Kompas TV regional berita daerah

Pembukaan Mal Akan Dilakukan Secara Bertahap

Jumat, 3 Juli 2020 | 15:26 WIB

Manado, Kompas.tv- Jelang pembukaan kembali Mal, Wali kota Manado Vicky Lumentut meninjau salah satu Pusat Belanja untuk melihat kesiapan penerapan Protokol kesehatan. Pemerintah Kota Manado rencananya akan membuka kembali Mal secara bertahap, dengan berbagai persyaratan ketat yang harus dipenuhi pihak Pengelola.

Wali kota Manado Vicky Lumentut bersama Tim Gugus Tugas COVID-19 mengunjungi Manado Town Square.

Wali kota ingin melihat langsung kesiapan pengelola Pusat Belanja terbesar di kota Manado, jelang dibuka kembalinya Mal di tengah Pandemi COVID-19.

Pembukaan mal yang seharusnya dilaksanakan pada 1 Juli lalu sempat tertunda, setelah kota Manado dinyatakan masuk kategori Zona Merah penyebaran COVID-19.

Namun setelah melalui berbagai pertimbangan, Pemerintah kota Manado akhirnya kembali memberi lampu hijau untuk membuka Mal secara bertahap.

Ada 4 tahap yang harus dilalui pengelola Mal, sebelum bisa beroperasi penuh. Pada tahap awal Pemkot Manado hanya mengijinkan 30 persen kapasitas Mal yang beroperasi.

Selain itu, Pemkot juga mengeluarkan sejumlah persyaratan yang harus dipatuhi pihak Pengelola sebelum diijinkan untuk beroperasi.

Wali kota memastikan akan langsung mengijinkan pembukaan Mal jika pengelola memenuhi seluruh persyaratan.

NONTON JUGA : https://www.youtube.com/watch?v=4vMFpjmvc90

Pihak Pengelola Manado Town Square menyatakan siap menyanggupi berbagai persyaratan yang diatur Pemerintah Kota, termasuk syarat Rapid tes bagi seluruh karyawan Mal.

Penutupan Mal di Manado telah berlangsung selama tiga bulan sejak Pandemi COVID-19. Meski jumlah kasus Positif saat ini sudah menembus Seribu pasien, namun desakan pembukaan Mal terus menguat. Salah satu faktornya adalah nasib ribuan pekerja Mal yang dirumahkan akibat Pandemi.

#kompastvmanado #pemkotmanado #pembukaanmal

Yongke Londa Kompas tv Manado

 

Jangan Lupa juga untuk Follow & Subscribe

FB : KOMPASTV MANADO

YT : KOMPASTV MANADO https://www.youtube.com/channel/UCb42zFy64SyII10mfIVEgzg/featured

 

Editor : KompasTV Manado



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:06
HOTLINE KBRI BEIRUT +961 3199 493   TERCATAT 1.447 WNI BERADA DI LEBANON, 1.234 DI ANTARANYA ADALAH PASUKAN KONTINGEN GARUDA   KEMENLU TERUS PANTAU DAN PASTIKAN KONDISI WNI PASCA-LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT, LEBANON   PERANCIS KIRIM 2 PESAWAT MILITER KE BEIRUT UNTUK BANTUAN PENCARIAN DAN PENYELAMATAN PASCA-LEDAKAN BESAR   SEBANYAK 300.000 PENDUDUK KEHILANGAN RUMAH AKIBAT LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT, LEBANON   PRESIDEN LEBANON MICHEL AOUN JANJIKAN PENYELIDIKAN TRANSPARAN ATAS LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT   ISRAEL BANTAH TERLIBAT DALAM LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT, LEBANON   SEBANYAK 30 TENAGA KESEHATAN RSUD SOGATEN, KOTA MADIUN, TES "SWAB" SETELAH 1 DOKTER POSITIF TERINFEKSI KORONA   BUPATI OGAN ILIR, SUMATERA SELATAN, ILYAS PANJI ALAM, SEMBUH DARI KORONA   BUKA PARIWISATA UNTUK TURIS DOMESTIK, PEMPROV BALI FOKUS BANGUN KEPERCAYAAN WISATAWAN DI TENGAH PANDEMI   PENDAKIAN GUNUNG CIREMAI DI WILAYAH KUNINGAN, JABAR, DIBUKA KEMBALI MULAI SABTU, 8 AGUSTUS 2020   KEMENDIKBUD MINTA PEMKOT BEKASI HENTIKAN SIMULASI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR TATAP MUKA DI 6 SEKOLAH   WALI KOTA BEKASI RAHMAT EFFENDI IMBAU WARGANYA TIADAKAN LOMBA 17-AN YANG SIFATNYA MENGUNDANG KERUMUNAN   DINKES DKI JAKARTA INGATKAN MASYARAKAT UNTUK BAHU-MEMBAHU ATASI PANDEMI KORONA