HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV regional berita daerah

Pasca Longsor Wara Barat Menteri PUPR Janji Bangun Jembatan

Rabu, 1 Juli 2020 | 12:10 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.TV - Wali Kota Palopo Judas Amir mendampingi menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, Basuki Hadimuljono meninjau longsor di Poros Palopo - Toraja.

Longsor jalan poros Palopo - Toraja tepatnya kilometer 24, Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Minggu (28/6/2020) siang.

Bersama rombongan menteri turun di Bandara Lagaligo Bua.


Tiba di Palopo, Menteri PUPR melanjutkan perjalanan ke lokasi longsor. Di lokasi, Basuki melihat langsung longsor yang memutuskan jalur Palopo - Toraja ini.


Basuki mengatakan, saat ini pihaknya akan membuat jembatan gantung sepanjang 120 meter.

Jembatan itu akan dilalui untuk sementara bagi pengendara motor dan pejalan kaki.

"Untuk sementara kita akan bangun jembatan gantung. Besok sudah mulai dikerjakan," katanya.

Untuk membuat jembatan permanen, tim PUPR akan melakukan persiapan peninjauan struktur tanah.

Diperkirakan jembatan permanen tersebut akan selesai dalam waktu tiga bulan.

"Untuk jembatan permanen akan selesai dalam waktu tiga bulan. Kita akan cek bagaiman struktur tanah terlebih dahulu," jelasnya.

Selain itu, jalur lain menuju Toraja melalui Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu juga akan segera diselesaikan.


Jalur ini nantinya dapat digunakan secapatnya bagi siapa saja yang ingin ke Toraja.

"Jalur lain dari Luwu akan segera kita selesaikan. Semoga tidak ada kendala," imbuhnya.

Penganggaran jembatan permanen jalur Palopo - Toraja juga akan segera dirumuhskan.


"Anggarannya akan segera disusun. Kalau untuk bencana seperti ini harus dikebut," kuncinya.

Sementara itu Judas Amir, menyampaikan terima kasihnya kepada menteri PUPR yang telah berkesempatan berkunjung dan meninjau langsung bencana longsor yang ada di Kelurahan Battang.

Hadir pula dalam kunjungan itu Sekertaris Daerah Kota Palopo, Drs. Firmanza DP, SH., M.Si, Kepala BKPSDM Kota Palopo Farid Kasim, SH., M.Si.

Kapolres Kota Palopo AKBP. Alvian Nurnas, SH., S.I.K, Dandim 1403/SWG Letkol Inf Gunawan, S.I.P, ketua DPRD Kota Palopo Dr. Hj. Nurhaenih, S.Kp.,M.Kes, Kepala BPBD Kota Palopo Antonius Dengen.

Kadis PUPR Kota Palopo Anshar Dachri, Asisten I Bidang Pemerintahan Drs. H. Burhan Nurdin, M.Si, Kabag Humas Setda Kota Palopo Wahyudin.


#WALIKOTAPALOPO
#LONGSORWARABARAT
#LONGSOR

Editor : KompasTV Makassar



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
09:43
AHMAD RIZA PATRIA MINTA RUMAH SAKIT SWASTA TAK PASANG HARGA "RAPID TEST" & "SWAB TEST" DENGAN HARGA TINGGI   WAGUB DKI JAKARTA AHMAD RIZA PATRIA DUKUNG KEMENKES YANG TETAPKAN BIAYA "RAPID TEST" RP 150.000   PENELITI PERLUDEM FADHLI RAMADHANI: TINGKAT PARTISIPASI DALAM PILKADA 2020 SULIT MENINGKAT KARENA PANDEMI KORONA   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: KAPASITAS INDUSTRI LOKAL MASIH TERBATAS PRODUKSI ALAT TES DIAGNOSIS CEPAT KORONA   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 TEGASKAN MASKER JADI KUNCI UNTUK CEGAH PENULARAN KORONA LEWAT UDARA   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19: UDARA DINGIN & RUANG TERTUTUP TINGKATKAN POTENSI PENULARAN KORONA LEWAT UDARA   IKUT JEMPUT ETY TOYYIB DI BANDARA, PIMPINAN MPR JAZILUL FAWAID JALANI TES PCR DAN DINYATAKAN NEGATIF KORONA   TENAGA KERJA INDONESIA YANG LOLOS DARI HUKUMAN MATI DI ARAB SAUDI, ETY BINTI TOYYIB, DINYATAKAN POSITIF KORONA   POLDA METRO JAYA: SATU ANGGOTA POLSEK TAMBUN MENINGGAL KARENA KORONA BERSTATUS ORANG TANPA GEJALA (OTG)   WALI KOTA SUKABUMI ACHMAD FAHMI SEBUT SEKOLAH TATAP MUKA BELUM BISA DILAKSANAKAN 13 JULI 2020   WAKIL KETUA MPR LESTARI MOERDIJAT SEBUT DISIPLIN MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN HARUS JADI KEBIASAAN BARU   JUBIR PEMERINTAH ACHMAD YURIANTO AKUI DIKSI "NEW NORMAL" SALAH, GANTI DENGAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL: JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DI SEKOLAH CALON PERWIRA ANGKATAN DARAT 1.200 ORANG   AHLI EPIDEMIOLOGI WINDHU PURNOMO: KASUS POSITIF KORONA MENINGKAT KARENA PELAKSANAAN TES COVID-19 SEMAKIN MASIF