Kompas TV bisnis kompas bisnis

Bisnis Penerbangan Kala Pandemi Covid-19

Rabu, 1 Juli 2020 | 21:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Akibat pandemi corona banyak jadwal penerbangan terpaksa dibatalkan.

Meski pihak maskapai menjajikan untuk mengambalikan uang tiket, namun prosesnya tidaklah mudah.

Akibat pandemi corona, banyak sekali penerbangan yang akhirnya dibatalkan. 

Pihak maskapai berjanji untuk mengembalikan uang tiket kepada konsumen. 

Namun kenyataannya proses refund tidak berjalan lancar.
Sejumlah warga net pun mencuit.

Calon penumpang, tak kunjung menerima pengembalian alias "Refund" uang tiket penerbangan, dari agen perjalanan online.

Seorang calon penumpang mengaku harus menempuh perjuangan panjang hingga seratus hari. 

Sebelumnya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk siap menerapkan protokol tatanan normal baru atau new normal dalam setiap penerbangan ke depan. 

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, salah satu protokol yang pasti akan diterapkan adalah physical distancing. 

Penerapan physical distancing akan dilakukan sejak proses pengecekan kelengkapan data hingga penumpang berada di dalam kabin pesawat. Hal tersebut berpotensi meningkatkan harga tiket pesawat

"Kalau distancing ini dipastikan dilakukan tentu kita harus review harga dari penerbangan tersebut," ujarnya dalam sebuah diskusi virtual, Selasa (2/6/2020).

Penulis : Merlion Gusti


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:32
PERTAMINA PASTIKAN STOK BBM DAN ELPIJI DI MAMUJU DAN MAJENE AMAN, MASYARAKAT DIHARAP TETAP TENANG   BNPB: GUNUNG SEMERU KEMBALI KELUARKAN AWAN PANAS GUGURAN SEJAUH 4,5 KILOMETER   TIONGKOK BANGUN RUMAH SAKIT DENGAN KAPASITAS 1.500 KAMAR UNTUK PASIEN COVID-19 DALAM WAKTU HANYA LIMA HARI   PT PLN (PERSERO) PULIHKAN 552 DARI 872 GARDU LISTRIK TERDAMPAK GEMPA DI SULBAR   BNPB MENYATAKAN AKAN MENGGELAR TES CEPAT ANTIGEN DI TEMPAT PENGUNGSIAN   BMKG PASANG SEISMOMETER, ALAT UNTUK MENGUKUR PERGERAKAN TANAH, DI LOKASI PERGESERAN TANAH DI ACEH BESAR   TIONGKOK SUMBANGKAN 1 JUTA DOSIS VAKSIN KORONA BUATAN SINOVAC KE KAMBOJA   TIM SAR TEMUKAN 8 KORBAN RERUNTUHAN DI RS MANAKARRA DI KABUPATEN MAMUJU, SULBAR, 4 DI ANTARANYA MENINGGAL DUNIA    KOMANDAN LANTAMAL VI MENGATAKAN KRI TONGKOL 813 ANGKUT BANTUAN LOGISTIK UNTUK KORBAN GEMPA SULBAR   PERTAMINA PASTIKAN KEBUTUHAN BBM DAN ELPIJI AMAN PASCA-BANJIR BANDANG DI KALIMANTAN SELATAN    BMKG SEBUT GEMPA BERMAGNITUDO 5,4 BERPUSAT DI PESISIR BARAT LAMPUNG TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI    PEMPROV DKI MENCATAT ADA 3.536 KASUS BARU COVID-19 DI JAKARTA PADA SABTU, 16 JANUARI 2021    SABTU SORE, BASARNAS TERIMA 17 KANTONG JENAZAH KORBAN KECELAKAAN SRIWIJAYA AIR SJ182   KETUA IDI MENILAI MENKES BUDI GUNADI SADIKIN BELUM MAKSIMAL TEKAN PENULARAN COVID-19