HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Moeldoko Jelaskan di Balik Marah-Marah Jokowi

Senin, 29 Juni 2020 | 21:03 WIB

JAKARTA, KOMPASTV – Kepala Staf Presiden, Moeldoko mencoba menjelaskan video marah-marah Presiden Jokowi saat rapat kabinet paripurna pada tanggal 18 Juni 2020 di Istana negara.

Pada saat itu, Jokowi terlihat meninggikan suara sambil mengungkapkan kekesalannya terhadap para Menteri.

Kebijakan yang diambil para para pembantunya ini dianggap biasa-biasa saja. Padahal, kondisi pandemi yang dihadapi saat ini termasuk luar biasa.

Menurut Moeldoko, penekanan seperti ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh Presiden Jokowi. Namun, pada rapat 18 Juni 2020 lalu, Jokowi tampak tak bisa menahan kekesalannya.

Baca Juga: Jokowi Marahi Para Menteri Saat Sidang kabinet Paripurna, Apa Isinya?

“Penekanan-penakanan ini sebenarnya sudah beberapa kali disampaikan Presiden. Tapi yang kemarin adalah penekanan yang jauh lebih keras. Agar persoalan Covid itu dengan pendekatan kesehatan sebagai prioritas dan pendekatan sosial ekonomi dan keuangan, betul-betul, keempat-empatnya itu bisa terakselerasi dengan baik dan cepat” ujar Moeldoko saat konfrensi pers (29/6/2020).

Moeldoko mengamini, ada beberapa sektor yang dianggap masih lemah dan tidak sesuai dengan harapan, misalnya, penggunaan anggaran kesehatan yang baru 1,53%, tenaga medis, regulasi yang berbelit-belit, bantuan sosial dan UMKM.

Editor : Abdur Rahim



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
19:05
PEMAIN SAYAP LEROY SANE BERGABUNG KE BAYERN MUENCHEN DENGAN KONTRAK HINGGA JUNI 2025    JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 10.889.434 POSITIF, 5.771.673 SEMBUH, 521.669 MENINGGAL DUNIA    JUMLAH KASUS KORONA DI AS: 2.739.879 POSITIF, 781.970 SEMBUH, 128.740 MENINGGAL DUNIA   ANGKA KASUS POSITIF DAN KEMATIAN KARENA KORONA DI AS TERTINGGI DI DUNIA    WNI YANG TERKENA KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.119 ORANG: 747 SEMBUH, 77 MENINGGAL DUNIA, 295 DALAM PERAWATAN   HINGGA 3 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI KALIMANTAN BARAT: 336 POSITIF, 277 SEMBUH, 4 MENINGGAL DUNIA   GUBERNUR KALBAR SUTARMIDJI GUNAKAN STRATEGI "RAPID TEST" SEBANYAK MUNGKIN UNTUK TEKAN PENULARAN KORONA   PEMERINTAH: DANA BANTUAN YANG MASUK UNTUK PENANGANAN KORONA SEBESAR RP 235 MILIAR   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 453 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   HINGGA 3 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 60.695 POSITIF, 27.568 SEMBUH, 3.036 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 3 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 871.436 SPESIMEN   PEMERINTAH: PEMERIKSAAN SPESIMEN KORONA DENGAN METODE PCR SUDAH BISA DILAKUKAN DI 144 LAB   HINGGA 3 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH ODP KORONA 38.767 ORANG DAN JUMLAH PDP KORONA 13.609 ORANG