Kompas TV nasional sapa indonesia

CFD Disebar Besok, Biker: Kalo Gak Sanggup Patuh Mending Ditiadakan!

Sabtu, 27 Juni 2020 | 23:11 WIB

KOMPAS.TV - Pemerintah DKI Jakarta memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan car free day atau hari bebas kendaraan bermotor, HBKB, di Jalan Jenderal Sudirman-M.H. Thamrin, mulai pekan ini.

Kebijakan ini diambil setelah pelaksanaan car free day pada 21 Juni lalu menuai kritik karena dianggap mengabaikan protokol kesehatan.

Sebagai gantinya, Pemprov DKI memecah lokasi car free data di 32 titik yang tersebar di lima wilayh Ibu Kota.

Untuk wilayah Jakarta Pusat, ada delapan titik yang disiapkan, di antaranya Jalan Suryopranoto, Jalan Percetakan Negara, dan Jalan Pejagalan Raya.

Di Jakarta Barat, juga ada delapan titik yang bisa digunakan warga untuk berolah raga, di antaranya di Jalan Gadjah Mada, Hayam Wuruk, dan Jalan Putri Harum.

Sementara untuk Jakarta Utara,  ada enam ruas jalan sebagai pengganti car free day.

Misalnya di Jalan Danau Sunter Selatan, sisi inspeksi kali Sunter, dan Jalan Kelapa Hibrida.

Di Jakarta Selatan, kegiatan hari bebas kendaraan bermotor bisa dilakukan di lima titik, seperti di jalan layang non-Tol Antasari, Jalan Sultan Iskandar Muda, dan Jalan Tebet Barat Dalam Raya.

Lima ruas jalan juga disiapkan di Jakarta Timur.

Misalnya di Jalan Pemuda, Jalan Ra Fadilah, dan Jalan Inspeksi Bkt.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, penyebaran kegiatan hari bebas kendaraan bermotor ini bertujuan untuk memecah kerumuman.

Ia mengingatkan, warga tetap harus melakukan protokol kesehatan  saat di luar rumah,

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, meski car free day dipindah ke 32 lokasi, jalur sepeda di Sudirman-Thamrin tetap bisa digunakan oleh peseda  yang hendak melintas.

Keputusan Pemprov DKI untuk menghentikan sementara kegiatan car free day ditanggapi beragam oleh sejumlah pengguna sepeda.

Pemprov DKI Jakarta harus tetap menerapkan aturan ketat, agar kasus positif Corona di Ibu Kota tak makin bertambah.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:35
MENPORA ZAINUDIN AMALI BELUM BISA PASTIKAN PENYELENGGARAAN PIALA DUNIA U-20 PADA 2021 DENGAN ATAU TANPA PENONTON   CALON VAKSIN KORONA MILIK RUSIA, SPUTNIK V, AKAN DIUJI KLINIS KE LANSIA YANG BERUSIA DI ATAS 60 TAHUN   ISTRI PRESIDEN PERANCIS, BRIGITTE MACRON, JALANI ISOLASI SEUSAI KONTAK DENGAN ORANG POSITIF KORONA    WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.648 ORANG: 1.189 SEMBUH, 150 MENINGGAL DUNIA, 309 DALAM PERAWATAN    HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 17.593 POSITIF, 15.133 SEMBUH, 445 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 29.844 POSITIF, 24.324 SEMBUH, 1.607 MENINGGAL DUNIA    HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 31.250 POSITIF, 20.821 SEMBUH, 600 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 49.474 POSITIF, 43.356 SEMBUH, 3.582 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI DKI JAKARTA: 96.217 POSITIF, 81.013 SEMBUH, 2.068 MENINGGAL DUNIA   PEMERINTAH: ADA 2 PROVINSI DAN 5 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 501 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA    PEMERINTAH: HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 4.123.624 SPESIMEN   HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 160.740 ORANG   HINGGA 20 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 368.842 POSITIF, 293.653 SEMBUH, 12.734 MENINGGAL DUNIA