HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV regional peristiwa

Pengakuan Ibu yang Hendak Dipenjarakan Anaknya: Saya Sering Dikata-katai Kotor dan Pernah Ditonjok

Selasa, 30 Juni 2020 | 09:19 WIB
pengakuan-ibu-yang-hendak-dipenjarakan-anaknya-saya-sering-dikata-katai-kotor-dan-pernah-ditonjok
Ilustrasi sepeda motor melintas ketika polisi melakukan olah TKP (Sumber: KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)

"Dia sering katain saya kotor, ditonjok pernah, dia juga sering menyuruh saya pergi (diusir)," kata Kalsum yang meneteskan air mata.

Baca Juga: Saat Ibu Hamil Positif Corona Diperiksa, Dokter Bilang Jantung Janin di Kandungan Berhenti Berdetak

Namun demikian, bagi Kalsum anak tetaplah anak dan tidak boleh mendoakan yang tidak baik.

Terkait kepemilikan motor dirinya menyampaikan, bahwa motor tersebut dibelinya dari bagian harta warisan yang dijualnya yang hanya dapat 15 juta.

"Motor itu saya beli, dari bagian uang warisan 15 juta, sebenarnya ada 200 juta hasil penjualan, tapi M membawa uang warisan tersebut ntah kemana," kata Kalsum.

Sementara itu anaknya M membantah atas tuduhan ibunya yang menyebutkan sering mengancam, atau memukulinya.

Baca Juga: Seorang Ibu Melahirkan di Jalan, Hanya Dibantu Kepala Desa

"Ibu itu hanya ingin menjekek-jelekan saya, dia bilang diancam, dipukul, merasa dia aja yang paling benar, ibu macam apa itu kalau begitu caranya," kata M saat dikonfirmasi melalui telpon.

Editor : Tito Dirhantoro




BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
09:37
AHMAD RIZA PATRIA MINTA RUMAH SAKIT SWASTA TAK PASANG HARGA "RAPID TEST" & "SWAB TEST" DENGAN HARGA TINGGI   WAGUB DKI JAKARTA AHMAD RIZA PATRIA DUKUNG KEMENKES YANG TETAPKAN BIAYA "RAPID TEST" RP 150.000   PENELITI PERLUDEM FADHLI RAMADHANI: TINGKAT PARTISIPASI DALAM PILKADA 2020 SULIT MENINGKAT KARENA PANDEMI KORONA   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: KAPASITAS INDUSTRI LOKAL MASIH TERBATAS PRODUKSI ALAT TES DIAGNOSIS CEPAT KORONA   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 TEGASKAN MASKER JADI KUNCI UNTUK CEGAH PENULARAN KORONA LEWAT UDARA   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19: UDARA DINGIN & RUANG TERTUTUP TINGKATKAN POTENSI PENULARAN KORONA LEWAT UDARA   IKUT JEMPUT ETY TOYYIB DI BANDARA, PIMPINAN MPR JAZILUL FAWAID JALANI TES PCR DAN DINYATAKAN NEGATIF KORONA   TENAGA KERJA INDONESIA YANG LOLOS DARI HUKUMAN MATI DI ARAB SAUDI, ETY BINTI TOYYIB, DINYATAKAN POSITIF KORONA   POLDA METRO JAYA: SATU ANGGOTA POLSEK TAMBUN MENINGGAL KARENA KORONA BERSTATUS ORANG TANPA GEJALA (OTG)   WALI KOTA SUKABUMI ACHMAD FAHMI SEBUT SEKOLAH TATAP MUKA BELUM BISA DILAKSANAKAN 13 JULI 2020   WAKIL KETUA MPR LESTARI MOERDIJAT SEBUT DISIPLIN MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN HARUS JADI KEBIASAAN BARU   JUBIR PEMERINTAH ACHMAD YURIANTO AKUI DIKSI "NEW NORMAL" SALAH, GANTI DENGAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL: JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DI SEKOLAH CALON PERWIRA ANGKATAN DARAT 1.200 ORANG   AHLI EPIDEMIOLOGI WINDHU PURNOMO: KASUS POSITIF KORONA MENINGKAT KARENA PELAKSANAAN TES COVID-19 SEMAKIN MASIF