Kompas TV regional update corona

Mau Adakan Resepsi Pernikahan? Begini Protokolnya di New Normal

Rabu, 1 Juli 2020 | 18:31 WIB

TRENGGALEK, KOMPAS.TV - Di masa menjelang tatanan normal baru, hajatan pernikahan kini diizinkan untuk kembali digelar.

Penerapan protokol kesehatan pun menjadi syarat utama.

Merespons aturan ini, paguyuban pengusaha penyedia jasa dan perlengkapan pesta di Trenggalek, Jawa Timur, menggelar simulasi resepsi pernikahan ala tatanan normal baru atau new normal.

Simulasi digelar di pendopo Kabupaten Trenggalek dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sebelum acara dimulai, tim satgas Covid-19 desa terlebih dulu menyemprot lokasi hajatan dengan disinfektan.

Pada simulasi ini, sebelum masuk ke area resepsi, para tamu dicek suhu tubuh, mengisi buku tamu, dan menggunakan cairan pembersih tangan.

Tempat duduk juga sudah diatur agar berjarak satu sama lain dan tidak diperkenankan berjabat tangan. 

Kedua mempelai mengenakan pelindung wajah. 

Sejumlah anggota keluarga dan panitia acara seperti petugas katering menggunakan sarung tangan.

Setiap tamu wajib menggunakan masker.

Penggunaan masker akan disosialisasikan melalui kartu undangan.

Di sejumlah tempat di area acara akan dipasang sosialisasi tata tertib, mulai dari imbauan protokol kesehatan hingga larangan berswafoto.

Sesi foto bersama yang tetap menjaga jarak juga akan diterapkan di acara resepsi ala "new normal ini".

Untuk menghindari kerumunan, kehadiran para tamu dibagi ke dalam beberapa sesi.

Satu sesi dibatasi hanya untuk 30 tamu.

Diharapakan para tamu datang ke acara sesuai dengan waktu yang tertera di kartu undangan.

Makanan tidak akan disediakan secara prasmanan.

Semua bentuk makanan sudah dikemas untuk langsung dibawa pulang oleh tamu.

Simulasi pernikahan dengan protokol kesehatan ini diharapkan bisa menjadi pegangan bagi warga yang bermaksud menggelar pernikahan.

Tim satgas Covid-19 di tingkat desa akan menjadi pengawas yang akan memantau dan memandu agar keseluruhan acara benar-benar menjalankan protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19.

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:04
SEORANG PASIEN POSITIF KORONA TEWAS SETELAH MELONCAT DARI LANTAI 12 DI RS ROYAL PRIMA MEDAN, SUMUT   MENTERI BUMN ERICK THOHIR ANGKAT WAHYU SUPARYONO GANTIKAN SONNY WIDJAJA SEBAGAI DIRUT ASABRI   BKN PASTIKAN PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG CPNS UJIAN DI WILAYAH MASING-MASING GUNA CEGAH PENYEBARAN KORONA   ANGGOTA POLSEK BANDARA SUPADIO PONTIANAK DIPERIKSA MABES POLRI DAN PROPAM POLDA KALBAR TERKAIT DJOKO TJANDRA   POLRI: SIDANG ETIK BRIGJEN PRASETIJO UTOMO DIGELAR SETELAH PERKARA PIDANANYA INKRAH   BPOM MINTA MASYARAKAT WASPADAI OBAT YANG DIKLAIM DAPAT SEMBUHKAN KORONA   PEMERINTAH BENTUK PROGRAM UNTUK KAMPANYEKAN PENGGUNAAN MASKER DI TENGAH PANDEMI   TERIMA 1.346 ADUAN TERKAIT BANSOS, OMBUDSMAN SARANKAN PEMERINTAH PERBAIKI DATA   WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT PEMERINTAH FOKUS JAGA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI TENGAH PANDEMI   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 6.912 POSITIF, 4.220 SEMBUH, 216 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 9.987 POSITIF, 6.935 SEMBUH, 329 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 10.036 POSITIF, 6.135 SEMBUH, 680 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI DKI JAKARTA: 23.380 POSITIF, 14.760 SEMBUH, 888 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 23.829 POSITIF, 16.267 SEMBUH, 1.799 MENINGGAL DUNIA