Kompas TV regional kesehatan

"New Normal" Pariwisata, Maerakaca Siapkan Protokol Kesehatan

Senin, 29 Juni 2020 | 13:42 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Menjelang era “new normal”,  tempat wisata yang ditutup lebih dari tiga bulan kembali dibuka. Salah satunya adalah Taman Grand Maerakaca Semarang. Pihak pengelola melakukan sejumlah penyesuaian, salah satunya dengan menjual tiket secara cashless, atau non tunai.

Sebelum memasuki area taman, pengunjung diharuskan melewati pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas, serta me-scan sendiri karcis masuk. Setelah itu, pengunjung diharuskan untuk mencuci tangan, dan baru diperbolehkan masuk ke dalam area taman. Pengunjung dihimbau berada di lokasi wisata maksimal tiga jam untuk mengurangi kerumunan.

Banyak hal yang disiapkan untuk menyambut era ” new normal “ di tempat wisata. Salah satunya dengan menempatkan peringatan untuk menjaga jarak, serta tetap memakai masker, dengan bahasa yang gaul dan milenial. Misalnya, "tetep cantik meski maskeran". Peringatan ini ditempatkan di berbagai tempat, agar mudah dibaca oleh pengunjung.

Saat ini pengelola Taman Grand Maerakaca masih dalam tahap melakukan simulasi, untuk wisatawan dalam suasana pandemi Covid-19.

Meski masih dalam tahap simulasi, namun pengunjung sudah antusias berkunjung ke Taman Grand Maerakaca, meskipun belum seramai biasanya.

Setelah nantinya dibuka secara resmi, pihak pengelola Taman Grand Maerakaca akan membuka wahana baru yakni lumina grand maerakaca, yang memamerkan kampung rumah-rumah internasional, seperti rumah Arab, Jepang, Santorini, Turki, dan Meksiko.

#NewNormal #TempatWisata #GrandMaerakaca

Editor : KompasTV Jateng



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:27
SEORANG PASIEN POSITIF KORONA TEWAS SETELAH MELONCAT DARI LANTAI 12 DI RS ROYAL PRIMA MEDAN, SUMUT   MENTERI BUMN ERICK THOHIR ANGKAT WAHYU SUPARYONO GANTIKAN SONNY WIDJAJA SEBAGAI DIRUT ASABRI   BKN PASTIKAN PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG CPNS UJIAN DI WILAYAH MASING-MASING GUNA CEGAH PENYEBARAN KORONA   ANGGOTA POLSEK BANDARA SUPADIO PONTIANAK DIPERIKSA MABES POLRI DAN PROPAM POLDA KALBAR TERKAIT DJOKO TJANDRA   POLRI: SIDANG ETIK BRIGJEN PRASETIJO UTOMO DIGELAR SETELAH PERKARA PIDANANYA INKRAH   BPOM MINTA MASYARAKAT WASPADAI OBAT YANG DIKLAIM DAPAT SEMBUHKAN KORONA   PEMERINTAH BENTUK PROGRAM UNTUK KAMPANYEKAN PENGGUNAAN MASKER DI TENGAH PANDEMI   TERIMA 1.346 ADUAN TERKAIT BANSOS, OMBUDSMAN SARANKAN PEMERINTAH PERBAIKI DATA   WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT PEMERINTAH FOKUS JAGA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI TENGAH PANDEMI   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 6.912 POSITIF, 4.220 SEMBUH, 216 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 9.987 POSITIF, 6.935 SEMBUH, 329 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 10.036 POSITIF, 6.135 SEMBUH, 680 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI DKI JAKARTA: 23.380 POSITIF, 14.760 SEMBUH, 888 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 5 AGUSTUS 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 23.829 POSITIF, 16.267 SEMBUH, 1.799 MENINGGAL DUNIA