HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV kuliner cerita rasa

Yummy... Mencicipi Lumpia Basah Khas Bogor!

Sabtu, 27 Juni 2020 | 15:00 WIB

Penulis: Adelia Sekar Astuti

BOGOR, KOMPAS.TV – Terletak di jalan karadenan, Cibinong, Bogor, tepatnya di samping SMK Negri 1 Cibinong, lumpia basah khas bogor ini sudah kembali didatangi oleh pembeli.

Lumpia ini berbeda dengan yang biasa kita kenal, yakni berisikan rebung dan udang, lalu digoreng kering.

Nah, lumpia basah berbalutkan kulit lumpia mentah yang dilumuri gula merah, berisikan telur, bengkuang, tauge dan sambal yang sudah ditumis. 

Baca Juga: Resep Mudah Membuat Mie Koclok Khas Cirebon

Semenjak pemerintah memberikan aturan PSBB, khususnya aturan untuk belajar di rumah, penjualan lumpia basah ini menurun hingga 60 persen dikarenakan konsumen lumpia basah di sini rata-rata adalah anak sekolah.

Namun demikian karena cita rasanya yang sangat memanjakan lidah, kini sudah mulai banyak konsumen berdatangan. Tak sedikit mereka yang membeli ada pelanggan dari lumpia basah ini.

Salah satunya Adi. Dia mengaku cukup sering membeli lumpia basah di samping SMK Negri 1 Cibinong ini.

“Ini sih udah langganan saya dari SMA. Semenjak pandemi kan susah buat keluar rumah ya. Sekarang udah masuk new normal, gapapa lah sekali-kali keluar rumah buat jajan, buat lumpia di sini sih menurut saya enak banget.” ujar Adi.

Lumpia basah ini dapat dinikmati dengan harga mulai dari Rp7 ribu hingga Rp10 ribu per porsinya.

Baca Juga: Menyesap Kopi Terbaik di Ibu Kota Jakarta

Lumpia disajikan di atas daun pisang lalu dibungkus plastik. Kamu hanya perlu merobek kulitnya dengan sumpit dan isiannya akan keluar. Lumpia basah ini akan lebih nikmat jika langsung dimakan saat masih panas.

Tertarik mencobanya? Tetap jaga jarak dan kenakan masker saat ke luar rumah ya!

#LumpiaBasah #Bogor #KulinerBogor

Editor : Desy Hartini



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
17:46
HAMAS & FATAH MENENTANG RENCANA ISRAEL YANG AKAN MELAKUKAN ANEKSASI SEBAGIAN KAWASAN TEPI BARAT   PENGELOLA PASAR MINGGU MELIBATKAN 1.000 PEDAGANG SOSIALISASIKAN LARANGAN PENGGUNAAN PLASTIK SEKALI PAKAI   PEMPROV PAPUA ANGGARKAN SEKITAR RP 3,8 TRILIUN UNTUK PEMBANGUNAN DAN RENOVASI ARENA UNTUK PON 2021   JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 10.889.434 POSITIF, 5.771.673 SEMBUH, 521.669 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI AS: 2.739.879 POSITIF, 781.970 SEMBUH, 128.740 MENINGGAL DUNIA   ANGKA KASUS POSITIF DAN KEMATIAN KARENA KORONA DI AS TERTINGGI DI DUNIA   WNI YANG TERKENA KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.119 ORANG: 747 SEMBUH, 77 MENINGGAL DUNIA, 295 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: DANA BANTUAN YANG MASUK UNTUK PENANGANAN KORONA SEBESAR RP 235 MILIAR   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 453 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   HINGGA 3 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 60.695 POSITIF, 27.568 SEMBUH, 3.036 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 3 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 871.436 SPESIMEN   PEMERINTAH: PEMERIKSAAN SPESIMEN KORONA DENGAN METODE PCR SUDAH BISA DILAKUKAN DI 144 LAB   HINGGA 3 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH ODP KORONA 38.767 ORANG DAN JUMLAH PDP KORONA 13.609 ORANG