Kompas TV regional viral

Soal Sujud Depan Dokter, DPRD Surabaya: Bu Risma Tidak Ingin Warganya Disalahkan

Selasa, 30 Juni 2020 | 20:23 WIB
soal-sujud-depan-dokter-dprd-surabaya-bu-risma-tidak-ingin-warganya-disalahkan
Wali Kota Tri Rismaharini bersujud di kaki dokter saat audiensi dengan IDI Surabaya, Senin (29/6/2020). (Sumber: Kompas TV)

SURABAYA, KOMPAS.TV – Aksi sujud Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada seorang dokter mendapat tanggapan Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono.

Adi memaknai aksi Risma tersebut sebagai permohonan maaf atas warga Surabaya yang tidak taat pada protokol kesehatan sehingga membuat tenaga medis kewalahan.

"Bu Risma sangat menghormati tenaga medis, beliau melakukan aksi spontan meminta maaf sebagai pemimpin ketika ada sebagian masyarakat yang belum taat protokol kesehatan, sehingga membuat para tenaga medis di RSUD Dr. Soetomo milik Pemprov Jatim kewalahan," kata Adi di Gedung DPRD Surabaya, Selasa (30/6/2020) seperti dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Risma Sujud Di Depan Dokter Dari IDI

Menurut Adi, apa yang dilakukan Risma tersebut merupakan sikap yang sangat baik sebagai pemimpin, karena tidak langsung menyalahkan warganya.

"Jadi tidak menyalahkan masyarakat, tapi meminta maaf karena belum semua warga taat protokol kesehatan. Bu Risma tidak ingin warganya yang disalahkan. Maka beban itu dia tanggung di pundaknya. Pemimpin kan memang harus begitu," tutur politisi PDI-P ini.

Permintaan maaf Risma lewat aksi sujud tersebut juga dinilai sebagai tanggung jawab moral, bahwa sebagai pemimpin ia belum bisa membantu optimal ke RSUD dr Soetomo karena permasalahan wewenang.

Penulis : Idham Saputra


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:35
PEMERINTAH AS HABISKAN RP 7 MILIAR UNTUK MEMBERSIHKAN GEDUNG PUTIH SEBELUM JOE BIDEN DILANTIK SEBAGAI PRESIDEN   AGROWISATA GUNUNG MAS PUNCAK BOGOR DITUTUP SEMENTARA HINGGA BATAS WAKTU YANG TIDAK DITENTUKAN PASCABANJIR BANDANG   KETERSEDIAAN TEMPAT TIDUR DI 11 RS RUJUKAN COVID-19 BALIKPAPAN, KALTIM, HAMPIR PENUH   MENKEU SRI MULYANI BERHARAP TAK ADA KORUPSI DI PROYEK INFRASTRUKTUR YANG DIBIAYAI SURAT UTANG SYARIAH   SEBANYAK 300 PENYELAM DITERJUNKAN UNTUK PENCARIAN CVR KOTAK HITAM SRIWIJAYA AIR SJ-182   BASARNAS FOKUS CARI CVR KOTAK HITAM SRIWIJAYA AIR SJ-182   SRIWIJAYA AIR BERI SANTUNAN RP 1,25 MILIAR UNTUK SETIAP KELUARGA KORBAN SJ-182   TIM DVI RS POLRI SERAHKAN 27 JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182 KE PIHAK KELUARGA   PRESIDEN JOKOWI MINTA PEMERIKSAAN DAN PENGAWASAN TERHADAP PESAWAT YANG HENDAK TERBANG DITINGKATKAN   KEMENAG ALOKASIKAN RP 307 MILIAR UNTUK BANTU SANTRI PESANTREN DI MASA PANDEMI KORONA   KEMENDAGRI MINTA PEMDA UNTUK MELAKUKAN SOSIALISASI PROSES VAKSINASI COVID-19   KEMENDAGRI IMBAU PEMDA KURANGI PENGADAAN TES CEPAT ANTIBODI   SATGAS COVID-19 IDI: MENAMBAH RS RUJUKAN COVID-19 TIDAK MENYELESAIKAN MASALAH PANDEMI   KOMISI III DPR SECARA AKLAMASI MENYETUJUI KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SEBAGAI KAPOLRI GANTIKAN JENDERAL IDHAM AZIS