Kompas TV regional berita daerah

Kisah Difabel Perajin Rotan Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Rabu, 1 Juli 2020 | 13:41 WIB

KUPANG, KOMPAS.TV - Yenti Selus, pria paruh baya asal Desa Golo Ndele, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur adalah seorang difabel yang merupakan perajin anyaman rotan sejak 2015 silam.

Meski mengalami keterbatasan fisik, ia tak pernah putus asa untuk terus berkarya demi menafkahi isteri dan 2 orang anaknya.

Dengan keterbatasan fisik yang dimilikinya sejak lahir, Yenti selalu dibantu sang isteri dan keluarga untuk mencari rotan di hutan. Disamping itu isterinya juga mencari penghasilan tambahan dengan menjual komoditi seperti, kemiri dan kakao yang diperoleh dari kebun.

Saban hari pria yang akrab disapa Selus tersebut, menganyam rotan membentuk aneka barang seperti, topi, tas, piring, vas bunga, tudung saji, dan tempat nasi. 

Harga pasarannya  dibandrol mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Dari hasil kerajinannya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di dalam keluarga. Namun pandemi covid-19 sangat berdampak pada penghasilannya.  

"Saat pandemi corona sekarang, saya jadi sulit mengirim barang ke pelanggan. Selain itu kalau dikirim pun harga pengiriman sangat mahal," ucap Selus.

Karena itu ia berharap, ada intervensi dari pemerintah tingkat desa ataupun kabupaten sehingga usahanya bisa berjalan lancar.

Selus juga mengaku, meski sudah menggeluti usahanya selama 5 tahun belakangan, namun dirinya masih kesulitan modal guna mengembangkan usahanya tersebut. 

Ia berharap, pemerintah bisa membantu memberi akses dana segar, agar usahanya tidak kolaps di tengah pandemi covid-19 saat ini.

#PriaDifabel #PerajinRotan #ButuhBantuan

Editor : KompasTV Kupang



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:46
PEMPROV RIAU CABUT STATUS SIAGA DARURAT KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN YANG BERLANGSUNG SELAMA 9 BULAN    MENTERI LHK SITI NURBAYA APRESIASI SATGAS KARHUTLA YANG BERHASIL MENEKAN ANGKA KEBAKARAN SAAT PANDEMI COVID-19   GUBERNUR JATIM KHOFIFAH INDAR PARAWANSA IMBAU LANSIA DAN PEMILIK PENYAKIT KOMORBID DI RUMAH SAJA SAAT LIBUR PANJANG   MAJELIS HAKIM TOLAK EKSEPSI TERDAKWA DJOKO TJANDRA DALAM KASUS SURAT JALAN PALSU   WALI KOTA SURABAYA TRI RISMAHARINI IMBAU WARGANYA TIDAK BEPERGIAN KE LUAR KOTA SELAMA LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER   HARI INI, PT KAI MEMBERANGKATKAN 9.374 PENUMPANG DARI STASIUN GAMBIR, STASIUN PASAR SENEN, DAN STASIUN JAKARTA KOTA   KPK MINTA PIHAK ISTANA LAPORKAN PENERIMAAN GRATIFIKASI SEPEDA LIPAT JIKA ITU DITUJUKAN KE PRESIDEN JOKOWI   ANTISIPASI LA NINA DI INDONESIA, WALI KOTA SOLO FX RUDYATMO IMBAU WARGANYA TIDAK BERTEDUH DI BAWAH POHON TUA   LUNCURKAN E-VISA, MENKUMHAM YASONNA LAOLY: INDONESIA SIAP JADI TUJUAN INVESTASI   KEMENKUMHAM LUNCURKAN APLIKASI VISA "ONLINE" ATAU E-VISA BAGI WARGA NEGARA ASING YANG HENDAK MASUK KE INDONESIA   JELANG LIBUR PANJANG, JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 IMBAU MASYARAKAT BERAKTIVITAS DI RUMAH    HINGGA 27 OKTOBER 2020, PEMERINTAH PERIKSA 4.388.995 SPESIMEN COVID-19   KEMLU TELAH MEMANGGIL DUBES PERANCIS UNTUK INDONESIA, OLIVIER CHAMBARD, SOAL PERNYATAAN PRESIDEN EMMANUEL MACRON   MENLU RETNO MARSUDI: INDONESIA KECAM PERNYATAAN PRESIDEN PERANCIS EMMANUEL MACRON YANG MENGHINA AGAMA ISLAM