Kompas TV nasional wawancara

Ngefans dengan Idola? Ketahui Dulu Soal Celebrity Worship Syndrome

Sabtu, 4 Juli 2020 | 14:21 WIB

KOMPAS.TV - Mobil milik penyanyi dangdut Via Vallen terbakar di depan rumahnya di Desa Kalitengah, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (30/06/2020) dini hari.

Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku adalah penggemarnya dan mengaku sakit hati karena tidak dapat bertemu dengan idolanya.

Kini pelaku pembakaran mobil milik penyanyi Via Vallen telah menjadi tersangka.

Salah satu Inisiator atau Penggagas Sobat Ambyar, Jarkio, sebagai seorang fans, menikmati karya adalah hal yang cukup.

"Untuk fans fanatik saya tidak pernah berpikiran seperti itu. Karena kita cukup ngefans dengan karyanya. Kita menikmati karyanya. Untuk hal lebih detil, kita tidak pernah kepikiran sama sekali," katanya.

Menanggapi hal tersebut, seorang Psikiater bernama Nova Riyanti Yusuf menjelaskan jika dalam dunia psikolog terdapat istilah Celebrity Worship Syndrome, adalah sindrom kekaguman terhadap selebriti.

Sindrom ini bukan sebuah diagnosis, namun ada tahapan seseorang bisa berada dititik tersebut.

Kekaguman paling ringan disebut dengan entertainment social.

"Pikiran obsesive paling ringan itu entertainment social. Jadi misalnya kita kagum dengan dia, dan paling-paling sama temen kita mau bahas, atau punya posternya di kamar," kata Riyanti.

Tahap kekaguman selanjutnya adalah intense personal. Atau obsesi yang berada pada level tengah atau intermediate.

Seseorang akan merasa bahwa selebriti ini adalah miliknya atau soulmate nya. Paling parah akan menyebabkan seseorang mulai meniru gaya atau bahkan melakukan operasi plastik agar terlihat mirip.

Riyanti juga menyebut tahap ketiga yang ekstrem disebut dengan istilah Boarderline Pathology dimana seseorang memiliki sifat erotomania atau sebuah gangguan seseorang merasa dicintai oleh orang lain padahal kenyataanya tidak.

Apakah aksi seperti ini bisa disebut fanatisme berlebihan yang juga dapat disebut sebagai gangguan kejiwaan?

Sementara Via Vallen hanyalah satu dari sekian banyak artis yang mengalami kejadian serupa.

Simak dialog bersama dengan Psikiater Nova Riyanti Yusuf, dan salah satu Inisiator atau Penggagas Sobat Ambyar, Jarkio.

Editor : Reny Mardika



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:52
KEMENKOP DAN UKM GENCARKAN PELATIHAN DI DAERAH PUSAT LAHIRNYA WIRAUSAHA MUDA   DUKUNG KETAHANAN PANGAN BERBASIS MASYARAKAT PESANTREN, DOMPET DHUAFA SIAPKAN 1.000 HEKTAR SAWAH IRIGASI   ERICK THOHIR HARAP IMUNISASI MASSAL VAKSIN COVID-19 BISA DILAKSANAKAN MULAI FEBRUARI 2021   DUKUNG PEMULIHAN EKONOMI, MENTERI BUMN ERICK THOHIR DORONG PROGRAM DIGITALISASI RANTAI PASOK LOGISTIS   PT PUPUK INDONESIA SIAPKAN 775.704 TON PUPUK NONSUBSIDI UNTUK PENUHI KEBUTUHAN PETANI   ADA SEKOLAH YANG GELAR BELAJAR TATAP MUKA, GUBERNUR JATENG: KALAU BELUM IZIN, SAYA TUTUP   PT BIO FARMA PERKIRAKAN VAKSIN COVID-19 DIPRODUKSI FEBRUARI ATAU MARET 2021    PT BIO FARMA TARGETKAN 1.620 RELAWAN DISUNTIK VAKSIN COVID-19 HINGGA DESEMBER 2020   POLISI: ADA SEORANG SAKSI MENGAKU SEMPAT BERBICARA DENGAN PENEMBAK PENGUSAHA   POLISI TELAH PERIKSA 10 SAKSI TERKAIT PENEMBAKAN SEORANG PENGUSAHA DI ROYAL GADING SQUARE, JAKARTA UTARA   KEMENTERIAN PERDAGANGAN DORONG EKSPOR KOPI INDONESIA KE MEKSIKO   WEBINAR RISET PRAKTIS: SEBUAH PENGANTAR UNTUK KEPUTUSAN STRATEGIS. DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   DONASI BAGI SENIMAN BISA DISALURKAN KE YAYASAN DANA KEMANUSIAAN KOMPAS: 211144228 (BNI) ATAU 0123021433 (BCA)   DONASI 100 HARI KEPERGIAN DIDI KEMPOT MASIH DIBUKA. MARI BANTU SENIMAN YANG TERDAMPAK COVID-19 AGAR TETAP BERTAHAN