HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional peristiwa

Diduga Langgar PSBB, Rhoma Irama: Saya Kira Ini Acara Sudah Berizin

Rabu, 1 Juli 2020 | 13:30 WIB

BOGOR, KOMPAS.TV - Lantunan musisi Rhoma Irama pada acara hajatan di Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,  memicu reaksi pemerintah Kabupaten Bogor.

Rhoma Irama dituding melanggar aturan pembatasan social hingga Pemkab Bogor akan membawa kasus ini ke ranah hukum.

Dalam program Sapa Indonesia Malam kemarin, Minggu (30/06/2020), Rhoma Irama mengklarifikasi bahwa ia hanya datang sebagai tamu undangan, dan bukan sebagai penampil konser.

Banyaknya karangan bunga ucapan selamat polisi dan massa yang berkumpul, Rhoma beranggapan bahwa ini acara seizin pemerintah.

"Saya tidak ngerti itu, image saya bahwa dengan kerumunan orang yang banyak, dengan adanya petugas polisi, ada tentara yang juga mendampingi saya. Saya lihat bunga papan, oh berarti ini acara memang seizin pemerintah, kan kesannya begitu. Saya merasa nyaman dan aman, karena ya ini legal. Banyak ucapan selamat, kayak gitu," kata Rhoma. 

Menanggapi pernyataan raja dangdut Rhoma Irama, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim, menyayangkan adanya agenda kerumunan masyarakat mengingat sampai saat ini masih PSBB proposional.

Acara ini sebelumnya diagendakan tidak ada acara keramaian konser dan segala sesuatu yang mengumpulkan kerumunan.

Sebelumnya Bupati Bogor, Ade Yasin, menegaskan dengan tampilnya Rhoma Irama membawakan sejumlah lagu dipanggung artinya ada konser musik oleh Rhoma Irama.

Sementara itu Polres Bogor akan melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan dari seluruh pihak.

Diketahui saat ini wilayah Kabupaten Bogor masih melaksanakan pembatasan sosial proporsional yang berlaku sampai 2 Juli besok.

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
08:31
POLRES JAKARTA SELATAN KOMBES BUDI SARTONO TANGKAP TIGA PILOT TERKAIT DUGAAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA   KEMENAG IMBAU SEBAIKNYA MASJID TIDAK GELAR SHALAT IDUL ADHA TANPA MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN   KOMISI YUDISIAL LIBATKAN KPK DAN PPATK DALAM SELEKSI CALON HAKIM AGUNG   TERPIDANA KASUS PENGANIAYAAN REMAJA, BAHAR SMITH, DIPINDAHKAN KE LAPAS KELAS IIA GUNUNG SINDUR BOGOR   MUI MINTA MASYARAKAT TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN SAAT PELAKSANAAN PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN    MENKO PEREKONOMIAN AIRLANGGA HARTARTO SEBUT 1,7 JUTA ORANG TERVERIFIKASI TERIMA PELATIHAN “OFFLINE”   KAPOLRI JENDERAL IDHAM AZIS APRESIASI POLISI MALANG KOTA YANG MAKAMKAN JENAZAH COVID-19   POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA, EMPAT CALON MAHASISWA BARU UNIVERSITAS HALUOLEO, KENDARI, BATAL UJIAN SBMPTN   MENAKER IDA FAUZIYAH MINTA PEKERJA SELALU TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN KARENA PANDEMI KORONA BELUM SELESAI    GUBERNUR JAWA BARAT RIDWAN KAMIL INGIN KELUARGA SISWA SECAPA ANGKATAN DARAT DITES KORONA   KETUA KPU ARIEF BUDIMAN BERHARAP ANGGARAN TAMBAHAN PILKADA TAHAP II CAIR TEPAT WAKTU   WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA MENILAI KRL BELUM AMAN UNTUK MENAMBAH KAPASITAS PENUMPANG   KETUA KPU ARIEF BUDIMAN SEBUT PROTOKOL KESEHATAN DI 270 DAERAH PENYELENGGARA PILKADA DIATUR SAMA   PEMKOT TANGERANG MINTA 993 ASN MENGAWASI LANGSUNG PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN MASYARAKAT