Kompas TV kolom opini

Polri Promoter: Mengawal Demokrasi, Kebhinekaan dan Normal Baru

Rabu, 1 Juli 2020 | 05:00 WIB
polri-promoter-mengawal-demokrasi-kebhinekaan-dan-normal-baru
(Sumber: museum.polri.go.id)

Oleh: Poengky Indarti, Komisioner Kompolnas

Promoter atau singkatan dari Profesional, Modern dan Terpercaya adalah program kerja Polri yang diluncurkan oleh Kapolri waktu itu Jendral Tito Karnavian pada tahun 2016, yang kemudian dilanjutkan oleh Kapolri Jendral Idham Azis pada akhir tahun 2019 hingga saat ini.  Dengan melaksanakan tugas-tugas Polri secara Promoter, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri.

Ujian untuk melihat berhasil-tidaknya Polri dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat dapat dilihat, selain dari pelaksanaan tugas-tugas pokok Polri sehari-hari di berbagai wilayah di Indonesia, juga dari berbagai macam peristiwa besar yang terjadi di Indonesia sejak tahun 2016 hingga 2020, yang melibatkan Polri dalam penanganannya.

Kompolnas selaku Pengawas Fungsional dan Pengawas Eksternal Polri mengapresiasi kerja-kerja Polri dalam melaksanakan tugas-tugasnya di tengah berbagai macam peristiwa besar yang terjadi di Indonesia. Selain Pilkada Serentak, Pemilu, dan Covid-19, terdapat peristiwa-peristiwa besar lainnya di Indonesia antara lain bencana alam. Di tahun 2018 telah terjadi bencana alam di Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah dan Banten, serta di tahun 2019 terjadi gempa bumi di Maluku, dimana Polri menjadi salah satu yang terdepan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana, antara lain dengan turut serta melakukan evakuasi umum, evakuasi khusus, penyediaan dapur umum, penyediaan air dan penjernihan air minum, operasi harga, pengawalan bantuan bencana, dan lain-lain. Meski anggota Polri juga terdampak bencana, misalnya di Polres Lombok Utara kantornya rusak berat akibat gempa dan di Polda Sulawesi Tengah ada anggota yang meninggal dunia dan luka-luka, tetapi Polri tetap sigap dalam melayani masyarakat.

Polri juga berhasil menjaga situasi kondusif pada saat Indonesia menjadi Tuan Rumah dalam event-event penting internasional yaitu Asian Games 2018, Asian Para Games 2018, serta Pertemuan World Bank dan IMF 2018. Lebih lanjut, Kompolnas mencatat berdasarkan survey Gallup, Indonesia yang menempati ranking 9 dari 142 negara sebagai negara teraman di dunia di atas Denmark, China, Belanda hingga Jepang.[1]

Saya memilih tiga peristiwa besar di bawah ini untuk melihat bagaimana kinerja Polri dalam empat tahun terakhir:

1. Polri Mengawal Demokrasi

Penulis : Zaki Amrullah


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:58
PEMERINTAH AS HABISKAN RP 7 MILIAR UNTUK MEMBERSIHKAN GEDUNG PUTIH SEBELUM JOE BIDEN DILANTIK SEBAGAI PRESIDEN   AGROWISATA GUNUNG MAS PUNCAK BOGOR DITUTUP SEMENTARA HINGGA BATAS WAKTU YANG TIDAK DITENTUKAN PASCABANJIR BANDANG   KETERSEDIAAN TEMPAT TIDUR DI 11 RS RUJUKAN COVID-19 BALIKPAPAN, KALTIM, HAMPIR PENUH   MENKEU SRI MULYANI BERHARAP TAK ADA KORUPSI DI PROYEK INFRASTRUKTUR YANG DIBIAYAI SURAT UTANG SYARIAH   SEBANYAK 300 PENYELAM DITERJUNKAN UNTUK PENCARIAN CVR KOTAK HITAM SRIWIJAYA AIR SJ-182   BASARNAS FOKUS CARI CVR KOTAK HITAM SRIWIJAYA AIR SJ-182   SRIWIJAYA AIR BERI SANTUNAN RP 1,25 MILIAR UNTUK SETIAP KELUARGA KORBAN SJ-182   TIM DVI RS POLRI SERAHKAN 27 JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182 KE PIHAK KELUARGA   PRESIDEN JOKOWI MINTA PEMERIKSAAN DAN PENGAWASAN TERHADAP PESAWAT YANG HENDAK TERBANG DITINGKATKAN   KEMENAG ALOKASIKAN RP 307 MILIAR UNTUK BANTU SANTRI PESANTREN DI MASA PANDEMI KORONA   KEMENDAGRI MINTA PEMDA UNTUK MELAKUKAN SOSIALISASI PROSES VAKSINASI COVID-19   KEMENDAGRI IMBAU PEMDA KURANGI PENGADAAN TES CEPAT ANTIBODI   SATGAS COVID-19 IDI: MENAMBAH RS RUJUKAN COVID-19 TIDAK MENYELESAIKAN MASALAH PANDEMI   KOMISI III DPR SECARA AKLAMASI MENYETUJUI KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SEBAGAI KAPOLRI GANTIKAN JENDERAL IDHAM AZIS