Kompas TV internasional kompas dunia

Donald Trump Nekat Kampanye di Tengah Pandemi Corona

Minggu, 28 Juni 2020 | 16:30 WIB

KOMPAS.TV - Donald Trump mencoba membangkitkan kembali momentumnya jelang pemilihan presiden Amerika Serikat, November mendatang.

Namun kampanye Trump di Tulsa pada Sabtu pekan lalu ternyata tidak berjalan sesuai ekspektasi ketika jumlah peserta yang datang tidak mencapai target.

Gagal di Tulsa, Trump pun mengalihkan fokusnya ke Arizona.

Kantung suara penting bagi Trump sekaligus salah satu titik virus corona terparah di Amerika Serikat.

Tembok perbatasan Amerika dan Meksiko menjadi amunisi Trump untuk menggaet dukungan, sama seperti kampanye-nya dulu.

Dalam kunjungannya pada hari Selasa, Trump ingin meyakinkan warga Arizona bahwa tembok tersebut berhasil mengamankan mereka dari imigran gelap maupun penularan virus corona.

Trump berjanji, pembangunan 724 kilometer tembok pembatas akan rampung sebelum akhir tahun.

"Dengan menggunakan kewenangan kesehatan masyarakat kami, kami mencegah bencana virus corona di perbatasan selatan dan menghentikan penyelundupan manusia. Kami mengirim mereka kembali. Di masa lalu, butuh waktu bertahun-tahun untuk mengembalikan mereka. Tanpa langkah-langkah kesehatan, perbatasan selatan akan menjadi pusat penularan virus," kata Donald Trump.

Donald Trump tetap ngotot menggelar kampanye di tengah pandemi virus corona.

Padahal sejumlah pihak telah mendesak Trump untuk menunda kampanye karena khawatir pengumpulan massa bisa meningkatkan risiko penularan virus corona yang masih menyebar di negara itu.
 

Editor : Reny Mardika



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:57
PT ANGKASA PURA II: BANDARA SOEKARNO-HATTA AKAN MENGOPERASIKAN “HELIPORT” KOMERSIAL MULAI 23 AGUSTUS 2020   IMBAS PROYEK MRT FASE 2A RUTE BUNDARAN HI-KOTA, SEBANYAK 867 POHON DIGANTI DAN DIRELOKASI   TAHUN INI, SEBANYAK 117 ORANG LULUS SELEKSI ADMINISTRASI CALON HAKIM AGUNG DAN HAKIM AD HOC DI MAHKAMAH AGUNG   BMKG MEMPREDIKSI GELOMBANG DENGAN TINGGI 4-6 METER AKAN MELANDA PANTAI SELATAN YOGYAKARTA HARI INI   PEMERINTAH ALOKASIKAN RP 60 MILIAR UNTUK SANTUNAN BAGI TENAGA KESEHATAN YANG MENINGGAL DUNIA SAAT TANGANI COVID-19    KEJAGUNG DUGA JAKSA PINANGKI SIRNA MALASARI TERIMA UANG SUAP 500.000 DOLLAR AS ATAU SEKITAR RP 7 MILIAR   SEBANYAK 17 PEGAWAI POSITIF KORONA, DINAS ESDM JABAR BERLAKUKAN SISTEM BEKERJA DARI RUMAH ATAU “WORK FROM HOME”    HINGGA 12 AGUSTUS 2020, RSD COVID-19 WISMA ATLET KEMAYORAN TANGANI 1.245 PASIEN POSITIF KORONA   POLRI ANCAM COPOT KAPOLSEK, KAPOLRES, HINGGA KAPOLDA YANG TAK SERIUS DALAM PENCEGAHAN COVID-19    WAKIL KETUA DPR SUFMI DASCO AHMAD BERHARAP BANTUAN RP 28 TRILIUN BAGI UMKM BISA DORONG EKONOMI DI TENGAH PANDEMI    BIN TEGASKAN FOTO DI MEDIA SOSIAL YANG MENAMPILKAN JAKARTA SEBAGAI ZONA HITAM COVID-19 ADALAH HOAKS   SATGAS PENANGANAN COVID-19: TINGKAT KEMATIAN AKIBAT KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 4,5 PERSEN & DUNIA 3,64 PERSEN   PAN AKAN MENGUSUNG PUTRA PRESIDEN JOKOWI, GIBRAN RAKABUMING, DAN PASANGANNYA TEGUH PRAKOSA PADA PILKADA SOLO 2020   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL