Kompas TV entertainment selebriti

Mobil Via Vallen Dibakar, Doa Netizen: Semoga Banyak Rezeki dan Mampu Beli Helikopter

Kamis, 2 Juli 2020 | 08:53 WIB
mobil-via-vallen-dibakar-doa-netizen-semoga-banyak-rezeki-dan-mampu-beli-helikopter
Mobil Alphard Via Vallen Dibakar (Sumber: Instagram/viavallen)

KOMPASTV - Setiap musibah yang tengah dialami, kerap kali ada doa yang terpanjat bahwa selalu ada hikmah di balik semua cobaan. Mungkin hal ini yang sedang dialami Via Vallen yang bersedih lantaran mobil Alphard yang dibeli dengan hasil jerih payahnya selama ini telah menjadi rongsokan karena hangus dibakar oleh oknum fans yang sakit hati.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, mengungkap motif pelaku pembakar mobil milik penyanyi Via Vallen.

Dari hasil pemeriksaan pelaku mengaku sakit hati, karena jengkel dan tersinggung kepada keluarga Via Vallen yang tak mau menerima dirinya untuk bertemu dengan sang idola.

"Si pelaku ini menginginkan untuk bisa ketemu, untuk bisa bertatap muka dengan Via, sudah diupayakan dua kali, tapi pengakuan pelaku tidak bisa ketemu dengan Via Vallen," ujar Sumardji.

Pelaku diketahui meninggalkan pekerjaannya di Cikarang sebagai buruh serabutan, dan terpaksa harus menumpang truk ke Sidoarjo hanya untuk bertemu sang idola.

Dalam unggahan terbaru di akun Instagramnya, Rabu (1/7/2020) Via Vallen bercerita bagaimana jerih payahnya membeli mobil Alphard tersebut.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by (@viavallen) on

"Dulu pas rame-ramenya job off air aku jarang banget dirumah dan kurang istirahat karena harus pindah tempat. Menempuh perjalanan darat, laut, udara yang hampir setiap hari. Ahamdulillah uangnya terkumpul, aku beli mobil ini cash + aku asuransikan 2 tahun," ucap Via Vallen dalam caption.

Editor : Ade Indra Kusuma

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:11
DISKON 50% BELANJA BUKU, KAOS, DAN KOMPAS DIGITAL DI GERAI KOMPAS. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/HEMATSATU   RUSIA KIRIM 5 PESAWAT BERISI BANTUAN KEMANUSIAAN KE LEBANON PASCA-LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT   JELANG HUT KE-75 RI, PEMPROV BENGKULU AKAN MEMBERIKAN SANKSI BAGI WARGANYA YANG TAK PASANG BENDERA MERAH PUTIH   PEMKOT AMBON, MALUKU, WAJIBKAN ASN TES "SWAB" SETIAP BULAN GUNA CEGAH KLASTER PERKANTORAN   BUPATI POLEWALI MANDAR, SULBAR, ANDI IBRAHIM MASDAR, BERKANTOR DI TEMPAT TERBUKA KARENA KHAWATIR TERTULAR KORONA   PEKAN DEPAN, SD DAN SMP DI KOTA MALANG AKAN DIBUKA UNTUK SIMULASI MESKI MASIH BERSTATUS ZONA MERAH   SEKRETARIS BAPPEDA KALSEL, HADI PURWANTO, MENINGGAL DUNIA KARENA TERINFEKSI KORONA   KOALISI BURUH MIGRAN BERDAULAT SEBUT BP3TKI MAKASSAR TAK SIAP TAMPUNG RIBUAN TKI YANG DIDEPORTASI DARI MALAYSIA   POLRES DEPOK AKAN BERLAKUKAN SISTEM ELEKTRONIK PADA SEPTEMBER 2020   AKAN MAJU PILKADA, MUHAMAD RESMI MUNDUR DARI JABATAN SEKDA TANGSEL   MENHUB BUDI KARYA SUMADI SEBUT KEMACETAN DI PERKOTAAN SANGAT BERDAMPAK PADA PEREKONOMIAN INDONESIA   PENUTUPAN OPERASI PATUH JAYA, 1.169 PENGENDARA DI KOTA TANGERANG KENA TILANG   POLISI SEBUT PENGENDARA SEPEDA MOTOR JADI PELANGGAR TERBANYAK DALAM OPERASI PATUH JAYA DI JAKARTA TIMUR   SEBANYAK 93 PENGENDARA KENA TEGUR DALAM SOSIALISASI GANJIL-GENAP DI JALAN GUNUNG SAHARI, JAKARTA UTARA