Kompas TV regional gaya hidup

Habiskan Puluhan Juta Demi Koleksi Uang Kuno, Ko Mau?

Selasa, 30 Juni 2020 | 14:53 WIB

CIANJUR, KOMPAS.TV - Seorang bapak, asal cianjur menghabiskan uang jutaan rupiah, untuk mengkoleksi uang kuno dari berbagai negara. Bapak  berusia 50 tahun ini memang mempunyai hobby mengkoleksi uang kuno dari berbagai negara, bahkan uang kuno koleksinya ada yang berumur hingga ratusan tahun. 

Semakin lama, pecahan uang ini semakin berharga, terlebih bagi para kolektor uang kuno. Pada masanya uang-uang ini bernilai setara dengan nominalnya, namun saat ini, nilai uang kuno mungkin bisa lebih tinggi hingga bernilai fantastis/ 

Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan pemberitaan uang pecahan seribu rupiah bergambar kelapa sawit, yang dijual hingga ratusan juta rupiah. Namun kabar tersebut dinilai tidak benar oleh sejumlah pihak, bahkan pihak Bank Indonesia mengatakan bahwa uang logam cetakan tahun 90an itu, masih berlaku sebagai mata uang rupiah. 

Sementara bagi endang, uang koleksinya ini bukan dilihat dari besaran nilai, melainkan tentang nilai sejarah yang menjadi kepuasan tersendiri. Tidak melihat berapa harga jualnya, ketika ia tertarik untuk mengkoleksi jenis mata uang kuno, ia pun akan berusaha mencari dan mendapatkannya dari sesama kolektor.

 

Untuk lebih tahu berita ter-update seputar Jawa Barat, bisa klink link di bawah .

IG : https://www.instagram.com/kompastvjabar/

Youtube : https://www.youtube.com/c/kompastvjawabarat/

Twitter : https://www.twitter.com/kompastv_jabar/

Facebook : https://www.Facebook.com/kompastvjabar/

Penulis : KompasTV Bandung


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Mai Syaroh
Rabu, 30 Desember 2020, 16:21 WIB
apa ini masih megoksi uang kono



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:36
AMERIKA SERIKAT MINTA TIONGKOK HENTIKAN TEKANAN MILITER, DIPLOMATIK, DAN EKONOMINYA TERHADAP TAIWAN   MENDIKBUD MINTA PEMDA SETEMPAT BERI SANKSI PIHAK YANG TERLIBAT KASUS SISWI NON-MUSLIM WAJIB BERJILBAB   KEMENDIKBUD SESALKAN TINDAKAN SEORANG SISWI NON-MUSLIM YANG DIMINTA MENGENAKAN JILBAB DI SMKN 2 PADANG   BPBD SEBUT ENAM KECAMATAN TERENDAM BANJIR SEUSAI HUJAN MENGGUYUR KOTA BEKASI SEJAK MINGGU PAGI   BPBD DKI: PINTU AIR PASAR IKAN, JAKARTA UTARA, BERSTATUS SIAGA 2   KEMENTERIAN PUPR: JARINGAN PIPA PENGELOLAAN AIR LIMBAH BERTUJUAN CEGAH AIR LIMBAH MENCEMARI DANAU TOBA   KEMENTERIAN PUPR BANGUN JARINGAN PIPA PENGELOLAAN AIR LIMBAH DI DESTINASI WISATA SUPERPRIORITAS DANAU TOBA   BANYAK TENAGA KESEHATAN POSITIF COVID-19, SATGAS MINTA WARGA BLITAR PATUH PROTOKOL KESEHATAN   BUPATI PANGANDARAN JEJE WIRADINATA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 TANPA GEJALA PADA MINGGU SIANG   WAKIL WALI KOTA TANGSEL: SELAMA PPKM, TINGKAT KEPATUHAN WARGA TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 BARU 79 PERSEN    BENNY MAMOTO SEBUT ISTILAH PAM SWAKARSA PADA DASARNYA MEMILIKI MAKNA SEBUAH KEINGINAN DAN IDE DARI MASYARAKAT   KETUA HARIAN KOMPOLNAS BENNY MAMOTO: PENGAKTIFAN KEMBALI PAM SWAKARSA SUDAH SESUAI UNDANG-UNDANG   HARI INI, ENAM JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182 TIBA DI BANDARA SUPADIO PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT    BAKAMLA RI PERIKSA DUA KAPAL IRAN DAN PANAMA, TRANSFER BBM ILEGAL DI PERAIRAN PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT