Kompas TV regional berita daerah

Fakta! Pembakar Mobil Via Vallen Ternyata Penggemarnya

Rabu, 1 Juli 2020 | 18:31 WIB

SIDOARJO, KOMPAS.TV - Polisi telah menetapkan tersangka pembakaran mobil milik penyanyi Via Vallen.

Tersangka berinisial P (41) asal Medan yang merupakan buruh serabutan nekat untuk membakar mobil mewah milik Via dengan alasan kesal dan tersinggung kepada keluarga Via yang tak mau menerima dirinya bertemu dengan sang idola.

Hingga siang ini, Rabu (01/07/2020), pelaku pembakaran mobil mewah milik Via Vallen masih terus menjalani pemeriksaan oleh jajaran Kepolisian Polresta Sidoarjo.

Polisi pun telah menaikkan status pelaku pembakaran mobil Via Vallen menjadi tersangka pembakar dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi mendapati bahwa motif pelaku yang merupakan buruh serabutan di Cikarang, nekat membakar mobil Via Vallen, lantaran tersangka kesal dan tersinggung atas ucapan keluarga Via Vallen yang tidak memberikan waktu untuk bertemu.

Padahal dirinya sudah 10 hari terpaksa harus tidur dan makan ala kadarnya karena tak memiliki sanak saudara di Sidoarjo hanya demi bertemu sang idola.

Selain itu pelaku juga menulis kalimat di tembok rumah Via Vallen yang berisi tentang ungkapan sakit hati.

Editor : Merlion Gusti



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:52
SEORANG PASIEN POSITIF KORONA TEWAS SETELAH MELONCAT DARI LANTAI 12 DI RS ROYAL PRIMA MEDAN, SUMUT   MENTERI BUMN ERICK THOHIR ANGKAT WAHYU SUPARYONO GANTIKAN SONNY WIDJAJA SEBAGAI DIRUT ASABRI   BKN PASTIKAN PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG CPNS UJIAN DI WILAYAH MASING-MASING GUNA CEGAH PENYEBARAN KORONA   ANGGOTA POLSEK BANDARA SUPADIO PONTIANAK DIPERIKSA MABES POLRI DAN PROPAM POLDA KALBAR TERKAIT DJOKO TJANDRA   POLRI: SIDANG ETIK BRIGJEN PRASETIJO UTOMO DIGELAR SETELAH PERKARA PIDANANYA INKRAH   BPOM MINTA MASYARAKAT WASPADAI OBAT YANG DIKLAIM DAPAT SEMBUHKAN KORONA   PEMERINTAH BENTUK PROGRAM UNTUK KAMPANYEKAN PENGGUNAAN MASKER DI TENGAH PANDEMI   TERIMA 1.346 ADUAN TERKAIT BANSOS, OMBUDSMAN SARANKAN PEMERINTAH PERBAIKI DATA   WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT PEMERINTAH FOKUS JAGA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI TENGAH PANDEMI   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 6.912 POSITIF, 4.220 SEMBUH, 216 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 9.987 POSITIF, 6.935 SEMBUH, 329 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 10.036 POSITIF, 6.135 SEMBUH, 680 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI DKI JAKARTA: 23.380 POSITIF, 14.760 SEMBUH, 888 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 23.829 POSITIF, 16.267 SEMBUH, 1.799 MENINGGAL DUNIA