HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Jokowi Jengkel, Akankah "Reshuffle" Kabinet Dilakukan?

Senin, 29 Juni 2020 | 22:41 WIB

KOMPAS.TV - Ancaman perombakan kabinet , menjadi puncak kemarahan Presiden Joko Widodo.

Presiden kecewa , atas kinerja para menteri yang dinilainya lamban, di saat  negeri ini harus terus bergerak , menyesuaikan diri di tengah tantangan dan "kecepatan" kasus Covid-19.

Kemarahan Presiden Joko Widodo tak terbendung lagi. Di saat negeri ini tengah berpacu dengan waktu dan angka.

Untuk memulihkan ekonomi dari dampak Covid-19. Tapi kinerja para menteri justru dinilai presiden tidak maksimal.

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto , menjadi salah satu menteri mendapat teguran keras.

Presiden jokowi juga meradang , akan lambannya stimulus ekonomi, para menteri terkait untuk di bidang insentif usaha dan UMKM.

Berdasarkan paparan realisasi APBN 15 Juni 2020 lalu, pemerintah menganggarkan 695 triliun rupiah untuk penanganan Covid-19 di berbagai bidang .

Di bidang perlindungan sosial, dari anggaran lebih dari 200 triliun baru terserap 28 persen.

Sementara itu di bidang insentif usaha , dari anggaran 120 triliun , baru terserap 6,8 persen.

Di bidang UMKM , dari anggaran 120 triliun , baru terserap 0.06 persen.
serapan anggaran rendah juga terjadi di bidang pembiayaan korporasi dan kementerian dan lembaga.

Terkait kemarahan Presiden jokoWi , pada jajaran menteri kabinetnya , Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera , Mardani Ali Sera, menekankan, pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, yang menjadi kunci menyelesaikan tantangan bangsa ini.

Terkait sinergitas antar daerah , Presiden Jokowi mengingatkan jangan ada ego sektoral kementerian, lembaga, dan kedaerahan dalam penanganan dampak Covid-19 ini , dalam rapat terbatas pada senin siang.

Presiden kembali mengingatkan para menteri untuk melakukan terobosan luar biasa.

Editor : Aleksandra Nugroho



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
17:39
HAMAS & FATAH MENENTANG RENCANA ISRAEL YANG AKAN MELAKUKAN ANEKSASI SEBAGIAN KAWASAN TEPI BARAT   PENGELOLA PASAR MINGGU MELIBATKAN 1.000 PEDAGANG SOSIALISASIKAN LARANGAN PENGGUNAAN PLASTIK SEKALI PAKAI   PEMPROV PAPUA ANGGARKAN SEKITAR RP 3,8 TRILIUN UNTUK PEMBANGUNAN DAN RENOVASI ARENA UNTUK PON 2021    BNPT: MEDIA SOSIAL MASIH JADI SARANA PALING EFEKTIF SEBARKAN RADIKALISME    MENKO POLHUKAM MAHFUD MD TEGASKAN PRAKTIK KORUPSI BUKAN BUDAYA INDONESIA MELAINKAN KEJAHATAN   PEMERINTAH INGGRIS MULAI LONGGARKAN ATURAN KARANTINA BAGI WARGA NEGARA ASING    BUPATI BEKASI INSTRUKSIKAN PERANGKAT DAERAH AWASI KETAT PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI SEMUA SEKTOR INDUSTRI   21 KARYAWAN UNILEVER POSITIF KORONA, GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL WAJIBKAN INDUSTRI TES PCR   MENKES TERAWAN TERBITKAN SURAT EDARAN TENTANG SYARAT BEPERGIAN DALAM NEGERI LEWAT PELABUHAN & BANDARA   PEMPROV DKI MENYATAKAN PERLUASAN KAWASAN ANCOL BERBEDA DENGAN PROYEK REKLAMASI TELUK JAKARTA   SEKDA DKI SAEFULLAH SEBUT REKLAMASI KAWASAN ANCOL TAK AKAN BERSINGGUNGAN DENGAN KEPENTINGAN NELAYAN   SEKDA DKI SAEFULLAH: PERLUASAN KAWASAN ANCOL BERTUJUAN MENAMPUNG TANAH HASIL PENGERUKAN WADUK & SUNGAI   WALI KOTA SOLO FX HADI RUDYATMO: RSUD BUNG KARNO AKAN JADI RUMAH SAKIT PUSAT PENGOBATAN TRADISIONAL ATAU HERBAL    SATGAS WASPADA INVESTASI TEMUKAN 105 PERUSAHAAN PINJAMAN DARING ILEGAL DI TENGAH PANDEMI KORONA