Kompas TV nasional kompas petang

Heboh di Media Sosial Soal Ahok dan AHY Diisukan Jadi Menteri

Jumat, 3 Juli 2020 | 19:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Munculnya nama Basuki Tjahaja Purnama dalam bursa reshuffle kabinet mendapat kritikan dari partai oposisi Partai Keadilan Sejahtera.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai sosok kontroversi Ahok hanya akan menjadi beban bagi Presiden Jokowi.

Sementara pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari tidak yakin sosok Basuki Tjahaja Purnama diangkat sebagai menteri dalam reshuffle.

Qodari menilai Ahok memiliki komunikasi publik yang buruk, sehingga dapat menimbulkan kontroversi jika menjabat sebagai menteri.

Sementara Partai Gerindra, yang pernah menjadi partai pendukung sekaligus berseberangan dengan Ahok dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta, menyerahkan sepenuhnya reshuffle kabinet kepada presiden Jokowi.  

Juru bicara Partai Gerindra, habiburokmah menyebut meskipun kami pernah berseberangan dengan Ahok, tapi soal dia masuk bursa menteri kami ngga bisa ikut campur.

Nama lain yang juga beredar sebagai menteri adalah Agus Harimurti Yudhoyono, sebagai menteri koperasi dan UKM. 
AHY mulai terjun ke dunia politik sejak tiga hingga empat tahun terakhir, setelah pensiun dini dari militer.


Pada 2017 lalu, putra Susilo Bambang Yudhoyono ini ikut maju dalam pilkada Jakarta.

Puncak karir politik AHY dimulai tahun ini saat ia terpilih sebagai ketua umum Partai Demokrat, hingga 2025 nanti. Setelah sebelumnya menjadi komandan Satgas untuk pilkada 2018 dan pemilu 2019.
 

Penulis : Merlion Gusti


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:10
PEMPROV DKI JAKARTA SIAP MENGHADAPI BANDING WARGA KORBAN BANJIR JAKARTA 2020   DUKUNG PENANGANAN "STUNTING", KEMENDAGRI BERI AKSES DATA PENDUDUK KE BKKBN   CKOMPOLNAS MEMINTA POLRI TRANSPARAN DALAM PENGAWASAN DAN PEMBINAAN PAM SWAKARSA   MENDAGRI MINTA GUBERNUR PASTIKAN PENINGKATAN CAPAIAN PEMENUHAN HAK ANAK   PEMKAB CIREBON SIAPKAN ANGGARAN RP 1 MILIAR UNTUK OPERASIONAL VAKSINASI DARI BIAYA TIDAK TERDUGA   KEPALA KSP MOELDOKO TEGASKAN KOMITMEN PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI   KEMENKO PMK: MASALAH KONSUMSI ROKOK REMAJA HARUS SEGERA DIATASI   KEMENKO PMK: PEMERINTAH AKAN NAIKKAN HARGA ROKOK DI PASARAN   KEMENTERIAN AGAMA PASTIKAN WAKAF UANG HANYA DIINVESTASIKAN LEWAT PRODUK KEUANGAN SYARIAH   IKATAN DOKTER INDONESIA: KEMATIAN TENAGA MEDIS INDONESIA AKIBAT COVID-19 TIGA BESAR DI DUNIA   SUDINKES JAKARTA SELATAN KLAIM KAMAR PERAWATAN PASIEN COVID-19 MASIH CUKUP   PEMKOT MATARAM, NTB, HENTIKAN SEMENTARA SIMULASI BELAJAR TATAP MUKA, KECUALI SISWA KELAS AKHIR    DINKES: TEMPAT TIDUR ICU UNTUK PASIEN COVID-19 DI JAKARTA BARAT YANG SUDAH DIGUNAKAN CAPAI 92,6 PERSEN    PRESIDEN JOKOWI TARGETKAN ANGKA "STUNTING" DI INDONESIA TURUN MENJADI 14 PERSEN PADA 2024