengatakan belum mengetahui jika bu Kalsum yang semula dilaporkan balik melaporkan anaknya. \

Kapolda juga menegaskan akan menolak laporan sang anak, karena dinilai telah bertentangan dengan hati nurani dan niat baik.

Aksi saling lapor ini bermula dari sikap Mahsun, anak semata wayang dari Kalsum yang melaporkan ibunya lantaran ingin menguasai sepeda motor yang digunakan cucu Kalsum, yang tak lain adalah putri kandung dari Mahsun.

Mahsun melaporkan sang ibu ke Polres Lombok Tengah namun gagal karena Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono menolak laporannya dengan alasan hati nurani, dan penghormatan pada ibu.

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:04
KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN TERUS DORONG PEMBANGUNAN 27 KAWASAN INDUSTRI BARU   SATGAS COVID-19: PERSENTASE KASUS AKTIF DI INDONESIA TERUS MENURUN   GUGUS TUGAS COVID-19 PROVINSI BANTEN SEBUT 70 PERSEN MASYARAKAT SUDAH PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   PANDEMI COVID-19, DINAS KESEHATAN LAMPUNG MINTA PEMBUKAAN BIOSKOP DI ZONA MERAH DIKAJI ULANG   BUPATI BOGOR ADE YASIN TEKANKAN TEMPAT WISATA WAJIB BATASI 50 PERSEN JUMLAH PENGUNJUNG   MENDAG AGUS SUPARMANTO: DAYA SAING EKSPOR PRODUK HALAL INDONESIA TERGANJAL SERTIFIKASI   KEMENTERIAN PERDAGANGAN SEBUT PENGENDALIAN IMPOR PRODUK HALAL JAGA PASAR DOMESTIK   MENAKER IDA FAUZIYAH JAMIN UU CIPTA KERJA TETAP MENYEJAHTERAKAN PEKERJA   KKP: PEMERINTAH TARGETKAN 10 PERSEN DAERAH PERAIRAN NASIONAL JADI KAWASAN KONSERVASI PADA 2030   ANTISIPASI LONJAKAN PASIEN, RSUD SOEDARSO PONTIANAK DIRIKAN TENDA DARURAT UNTUK RUANG IGD   PRESIDEN YAKIN PEREKONOMIAN INDONESIA YANG MENGALAMI KONTRAKSI AKIBAT PANDEMI AKAN SEGERA PULIH   PRESIDEN JOKOWI SEBUT PANDEMI COVID-19 TAK HAMBAT UPAYA REFORMASI STRUKTURAL   KAWAL LALU LINTAS LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER, POLDA METRO JAYA KERAHKAN 749 PERSONEL   SEKDA BALI DEWA MADE INDRA MINTA SATPOL PP AWASI TEMPAT WISATA SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER