HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Terungkap! Motif Pembakar Mobil Via Vallen Ternyata Sakit Hati

Rabu, 1 Juli 2020 | 15:28 WIB

SIDOARJO, KOMPAS.TV - Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, mengungkap motif pelaku pembakaran mobil milik penyanyi Via Vallen.

Dari hasil pemeriksaan pelaku mengaku sakit hati, karena jengkel dan tersinggung kepada keluarga Via yang tak mau menerima dirinya untuk bertemu dengan sang idola.

"Si pelaku ini menginginkan untuk bisa ketemu, untuk bisa bertatap muka dengan Via, sudah diupayakan dua kali, tapi pengakuan pelaku tidak bisa ketemu dengan Via," ujar Sumardji.

Bahkan menurut Sumardji, pelaku diketahui meninggalkan pekerjaannya di Cikarang sebagai buruh serabutan, dan terpaksa harus menumpang truk ke Sidoarjo hanya untuk bertemu sang idola.

Tak hanya itu sang tersangka juga mengaku sudah 10 hari ini, dirinya tidur dan makan ala kadarnya, karena tak memiliki sanak saudara di sidoarjo.

Hingga saat ini, pelaku pembakaran yang berinisial P dan merupakan warga Medan tersebut, masih terus menjalani pemeriksaan oleh jajaran Polresta Sidoarjo.

Polisi pun telah menaikkan status pelaku pembakaran mobil Via Vallen menjadi tersangka, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Baca Juga: Adik Via Vallen: Pelaku Tinggalkan Tulisan Bernada Ancaman

Editor : Laura Elvina



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
09:15
AHMAD RIZA PATRIA MINTA PIHAK RUMAH SAKIT SWASTA TAK PASANG HARGA "RAPID TEST" & "SWAB TEST" DENGAN HARGA TINGGI    WAGUB DKI JAKARTA AHMAD RIZA PATRIA DUKUNG KEMENKES YANG MENETAPKAN BIAYA "RAPID TEST" RP 150.000    PENELITI PERLUDEM FADHLI RAMADHANI: TINGKAT PARTISIPASI DALAM PILKADA 2020 SULIT MENINGKAT KARENA PANDEMI KORONA   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: KAPASITAS INDUSTRI LOKAL MASIH TERBATAS PRODUKSI ALAT TES DIAGNOSIS CEPAT KORONA   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 TEGASKAN MASKER JADI KUNCI UNTUK MENCEGAH PENULARAN KORONA LEWAT UDARA    GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19: UDARA DINGIN & RUANG TERTUTUP TINGKATKAN POTENSI PENULARAN KORONA LEWAT UDARA    IKUT JEMPUT ETY TOYYIB DI BANDARA, PIMPINAN MPR JAZILUL FAWAID JALANI TES PCR DAN DINYATAKAN NEGATIF KORONA    TENAGA KERJA INDONESIA YANG LOLOS DARI HUKUMAN MATI DI ARAB SAUDI, ETY BINTI TOYYIB, DINYATAKAN POSITIF KORONA   POLDA METRO JAYA: SATU ANGGOTA POLSEK TAMBUN MENINGGAL KARENA KORONA BERSTATUS ORANG TANPA GEJALA (OTG)    WALI KOTA SUKABUMI ACHMAD FAHMI SEBUT SEKOLAH TATAP MUKA BELUM BISA DILAKSANAKAN 13 JULI 2020    WAKIL KETUA MPR LESTARI MOERDIJAT SEBUT DISIPLIN MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN HARUS JADI KEBIASAAN BARU   JUBIR PEMERINTAH ACHMAD YURIANTO AKUI DIKSI "NEW NORMAL" SALAH, GANTI DENGAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL: JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DI SEKOLAH CALON PERWIRA ANGKATAN DARAT 1.200 ORANG   AHLI EPIDEMIOLOGI WINDHU PURNOMO: KASUS POSITIF KORONA MENINGKAT KARENA PELAKSANAAN TES COVID-19 SEMAKIN MASIF