HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV regional berita daerah

Hari Bhayangkara ke-74, Dari Bedah Rumah Sampai SIM Gratis

Rabu, 1 Juli 2020 | 16:06 WIB

KOMPAS.TV - Hari Bhayangkara tahun ini diperingati personel kepolisian di daerah dengan beragam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, polisi melakukan bedah rumah bagi keluarga kurang mampu.

Mama Maria Adolpa Nukak tak kuasa menahan haru saat menyaksikan rumahnya yang dulu tak layak huni, kini berubah jadi rumah permanen yang bagus dan bersih.

Janda dari kelompok kurang mampu ini menerima kunci rumah dari Kapolres Sikka.

Baca Juga: Hari Bhayangkara ke-74, Ketua DPR Minta Polri Bersikap Adil Agar Dipercaya Publik

Bersama anaknya yang punya keterbatasan fisik, Maria Adolpa jadi penerima program bedah rumah Polres Sikka.

Dana program bedah rumah merupakan hasil sumbangan personel kepolisian.

Bedah rumah jadi bentuk kepedulian polisi yang ingin merayakan hari Bhayangkara sambil berbagi.

Apalagi banyak warga seperti Maria Adolpa di sekitar mereka yang butuh bantuan.

Di Bandung, Jawa Barat, Hari Bhayakara tahun ini diperingati personel Satlantas Polresta Bandung dengan menggratiskan pembuatan dan perpajangan SIM A dan SIM C.

Tapi program itu hanya untuk warga yang lahir tepat tanggal 1 Juli.

Baca Juga: SIM Gratis Membludak, Jumlah Pemohon Baru dan Perpanjangan Dibatasi

Beberapa warga yang beruntung di antaranya Fitri Sulastri dan Sri Rahayu.

Keduanya mendapatkan kado istimewa karena tanggal lahir mereka sama dengan Hari Bhayangkara.

Program SIM gratis tidak cuma berlangsung di Bandung tetapi juga sejumlah daerah di Indonesia.

Meski gratis, warga yang berhak menerima kado istimewa ini tentu tetap wajib mengikuti prosedur pembuatan SIM yang berlaku.

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
09:01
AHMAD RIZA PATRIA MINTA PIHAK RUMAH SAKIT SWASTA TAK PASANG HARGA "RAPID TEST" & "SWAB TEST" DENGAN HARGA TINGGI    WAGUB DKI JAKARTA AHMAD RIZA PATRIA DUKUNG KEMENKES YANG MENETAPKAN BIAYA "RAPID TEST" RP 150.000    PENELITI PERLUDEM FADHLI RAMADHANI: TINGKAT PARTISIPASI DALAM PILKADA 2020 SULIT MENINGKAT KARENA PANDEMI KORONA   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: KAPASITAS INDUSTRI LOKAL MASIH TERBATAS PRODUKSI ALAT TES DIAGNOSIS CEPAT KORONA   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 TEGASKAN MASKER JADI KUNCI UNTUK MENCEGAH PENULARAN KORONA LEWAT UDARA    GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19: UDARA DINGIN & RUANG TERTUTUP TINGKATKAN POTENSI PENULARAN KORONA LEWAT UDARA    IKUT JEMPUT ETY TOYYIB DI BANDARA, PIMPINAN MPR JAZILUL FAWAID JALANI TES PCR DAN DINYATAKAN NEGATIF KORONA    TENAGA KERJA INDONESIA YANG LOLOS DARI HUKUMAN MATI DI ARAB SAUDI, ETY BINTI TOYYIB, DINYATAKAN POSITIF KORONA   POLDA METRO JAYA: SATU ANGGOTA POLSEK TAMBUN MENINGGAL KARENA KORONA BERSTATUS ORANG TANPA GEJALA (OTG)    WALI KOTA SUKABUMI ACHMAD FAHMI SEBUT SEKOLAH TATAP MUKA BELUM BISA DILAKSANAKAN 13 JULI 2020    WAKIL KETUA MPR LESTARI MOERDIJAT SEBUT DISIPLIN MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN HARUS JADI KEBIASAAN BARU   JUBIR PEMERINTAH ACHMAD YURIANTO AKUI DIKSI "NEW NORMAL" SALAH, GANTI DENGAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL: JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DI SEKOLAH CALON PERWIRA ANGKATAN DARAT 1.200 ORANG   AHLI EPIDEMIOLOGI WINDHU PURNOMO: KASUS POSITIF KORONA MENINGKAT KARENA PELAKSANAAN TES COVID-19 SEMAKIN MASIF