Kompas TV regional berita daerah

Limbah APD Berserakan Di Pemakaman, Pemkot Surabaya: Bukan Milik Petugas Makam

Selasa, 30 Juni 2020 | 17:43 WIB

SURABAYA, KOMPAS.TV - Limbah medis yang tampak berserak di tempat pemakaman umum, Tpu Babat Jerawat, Surabaya, Jawa Timur, berupa baju hazmat, sarung tangan, dan masker.

Baca Juga: Gunakan APD Lengkap, 9 Dokter Tetap Terinfeksi Corona

TPU Babat Jerawat saat ini dikhususkan untuk pemakaman pasien covid-19.

Secara rutin petugas pemelihara makam, membersihkan area makam.

Namun, limbah medis APD itu, tetap saja kembali berserakan, mengingat tingginya frekuensi pemakaman di TPU Babat Jerawat.

Pemerintah Kota Surabaya mengatakan, limbah APD tersebut bukan milik petugas pemakaman.

Baca Juga: Oknum Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 dan Memakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Baju hazmat misalnya.

Milik petugas pemakaman berwarna merah atau hijau.

Sementara yang berserakan di TPU Babat Jerawat, berwarna putih.

Untuk lemahnya pengawasan, Pemerintah Kota Surabaya meminta maaf, dan akan lebih ketat mengawasi pengelolaan limbah APD.

Limbah APD akan dikumpulkan dan dimusnahkan di satu tempat.

Limbah medis berupa APD sekali pakai yang dibuang sembarangan, dikhawatirkan akan mengontaminasi tanah dan air. 

Penulis : Dea Davina


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Korban Tenggelam Berhasil Ditemukan

Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:13 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
07:38
FORMAPPI: DPR MASIH PERTAHANKAN RUU KONTROVERSIAL DI PROLEGNAS PRIORITAS 2021   DPRD JABAR MINTA PEMBANGUNAN TOL CILEUNYI-SUMEDANG-DAWUAN DIPERCEPAT   MENTERI PPPA I GUSTI AYU BINTANG: PENGESAHAN RUU PENGHAPUSAN KEKERASAN SEKSUAL TAK DAPAT DITUNDA LAGI   PEMKAB BANYUWANGI, JATIM, JADIKAN SITUS WATUKEBO MUSEUM SITUS TERBUKA   KPU TUNJUK ILHAM SAPUTRA SEBAGAI PELAKSANA TUGAS KETUA KPU GANTIKAN ARIEF BUDIMAN   MENDESA PDTT KLAIM PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DESA TINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA   PALANG MERAH INDONESIA: PENERIMA VAKSIN COVID-19 TIDAK BISA LANGSUNG DONOR DARAH    IDI NILAI OPSI VAKSIN MANDIRI HARUS ADA AGAR VAKSINASI BERJALAN CEPAT   DINKES DKI MINTA KAPASITAS RS RUJUKAN UNTUK PASIEN COVID-19 DITAMBAH HINGGA 40 PERSEN   MENTERI PPPA I GUSTI AYU BINTANG: PEREMPUAN KEKUATAN BANGSA HADAPI PANDEMI COVID-19   KEMENKES: MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN TETAP PENTING MESKI SUDAH DIVAKSIN   IDI: VAKSIN COVID-19 AKAN BEKERJA MEMBERIKAN ANTIBODI SETELAH HARI KE-14 PELAKSANAAN VAKSIN KEDUA   IDI IMBAU MASYARAKAT KURANGI KEGIATAN BERKERUMUN ATAU BEPERGIAN SETELAH VAKSINASI   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN: MESKI SUDAH DIVAKSIN, TETAP HARUS DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN