Kompas TV klik360 cerita indonesia

Anies Bakal Denda Yang Tak Sediakan Kantong Ramah Lingkungan

Kamis, 2 Juli 2020 | 14:48 WIB

JAKARTA, KOMPASTV – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlakukan larangan menggunakan kantong plastik di Jakarta saat berbelanja.

Aturan ini mulai berlaku tanggal 1 Juli 2020. Kebijakan ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomo 142 Tahun 2019 yang mengatur tentang kewajiban penggunaan kantong belanja ramah lingkungan.

Anies menambahkan, toko-toko yang tidak menyediakan plastik ramah lingkungan, akan diberikan denda yang tak main-main.

“Ada denda yang bisa bernilai sampai dengan 25 juta rupiah, apabila pusat pertokoan, pasar swalayan, atau pasar rakyat tidak menyiapkan kantong yang ramah lingkungan” ujar Anies saat memberikan konfrensi pers (1/7/2020).

Baca Juga: Anies Larang Gunakan Kantong Plastik di Jakarta, Ini Sederet Pertimbangannya!!

Peraturan ini dibuat menyusul banyaknya penggunaan sampah plastik, khususnya di wilayah DKI Jakarta.

Oleh karena itu, melalui peraturan ini, kesadaran warga akan menggunakan kantong plastik dapat ditingkatkan.

Ke depannya, masyarakat diharapkan untuk dapat menggunakan kantong ramah lingkungan, yang bisa digunakan berkali-kali, sehingga pada saat berbelanja, masyarakat membawa kantong masing-masing.

Editor : Abdur Rahim



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:49
PRESIDEN PERANCIS EMMANUEL MACRON RESMI JADI TUAN RUMAH KONFERENSI VIRTUAL BANTUAN UNTUK LEDAKAN DI BEIRUT, LEBANON   DIRLANTAS POLDA METRO JAYA: PELANGGAR GANJIL-GENAP DI DKI JAKARTA DITILANG MULAI SENIN, 10 AGUSTUS 2020   KORBAN DARI TERSANGKA KASUS "FETISH" KAIN JARIK INGIN PEMERINTAH SEGERA MELAKUKAN PEMBAHASAN & PENGESAHAN RUU PKS   SEKJEN PDI-P HASTO KRISTIYANTO: PILKADA 2020 AKAN JADI STIMULUS PENGGERAK DI TENGAH LESUNYA PEREKONOMIAN   INDIKATOR POLITIK INDONESIA MINTA PENYELENGGARA PEMILU AWASI CALON PETAHANA SOAL PEMBERIAN BANSOS SELAMA PANDEMI   KEMDIKBUD MEMINTA SEKOLAH TERAPKAN KURIKULUM YANG SAMA BAGI SISWA BELAJAR DI RUMAH DAN DI SEKOLAH   FSGI: KEBIJAKAN PEMERINTAH IZINKAN SEKOLAH TATAP MUKA DI WILAYAH ZONA KUNING BERPOTENSI JADI KLASTER BARU KORONA   SATGAS COVID-19 JAWA TIMUR AKAN TUNGGU WILAYAH MENJADI ZONA HIJAU SEBELUM MEMBUKA SEKOLAH TATAP MUKA   KEPALA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO BERHARAP PIHAK TERKAIT PILIH ORANG YANG TEPAT UNTUK EDUKASI & SOSIALISASI MASKER   KEPALA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO SEBUT ANGKA KESADARAN MENGGUNAKAN MASKER DI INDONESIA MASIH RENDAH   KABUPATEN KULON PROGO, YOGYAKARTA MENCATAT KASUS KEMATIAN PERTAMA AKIBAT KORONA   PENGADILAN NEGERI SURABAYA TUTUP PELAYANAN SELAMA DUA PEKAN SETELAH TUJUH ASN POSITIF KORONA   GUBERNUR SUMSEL: SEMUA PASIEN KONTAK ERAT & KASUS SUSPEK AKAN MENJALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH MASING-MASING   GUBERNUR SUMSEL: MULAI 31 AGUSTUS 2020, WISMA ATLET JAKABARING PALEMBANG TAK LAGI RAWAT PASIEN KORONA