Kompas TV bisnis perbankan

Pihak Bank Bukopin Tak Beri Keterangan Soal Nasabah yang Menarik Uang Mereka

Selasa, 30 Juni 2020 | 14:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Selasa pagi, nasabah Bank Bukopin yang mengantre lebih sedikit ketimbang Senin malam hingga Selasa dinihari.

Mereka mengantre untuk mengambil nomor urut antrean menarik uang.

Sebab di kantor pusat Bank Bukopin, nasabah bisa menarik uang per hari hingga 25 juta rupiah.

Sementara di kantor cabang dibatasi, tak lebih dari 5 juta rupiah per nasabah.

Meski sudah berminggu-minggu, nasabahnya menarik uang, pihak Bank tak memberi keterangan.

Nasabah pun tak mau mengatakan kenapa menarik uang.

Yang jelas, saat ini, Bank Bukopin sedang disorot.

Setelah investor asal Korea Selatan, Kookmin Bank ingin menambah modal.

Kookmin Bank juga merupakan pemegang 21,99 persen saham Bukopin.

Tapi, urusan menambah modal, belum mendapat persetujuan pemilik saham lain, Bosowa Korporindo.

Penambahan modal dilakukan, supaya likuiditas bank lancar.

Apalagi di tengah pandemi, saat orang perlu menarik dananya di bank.

Bila Kookmin Bank punya 21,99 persen, saham Bosowa sebesar 23,39 persen.

Sisanya 45,69 persen punya publik, dan negara punya 8,9 persen.

Kesepakatan Bosowa dan Kookmin Bank mestinya bisa jadi wewenang otoritas jasa keuangan, supaya likuiditas bank tetap terjaga dan nasabah tak lari atau menarik uangnya secara massal. 

Penulis : Dea Davina


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:23
WHO: NEGARA MISKIN AKAN TERIMA VAKSIN PERTAMA COVID-19 PADA KUARTAL 1 2021   PALESTINA AKAN GELAR PEMILU PRESIDEN DAN PARLEMEN UNTUK PERTAMA KALI SETELAH 15 TAHUN   SEKJEN PBB ANTONIO GUTERRES SERUKAN NEGARA-NEGARA DI DUNIA BERBAGI VAKSIN COVID-19   BNPB: PELABUHAN HINGGA RUMAH SAKIT RUSAK BERAT AKIBAT GEMPA DI SULBAR   PEMKOT PALANGKA RAYA TERAPKAN PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT MULAI 17-31 JANUARI 2021   BAKAMLA KERAHKAN KN SINGA LAUT UNTUK BANTU KORBAN GEMPA DI SULBAR   BPBD PUSATKAN TITIK PENGUNGSIAN DI STADION MAMUJU DAN AREA KANTOR GUBERNUR SULBAR   BPPT: BANJIR DI KALSEL DIKARENAKAN HUJAN EKSTREM   TIM DVI POLRI TERIMA 162 KANTONG JENAZAH KORBAN KECELAKAAN SRIWIJAYA AIR SJ182   KASAL KERAHKAN PRAJURIT, ALUTSISTA, & BANSOS UNTUK OPERASI SAR SRIWIJAYA AIR, GEMPA MAMUJU, & BANJIR MARTAPURA   KOGABWILHAN MENYATAKAN PASIEN COVID-19 DI RSD WISMA ATLET YANG DINYATAKAN SEMBUH MENCAPAI 42.664 ORANG   KAPOLRI INSTRUKSIKAN SELURUH POLDA BANTU RUMAH SAKIT TINGKATKAN KAPASITAS RUANG ISOLASI   HINGGA 16 JANUARI 2021, ADA 143.517 KASUS AKTIF COVID-19 DI INDONESIA   SATGAS PENANGANAN COVID-19 SEBUT SEBANYAK 8.662 ORANG DINYATAKAN SEMBUH DARI VIRUS KORONA