Kompas TV regional berita daerah

Pemkot Surabaya Siapkan 10.000 Rapid Test Untuk Calon Mahasiswa

Sabtu, 4 Juli 2020 | 13:50 WIB

SURABAYA, KOMPAS.TV - Calon mahasiswa di Surabaya, Jawa Timur, hingga Jumat (03/07/2020) malam antre ikut rapid test di sejumlah rumah sakit.

Mereka rela antre rapid test karena menjadi syarat ikut tes masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Surabaya.

Mereka rela antre karena ujian masuk perguruan tinggi negeri atau UTBK akan berlangsung pada 5 Juli mendatang atau 2 hari lagi.

Salah satu klinik laboratorium kesehatan di wilayah Surabaya selatan ramai dengan calon mahasiswa.

Baru setengah hari membuka layanan rapid test untuk peserta UTBK, lebih dari 40 orang sudah mendaftar.

Pihak laboratorium tak membatasi kuota rapid test, namun untuk mengatasi antrean baru, dilakukan pembatasan pelayanan yakni hingga pukul 20.00 WIB. 

Hasil rapid test ini menjadi syarat mutlak calon mahasiswa yang akan mengikuti UTBK PTN.

Jika hasil rapid test menunjukkan reaktif, terpaksa calon mahasiswa harus melakukan isolasi mandiri dan tidak bisa mengikuti ujian seleksi UTBK di PTN.

Sementara itu Pemkot Surabaya telah menyiapkan 10.000 rapid test untuk para calon mahasiswa baru dan rencananya akan diadakan secara gratis.

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:50
ITALIA PERPANJANG STATUS DARURAT COVID-19 HINGGA AKHIR JANUARI 2021    SATGAS PENANGANAN COVID-19 GANDENG PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA UNTUK PERKUAT SOSIALISASI PROTOKOL KESEHATAN   KEMENSOS BERI BANTUAN BAHAN BANGUNAN RUMAH SENILAI RP 466 JUTA KEPADA 87 KELUARGA KORBAN PUTING BELIUNG DI SUMUT   PRESIDEN JOKOWI INGIN LABUAN BAJO BETUL-BETUL MENJADI KAWASAN PREMIUM    PRESIDEN JOKOWI MINTA PELAKU USAHA KECIL TIDAK MENYERAH DAN TETAP SEMANGAT MESKI PANDEMI COVID-19   JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 SEBUT INDONESIA AJUKAN PERMOHONAN BANTUAN ALAT TES CEPAT BERBASIS ANTIGEN KE WHO   JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19: JANGAN KUCILKAN PASIEN POSITIF, COVID-19 ADALAH PENYAKIT, BUKAN KUTUKAN   ANGGOTA KOMISI III ARSUL SANI SEBUT DPR DAN PEMERINTAH MULAI BAHAS RANCANGAN PERPRES PELIBATAN TNI ATASI TERORISME   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD: PEMERINTAH GUNAKAN PENDEKATAN KOMPREHENSIF, BUKAN PENDEKATAN KEAMANAN   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD MEMBANTAH PEMERINTAH TERAPKAN PENDEKATAN KEAMANAN DI PAPUA   PRESIDEN JOKOWI OPTIMISTIS PARIWISATA INDONESIA AKAN NORMAL KEMBALI SETELAH VAKSIN COVID-19 DISUNTIKKAN    KADIS KESEHATAN DKI: PEMPROV DKI SEDANG BERPROSES MENYIAPKAN 3 WISMA UNTUK TAMPUNG ORANG TANPA GEJALA COVID-19   KADIS KESEHATAN DKI SEBUT 53 PERSEN DARI TOTAL KASUS COVID-19 ADALAH PASIEN TANPA GEJALA   JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19: BIAYA PASIEN COVID-19 DI RS NON-RUJUKAN TIDAK DITANGGUNG PEMERINTAH