Kompas TV nasional kesehatan

7 Langkah Protokol Kesehatan Menurut Dokter Reisa Saat Bepergian Gunakan Transportasi Umum

Kamis, 2 Juli 2020 | 10:25 WIB
7-langkah-protokol-kesehatan-menurut-dokter-reisa-saat-bepergian-gunakan-transportasi-umum
Ilustrasi transportasi darat sebagai jalur kendaraan pribadi dan umum tengah padati tol Bekasi, Jawa Barat (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Jika Anda hendak berpergian menggunakan transportasi umum di tengah pandemi Covid-19, maka perhatikanlah 7 langkah protokol kesehatan ini.

Baca Juga: Jadikan Sepeda Sebagai Alat Transportasi di Jakarta, Pemprov DKI Siap Tambahkan Fasilitas Jalurnya

Tim Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro mengungkapkan 7 langkah protokol kesehatan bagi yang akan bepergian itu dalam siaran pers, Rabu (1/7/2020).

Tujuh protokol kesehatan itu untuk memastikan agar masyarakat tetap produktif dan aman dari Covid-19 saat bepergian.

Adapun 7 langkah protokol kesehatan bagi penumpang transportasi umum yang dimaksud antara lain:

  1. Pertama, memastikan diri dalam kondisi yang sehat. Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek atau nyeri tenggorokan atau bahkan sesak napas, tetaplah di rumah.
  2. Kedua, masyarakat disarankan menggunakan kendaraan umum yang berpenumpang terbatas apabila benar-benar memerlukan transportasi umum.
  3. Ketiga, masyarakat wajib menggunakan masker saat melakukan perjalanan dan selama berada di moda transportasi. 
  4. Keempat, menjaga kebersihan tangan dengan sering cuci tangan atau minimal menggunakan hand sanitizer.
  5. Kelima, masyarakat diminta menghindari menyentuh area wajah, seperti mata hidung dan mulut, terutama kalau tangan kotor.
  6. Keenam, masyarakat diminta tetap memperhatikan jaga jarak aman minimal satu meter dengan orang lain.
  7. Ketujuh, jika kondisi kendaraan umum padat dan penerapan jaga jarak sulit diterapkan, penggunaan pelindung wajah atau face shield bersama masker sangat direkomendasikan sebagai perlindungan tambahan.

Baca Juga: Satgas Perketat Protokol Kesehatan Transportasi Laut

Menurut Reisa, berdasarkan survei sosial demografi dampak Covid-19 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS), terungkap sebanyak 82,5 persen responden memilih opsi selain transportasi umum ketika bepergian di tengah pandemi. 

Editor : Deni Muliya

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:23
TIMNAS U-16 INDONESIA KALAH MELAWAN UNI EMIRAT ARAB DENGAN SKOR 0-4 DALAM LAGA UJI COBA DI DUBAI   PBB: HONDURAS SEBAGAI NEGARA KE-50 YANG MELAKUKAN RATIFIKASI PERJANJIAN LARANGAN SENJATA NUKLIR   PBB: 50 NEGARA MELAKUKAN RATIFIKASI PERJANJIAN LARANGAN SENJATA NUKLIR   MENKES AFGHANISTAN SEBUT SEBAGIAN BESAR KORBAN LEDAKAN BOM BUNUH DIRI DI KABUL ADALAH PELAJAR BERUSIA 15-26 TAHUN   SEBANYAK 18 ORANG MENINGGAL DUNIA AKIBAT BOM BUNUH DIRI MELEDAK DI KABUL, AFGHANISTAN   SEBANYAK 8 PELAJAR TEWAS DALAM TRAGEDI PENEMBAKAN DI SEKOLAH MOTHER FRANCISCA COLLEGE DI KUMBA, KAMERUN   PIMPINAN SAMSUNG ELECTRONICS LEE KUN-HEE MENINGGAL DUNIA DI USIA 78 TAHUN   MANTAN KEPALA DESA BONTOBAJI, BULUKUMBA, SULSEL, AHMAD ASBAK DITAHAN ATAS DUGAAN KORUPSI DANA DESA RP 387 JUTA   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY AKUI ROKOK PENGHASIL DEVISA TERTINGGI NEGARA TETAPI SEBABKAN KERUGIAN KESEHATAN   SEBANYAK 373.745 ORANG MASUK DAFTAR HITAM KARTU PRAKERJA KARENA TIDAK MEMBELI PELATIHAN PERTAMA   SATLANTAS POLRES BOGOR AKAN BERLAKUKAN SISTEM SATU ARAH DI JALUR PUNCAK SECARA SITUASIONAL PADA AKHIR PEKAN INI   ANTISIPASI BEGAL, POLRES JAKARTA SELATAN GELAR PATROLI DI JALUR SEPEDA SAAT AKHIR PEKAN   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN PERPANJANG MASA PENERAPAN PSBB TRANSISI HINGGA 8 NOVEMBER 2020   MENAKER IDA FAUZIYAH JAMIN UU CIPTA KERJA TETAP SEJAHTERAKAN BURUH