Kompas TV nasional berita kompas tv

Kasus Pelecehan Seksual, Polisi: Kedua Mantan Barista Mengaku Mengenal Korban

Sabtu, 4 Juli 2020 | 14:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi menangkap dua mantan barista Starbucks yang melakukan pelecehan seksual dengan mengintip bagian tubuh tamu dari kamera pemantau CCTV.

Setelah melakukan identifikasi lokasi kejadian, serta meminta keterangan karyawan dan manajemen, akhirnya polisi menetapkan satu orang tersangka.

Dalam program Sapa Indonesia Malam, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Wirdhanto Hadicaksono, menyebut tersangka DD, terbukti mengunggah video berbau asusila melalui akun media sosialnya dan terjerat undang-undang informasi dan transaksi elektronik, UU ITE.

Lalu, ketika ditanya terkait perbuatannya yang merekam video dan menyebarkan konten asusila, tersangka masih bungkam.

Diketahui baik DD dan KH, mengenal dan memiliki kedekatan dengan korban, yang merupakan pelanggan di kedai kopi.

Pihak kepolisian mengimbau korban segera melapor, terkait kasus pelecehan seksual yang dialaminya.

Sementara itu, ketua lembaga riset keamanan siber CISSReC, Pratama Dahlian Persadha, menyebut, ada tiga pihak yang salah dalam kasus ini, yakni penyebar video, pengakses kamera pemantau, dan pihak Starbucks karena tidak ada aturan akses kontrol kamera pemantau yang tidak jelas.

Sebelumnya, aksi mantan pegawai kedai kopi di kawasan Sunter Jakarta ini jadi sorotan dan viral di media sosial.

Mereka dengan sengaja mengoperasikan kamera pemantau, untuk mengintip bagian tubuh pelanggan.

Editor : Dea Davina



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:36
KEMENKOP DAN UKM GENCARKAN PELATIHAN DI DAERAH PUSAT LAHIRNYA WIRAUSAHA MUDA   DUKUNG KETAHANAN PANGAN BERBASIS MASYARAKAT PESANTREN, DOMPET DHUAFA SIAPKAN 1.000 HEKTAR SAWAH IRIGASI   ERICK THOHIR HARAP IMUNISASI MASSAL VAKSIN COVID-19 BISA DILAKSANAKAN MULAI FEBRUARI 2021   DUKUNG PEMULIHAN EKONOMI, MENTERI BUMN ERICK THOHIR DORONG PROGRAM DIGITALISASI RANTAI PASOK LOGISTIS   PT PUPUK INDONESIA SIAPKAN 775.704 TON PUPUK NONSUBSIDI UNTUK PENUHI KEBUTUHAN PETANI   ADA SEKOLAH YANG GELAR BELAJAR TATAP MUKA, GUBERNUR JATENG: KALAU BELUM IZIN, SAYA TUTUP   PT BIO FARMA PERKIRAKAN VAKSIN COVID-19 DIPRODUKSI FEBRUARI ATAU MARET 2021    PT BIO FARMA TARGETKAN 1.620 RELAWAN DISUNTIK VAKSIN COVID-19 HINGGA DESEMBER 2020   POLISI: ADA SEORANG SAKSI MENGAKU SEMPAT BERBICARA DENGAN PENEMBAK PENGUSAHA   POLISI TELAH PERIKSA 10 SAKSI TERKAIT PENEMBAKAN SEORANG PENGUSAHA DI ROYAL GADING SQUARE, JAKARTA UTARA   KEMENTERIAN PERDAGANGAN DORONG EKSPOR KOPI INDONESIA KE MEKSIKO   WEBINAR RISET PRAKTIS: SEBUAH PENGANTAR UNTUK KEPUTUSAN STRATEGIS. DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   DONASI BAGI SENIMAN BISA DISALURKAN KE YAYASAN DANA KEMANUSIAAN KOMPAS: 211144228 (BNI) ATAU 0123021433 (BCA)   DONASI 100 HARI KEPERGIAN DIDI KEMPOT MASIH DIBUKA. MARI BANTU SENIMAN YANG TERDAMPAK COVID-19 AGAR TETAP BERTAHAN